Digital Marketing di Era 4.0 - Urban - www.indonesiana.id
x

cara mudah menjadi seorang digital marketer

Mulia Zachrie

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 Januari 2023

Jumat, 13 Januari 2023 21:58 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Digital Marketing di Era 4.0


    Dibaca : 448 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Seperti yang kita ketahui kegiatan marketing memiliki peran penting dalam usaha, baik yang dilakukan secara individu maupun korporasi. Kita juga mengetahui bahwa kegiatan marketing sangat berkembang sejak adanya teknologi, khususnya internet. Kegiatan pemasaran barang maupun jasa dapat dilakukan dengan cepat dalam jangkauan yang luas. Bahkan dewasa saat ini, kegiatan marketing bisa dilakukan oleh semua orang. Tidak dapat di mungkiri lagi bahwa perkembangan teknologi informasi memberikan perubahan besar kepada perkembangan kegiatan marketing. Pada zaman sekarang ini kegiatan marketing pada umumnya dilakukan melalui media internet. Bagian ini pembahasan akan focus pada kegiatan marketing yang umumnya dilakukan oleh semua orang.

    Sejalan dengan media sosial yang semakin ekspresif, konsumen mampu mempengaruhi konsumen lain dengan opini/asumsi dan pengalaman mereka. Kolter dkk. (2010) menyebutkan bahwa kemajuan teknologi informasi membawa perubahan signifikan terhadap perilaku konsumen. Kemunculan gelombang baru teknologi ini memungkinkan terjadinya konektivitas dan interaktivitas antar individu dan kelompok.

    Selain itu, teknologi saat ini juga memungkinkan seseorang dapat mengekspresikan dirinya maupun berkolaborasi dengan orang lain. Kemunculan gelombang baru teknologi juga menandai lahirnya era yang disebut juga sebagai era partisipasi.

    Perilaku konsumen pada era partisipasi adalah seorang konsumen dari seseorang membuat suatu produk sendiri sekaligus mengkonsumsinya sendiri. Era tersebut telah mengubah perilaku seseorang dari konsumen menjadi apa yang disebut dengan prosumer. Sarana yang digunakan untuk melakukan kegiatan tersebut tidak lain adalah media social. Media social sendiri pada dasarnya dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu bersifat ekspresif dan kolaboratif. Media social yang termasuk kategori ekspresif adalah youtube, blog, twitter, facebook, Instagram, dan lain-lain. Sedangkan kelompok media social yang bersifat kolaboratif, yaitu seperti Rotten Tomatoes, Wikipedia, dan lain-lain. 

    Setiap media social memiliki pasarnya masing-masing, karena tidak semua orang menggunakan semua media social. Secara umum orang mereka akan menggunakan media social sesuai dengan pergaulan, tingkat kecerdasan, dan hobi mereka masing-masing. Berbagai perusahaan tentunya memanfaatkan media social tersebut untuk menggambarkan perilaku konsuemn, sehingga mampu mensegmentasikan pasar dengan tepat.


    Pemanfaatan media social bagi perusahaan bukan tanpa alasan. Perkembangan media social telah membuat setiap orang memiliki kesibukan baru. Selain itu, mereka juga mendapat sarana baru untuk mendapat hiburan maupun informasi, sehingga iklan yang umumnya dilihat oleh konsumen semakin lama semakin jarang diperhatikan lagi.


    Pada zaman sekarang, kegiatan marketing telah dilakukan dengan cara memanfaatkan media internet. Setiap orang yang sudah mempunyai kegiatan usaha, dapat melakukan kegiatan marketing dengan mudah cepat dan dapat memiliki jangkauan pemasaran yang luas, tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Kegiatan marketing melalui media internet atau biasa disebut sebagai digital marketing, telah menjadi kebutuhan penting, bahkan tidak bisa ditinggalkan oleh pelaku usaha saat ini.


    Kegiatan dalam menawarkan barang maupun jasa melalui internet dewasa ini juga telah menjadi sebuah tren atau gaya hidup masyarakat luas, termasuk masyarakat Indonesia. Selain itu, penggunaan internet yang semakin hari semakin tinggi juga menjadi factor yang mendorong peningkatan internet marketing dan perkembangan para pelaku usaha online.
    Internet telah menjadi bagian dari aktivitas manusia pada era modern. Semua kebutuhan, baik hiburan, informasi dan interaksi social telah memanfaatkan media internet. Melalui internet masyarakat dapat mencari hiburan seperti melihat acara masak, acara komedi, bahkan menonton film dan sebagainya. Kegiatan tersebut sebelum adanya perkembangan internet yang sangat pesat seperti dewasa ini dilakukan oleh masyarakat dengan memanfaatkan televisi. Akan tetapi, setelah pesatnya perkembangan internet secara perlahan fungsi dari televisi mulai tergantikan oleh internet.


