Pemberontakanku Kepada Sejarah - Fiksi - www.indonesiana.id
x

sejarah bukan sekedar teori

sucahyo adi swasono

Pegiat Komunitas Penegak Tatanan Seimbang (PTS); Call Center: 0856 172 7474
Bergabung Sejak: 26 Maret 2022

Jumat, 5 Agustus 2022 07:34 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Pemberontakanku Kepada Sejarah

    Terhenyaklah aku di kala menyusuri jejak-jejak endapan sejarah dalam kisah, di setiap sendi kehidupan yang masih berjalan. Dan, pemberontakan pun harus kulakukan!

    Dibaca : 1.173 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Masih terngiang bergayut di alam pikiranku

    Belum menguap karena aku tak berharap

    Terjadi penyelewengan sejarah dalam kisah

     

    Sejarah adalah guru kehidupan, sejarah tak pernah bohong

    Begitulah bunyi doktrin konsepsi teori dalam sejarah

    Dalam kata narasi di awang langit belum membumi

    Namun, terhenyaklah aku di kala menyusuri

    Jejak-jejak endapan sejarah dalam kisah

    Di setiap sendi kehidupan yang masih berjalan

    Dan, pemberontakan pun harus kulakukan!

    Karena betapa nilai sejarah ‘tlah diselewengkan

    Lewat kisah-kisah dalam pesan kesan yang  menyejukkan

    Menjadi beban bagi anak bangsa, bagi seluruh anak manusia

    Yang tengah mencari hakikat kebenaran dalam sejarah ...

     

    Berbekal logika nalar waras nan cerdas karunia Tuhan

    Yakinlah aku seiring berjalannya waktu

    Penyelewengan bakal terkuak menghentak

    Kebohongan bakal tergerus ke padang tandus

     

    Gerak sejarah merambat pada garis lurus

    Dalam budaya dan peradaban manusia

    Dari primitif menuju moderen, adalah doktrin sesat

    Dan, menyesatkan!

    Sebagai siklus budaya dan peradaban manusia

    Adalah jawaban gerak sejarah yang benar!

    Karena prinsip sejarah adalah perulangan dan perulangan

     

    Tragedi 1965 menimpa anak bangsa di negeri ini

    Dalam kisah sejarah yang berdarah-darah antar anak bangsa

    Bernuansa kambing hitam demi kekuasaan dan pembenaran

    Adalah kebohongan nan menggenaskan, memilukan

    Bagi yang mau berpikir cerdas bernalar waras!

    Kunyatakan dan kutandaskan kali ini di sini!

    Aku takkan peduli pada rayuan setinggi gunung seribu janji

    Biar peluru menembus dadaku

    Aku akan tetap menerjang badai dan gelombang

    Kepalsuan, kebohongan dan penyelewengan sejarah

    Hanya lantaran demi tahta dan kekuasaan

     

    Inilah aku inilah dadaku!

    Gelora bara api jiwa nan tak kunjung padam

    Dan, inilah sikap pemberontakanku kepada sejarah ...

     

    #LombaPuisiTerokaIndonesiana 

    Ikuti tulisan menarik sucahyo adi swasono lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.





    Oleh: Mukhotib MD

    13 jam lalu

    Kulihat

    Dibaca : 83 kali