Gantikan Rusia, Jerman Impor Gas dan Solar dari UEA - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

\xd \xd

Berita Geopolitik

Pengabar Berita Internasional
Bergabung Sejak: 22 September 2022

Senin, 26 September 2022 17:05 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Gantikan Rusia, Jerman Impor Gas dan Solar dari UEA

    Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menyetujui kesepakatan “keamanan energi” dengan Jerman untuk memasok gas alam cair dan solar pada Minggu (25/9) waktu setempat. Kesepakatan ini merupakan bagian dari upaya Jerman untuk mencari sumber energi baru yang sebelumnya dipasok dari Rusia.

    Dibaca : 598 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menyetujui kesepakatan “keamanan energi” dengan Jerman untuk memasok gas alam cair dan solar pada Minggu (25/9) waktu setempat. Kesepakatan ini merupakan bagian dari upaya Jerman untuk mencari sumber energi baru yang sebelumnya dipasok dari Rusia.

     

    Menteri Perindustrian UEA, Sultan Ahmed Al Jaber menyebut kesepakatan ini merupakan sebuah perjanjian baru yang penting. Kesepakatan ini memperkuat kerjasama energi yang sedang berkembang pesat antara UEA dan Jerman.

     

    Seperti dilaporkan kantor berita UEA, WAM Kanselir Jerman Olaf Scholz menandatangani langsung kesepakatan ini.  Scholz berharap kesepakatan energi dengan UEA akan menggantikan suplai barang sejenis dari Rusia dan mitigasi krisis energi yang terjadi sejak invasi Rusia ke Ukraina.

     

    Kanselir Scholz secara khusus menyambut gembira telah tercapainya kesepakatan keamanan energi. Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Pemerintah UEA akan menyediakan kargo pengiriman gas alam cair pada akhir 202. Kargo ini akan digunakan untuk pengiriman ke terminal terapung gas alam cair Brunsbuettel, Jerman.

     

    Perusahaan minyak negara UEA, ADNOC telah menyelesaikan pengiriman pertama solar ke Jerman pada awal bulan ini. Selanjutnya ADNOC akan memasok 250 ribu ton diesel setiap bulannya mulai 2023. Perusahaan ini juga telah memesan sejumlah kargo khusus untuk mengangkut gas alam cair ke Jerman mulai tahun depan, seperti dilaporkan oleh AFP.

     

    Scholz juga bertemu dengan Presiden UEA, Sheikh Mohamed bin Zayed Al-Nahyan. Seperti termuat dalam akun Twitter Kanselir Jerman, pertemuan itu mendiskusikan lebih lanjut peluang kerjasama di sejumlah sektor, seperti keamanan energi, pengurangan emisi, dan iklim.

     

    Kehadiran Scholz di UAE merupakan bagian dari tur ke negara-negara Teluk selama dua hari. Selain ke UAE, Kanselir Jerman itu juga singgah di Arab Saudi dan Qatar. Pada hari Sabtu (24/9), ia bertemu dengan Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Keesokan harinya, ia terbang ke UEA dan pada sore harinya bertandang ke Qatar untuk bertemu Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani.

     

     

     

    Ikuti tulisan menarik Berita Geopolitik lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.