    Melalui internat msyarakat mampu mengakses hiburan dengan cakupan yang tak terbatas. Lalu informasi juga dapat diakses dengan mudah, cepat dan tak terbatas. Masyarakat dengan mudah mampu mengakses informasi, baik berita yang bersifat politik, otomotif, olahraga, budaya dan gossip dari surat kabar online yang notabennya dulu hanya diakses melalui surat kabar cetak. Selain itu, melalui internet masyarakat juga dapat mengakses informasi tentang lowongan kerja, suatu acara tertentu maupun pengumuman nilai bagi mahasiswa, jadwal kuliah dan lain-lain. Tidak hanya itu sekarang internet juga dimanfaatkan oleh para pelajar untuk belajar, mereka dapat  mencari informasi mengenai materi-materi, dan mengakses buku elektronik maupun jurnal dengan mudah.
    Internet pada umumnya telah mengubah gaya hidup manusia modern seperti semua hal dapat dilakukan dengan memanfaatkan media internet. Bahkan terdapat fenomena sebagai dampak dari pesatnya perkembangan internet, yaitu seperti gaya belanja yang berpindah dari kegiatan yang umumnya dilakukan dengan bertatap muka menjadi belanja dengan cara memanfaatkan internet atau biasa disebut dengan online shopping.

    Kemudahan dari pengguna internet menjadikan banyak tolo yang hanya menjual produknya secara offline menjadi sepi, bahkan pasar-pasar tradisional pun menjadi sepi. Perlahan dan pasti terjadi perubahan pergeseran gaya hidup belanja masyarakat. Internet secara tidak langsung dapat menciptakan pasar yang luar biasa. Akibatnya banyak orang yang notabennya adalah pedagang offline maupun yang dulunya hanya seorang konsumen biasa lalu terjun ke dunia online. Pasar online merupakan pasar yang paling potensial dalam segala jenis usaha barang maupun jasa dengan level usaha yang bermacam-macam, yaitu dari level yang paling rendah sampai level perusahaan skala besar.


    Zaman sekarang semua aktivitas yang dilakukan oleh manusia modern umumnya mengandalkan kemampuan dari internet. Kita telah mengetahui Bersama bahwa pesatnya pertumbuhan pengguna internet secara tidak langsung menciptakan pasar bisnis yang sangat potensial. Asosiasi penyelengara jasa internet Indonesia sendiri mengadakan survey tentang pengguna internet di Indonesia, yang ditampilkan sebagai berikut : 

     

     

     

     

     

     

