Merdeka, Peran Siapa? - Analisis - www.indonesiana.id
x

Sakinah Risfayanti

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 27 November 2021

Kamis, 18 Agustus 2022 09:02 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Merdeka, Peran Siapa?


    Dibaca : 280 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Dalam Pembukaan UUD 1945  berbunyi "Atas berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia memyatakan dengan ini kemerdekaannya." Sesuai dengan UUD 1945 tersebut tersirat makna bahwa kemerdekaan tidaklah lepas dari dorongan yang tulus dari dalam hati para pahlawan untuk berjuang melawan segala bentuk pejajahan di bumi pertiwi.

    Mari kita sejenak mengenang siapakah pahlawan yang rela mengorbankan harta, jiwa, dan raganya untuk Indonesia sehingga kita tak lagi mendengar dentuman senjata.

    1. Ir. Soekarno, Presiden Pertama Indonesia yang kita kenal sebagai bapak proklamator dan pencetus Pancasila

    2. Muhammad Hatta, wakil presiden Pertama Indonesia yang ikut menyusun naskah proklamasi

    3. HOS Tjokrominoto, pemimpin Serikat Islam dan salah satu tokoh yang berjuang dengan tulisannya

    4. Haji Agussalim, salah satu anggota Panitia Sembilan yang mempersiapkan UUD 1945

    5. Bung Tomo yang melawan tentara di Surabaya

    6. R.A Kartini yang berjuang untuk hak kaum wanita dan tokoh yang berperan dalam pendidikan bagi kaum wanita

    7. Cut Nyak Dien, pahlawan Nasional di Serambi Mekah, Aceh. 

    Beberapa tokoh tersebut adalah orang-orang yang berjuang dengan pahlawan-pahlawan lainnya yang tidak terhitung lagi pengorbanannya dan kini terbaring dan tak lagi menikmati kemerdekaan ini.

    Lalu, apa yang menyebabkan bambu runcing dikalahkan oleh senjata yang begitu canggih? Tentu semua tidaklah lepas dari kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Segala yang kita nikmati pada hari ini adalah karunia terbesar yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa yang menggerakkan hati para pahlawan dan menundukkan kekuatan para penjajah.

    Dengan rahmat dan karunia itulah, sudah sepatutnya kita bersyukur dan mengisi kemerdekaan dengan melanjutkan perjuangan para pahlawan. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan pemuda, siapa lagi? Sesuai dengan kutipan Bapak Bung Karno, "Berikan aku 10 Orang Pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia."

    Dirgahayu Indonesiaku. "PULIH LEBIH CEPAT, BANGKIT LEBIH KUAT" sesuai slogan kemerdekaan 2022.

    MERDEKA

     

    Ikuti tulisan menarik Sakinah Risfayanti lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.








    Oleh: museisman

    1 hari lalu

    Superior

    Dibaca : 154 kali