    Data pengguna internet di Indonesia selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Berdasarkan dari hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), ada kurang lebih 210,03 juta pengguna internet di dalam negeri pada periode 2021-2022. Dimana Jumlah itu meningkat 6,78% dibandingkan pada periode sebelumnya sebesar 196,7 juta orang. Hal itu pun membuat tingkat penetrasi internet di Indonesia menjadi kurang lebih sebesar 77,02%. 
    Tingkat penetrasi internet paling tinggi dikelompok usia 13-18 tahun, yakni 99,16%. Posisi kedua adalah kelompok usia 19-34 tahun, dengan tingkat penetrasi sebesar 98,64%. Tingkat penetrasi internet direntang kelompok usia 35-54 tahun sebesar 87,30%. Sedangkan, tingkat penetrasi internet di kelompok umur 5-12 tahun dan 55 tahun ke atas sebesar 62,43% dan 51,73%.
    Berdasarkan tingkat pendapatannya, penduduk dengan pemasukan diatas Rp5 juta hingga Rp15 juta paling banyak mengakses internet. Tingkat penetrasinya tercatat sebesar 96,83%. Tingkat penetrasi internet dengan pendapatan lebih dari Rp15 juta sebesar 88,53%. Kemudian, persentasenya di kelompok dengan pendapatan lebih dari Rp1 juta hingga Rp5 juta sebesar 88,07%.  Sementara, kelompok yang pemasukannya kurang dari Rp1 juta paling minim terpapar internet. Tingkat penetrasinya tercatat hanya sebesar 67,46%.
    Dari data tersebut dapat digunakan oleh para pelaku usaha untuk memformulasikan strategi, memetakan pasar, dan menentukan target pasar. Tentunya dengan melihat data tersebut mereka dapat mengetahui bahwa pasar potensial dari penggunaan internet adalah besar, yang umumnya didominasi oleh masyarakat usia muda dengan tingkat Pendidikan yang relative tinggi. Dengan demikian, pelaku usaha yang baik dan cerdas harus menyesuaikan diri terhadap kondisi tersebut. Penggunaan internet saat ini yang sangat pesat di Indonesia dapat menjadikan peluang yang sangat besar. Artinya, pasar yang luar biasa banyak digarap secara online. 
    Dibawah ini dapat saya tunjukan beberapa jenis dari internet marketing atau pemasaran internet adalah:
    -    Pemasaran menggunakan situs web yang dioptimasi (SEO);
    -    Pemasaran menggunakan media social, seperti facebook dan Instagram;
    -    Pemasaran menggunakan marketplace/lokalpasar;
    -    Pemasaran menggunakan media iklan berbayar, seperti Google Ads, Instagram Ads, dan Facebook Ads;
    -    Pemasaran melalui media chatting, seperti WhatsApp.
    Kita harus bisa memilih jenis internet marketing untuk memasarkan produk kita secara individual atau produk dari suatu perusahaan secara organisasi. Sebab masing-masing jenis pemasaran tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga membutuhkan perlakuan yang berbeda-beda pula. Perbedaan karakteristik tersebut tentunya memiliki pasar yang berbeda-beda pula sehingga manajer maupun tenaga penjual harus mampu memahami masing-masing karakter dan sifat platform tersebut.
    Maraknya pengguna internet dalam setiap aktivitas manusia mendorong kegiatan pemasaran untuk memanfaatkan internet. Pemasaran melalui internet tentu dapat memberikan banyak manfaat bagi setiap kegiatan pemasaran. Media internet merupakan media yang sangat ampuh dalam menjaring pasar dengan cakupan yang sangat luas dan potensial. Adapun keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh dari internet marketing, yaitu 
    •    Mudah atau praktis
    •    Hemat biaya
    •    Banyak pilihan dari saluran pemasaran
    •    Lebih tepat sasaran
    •    Melihat hasil secara langsung
    •    Mudah dalam melakukan perubahan
    •    Penjualan terjadi dengan cepat
    •    Meningkatkan keuntungan
    •    Pengelolaan yang mudah
    •    Membantu riset pasar
    •    Berkompetisi dengan merek-merek besar
    •    Komunikasi dengan pelanggan
    •    Jangkauan lebih luas dan tepat sasaran
    •    Analisis lebih cepat
    •    Meningkatkan penjualan
    Dari keuntungan-keuntungan tersebut banyak mendorong pelaku usaha atau pelaku bisnis untuk dapat memanfaatkan internet sebagai media pemasaran. 
    Kegiatan marketing di era digital saat ini tidak hanya berfokus pada setiap proses kegiatan menyampaikan barang maupun jasa kepada konsumen. Akan tetapi, kegiatan marketing di era industry saat ini memiliki jangkauan yang lebih luas dan mencakup kepuasan para konsumen atau pelanggan. Dewasa ini penjual atau produsen secraa umum memahami bahwa pasar digital memiliki potensi yang sangat menjanjikan. Sebab perkembangan ini secara tidak langsung dapat menghilangkan hambatan-hambatan yang bisa membatasi suatu persaingan. Selain itu perkembangan tersebut juga memotivasi para competitor baru untuk masuk ke dalam pasar.
    Bersamaan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin mutakhir, kemudahan mengakses internet dapat dilakukan oleh semua orang. Ini merupakan salah satu alas an atau latar belakang yang memberikan motivasi pada masyarakat untuk masuk dalam dunia bisnis. Baik itui sebagai produsen maupun penjual. Tentunya mereka berharap dapat memperoleh keuntungan. Seiring perkembangan zaman kegiatan marketing telah digunakan oleh semua pebisnis/pelaku usaha pada berbagai level. Hakikatnya, kegiatan marketing di dunia digital memang memiliki tingkat kompleksitas yang relative tinggi dan sangat dinamis, sehingga membuatnya tampak seperti sesuatu kegiatan yang sangat rumit. 

     

    Ikuti tulisan menarik Mulia Zachrie lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.





    Oleh: Mulia Zachrie

    Jumat, 13 Januari 2023 21:58 WIB

    Digital Marketing di Era 4.0

    Dibaca : 449 kali