Peran Ibu Masa Kini - Humaniora - www.indonesiana.id
x

Ayundaputri Puspitasari

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 14 Januari 2023

Sabtu, 14 Januari 2023 20:58 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Peran Ibu Masa Kini


    Dibaca : 328 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    PENDAHULUAN

    Seorang ibu memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anaknya.  Hubungan sosial anak, baik sekarang maupun di masa depan, sangat dipengaruhi oleh ketiadaan sosok ibu. Anak kemungkinan besar akan kehilangan keterampilan sosialnya.

    Seorang ibu memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anaknya.  Hubungan sosial anak, baik sekarang maupun di masa depan, sangat dipengaruhi oleh ketiadaan sosok ibu. Anak mungkin akan kehilangan kemampuannya untuk bersosialisasi.  Setelah kehamilan, kedekatan fisik dan emosional mereka berkembang secara alami, yang merupakan faktor utama dalam menentukan kepribadian dan karakter anak. Akibatnya, orang tua harus menunjukkan cinta dan sikap positif kepada anak-anak mereka dengan mencontohkan karakter yang baik dan melindungi mereka dari pengaruh negatif lingkungan.

    Menjadi seorang ibu juga merupakan sebuah tanggung jawab yang besar dimana sejak ia memutuskan untuk menjadi ibu maka ia akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap anak yang di kandungnya hingga bayi itu lahir, kemudian ketika lahir anak itu akan di urus hingga ia beranjak masa kanak-kanak hingga dewasa. Anak di urus dengan kasih sayang yang lembut oleh sentuhan ibunya sedari kecil anak di besarkan oleh aturan atau didikan sehingga ketika ia kelak besar bisa membawa nama baik keluarga hingga menjaga norma di lingkungan sosial.

     

    PEMBAHASAN

    A. Peran Ibu terhadap Pendidikan Anak

    Guru terbaik pertama seorang anak adalah ibunya sendiri, ibu merupakan seorang guru pertama bagi anaknya bagaimana tidak, hampir setiap waktu ibu di habiskan bersama dengan anaknya, menjadi orang tua haruslah ekstra sabar dan memahami parenting agar anaknya tidak merasa bahwa didikan orang tuanya itu sangat berat bagi dirinya, dengan adanya pemahaman parenting pada ibu, anak bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan umurnya. Anak bisa mengikuti kemauannya, minatnya, dan keputusannya tanpa harus di judge oleh orang tuanya sendiri. Tentu saja keluarga adalah lingkungan pertama bagi anak, bagaimana didikan anak tersebut sedari dini akan mencerminkan bagaimana tindakan perilakunya pada saat dewasa kelak. Dalam keluarga anak di beri persiapan yang matang tentang bagaimana dia bersosialisasi hingga siap lepas ke dunia luar dengan tata krama dan norma yang telah di ajarkan sebelumnya

    Anak berawal dari dalam lingkungan yang kecil yaitu keluarga, keluarga yang dapat membangun motorik anak, karena seperti yang kita tahu pada rentang usia anak-anak lebih cepat merespons atau mencontoh sesuatu yang dia lihat atau dengar. Maka itu peran keluarga pada rentang usia anak-anak ini adalah mencontohkan hal-hal yang baik dan juga membangun sifat dan kreatifitas anak agar anak dapat berfikir lebih tajam dan dapat menjadi nak yang cerdas kedepannya.

    Peran seorang ibu terhadap pendidikan anaknyasangatlah penting di masa kini. Dewasa ini globalisasi sangat melanda pada kita semua, dampak kemajuan teknologi dan globalisasi ini sangat di rasakan oleh para orang tua dan anak. Para orang tua menjadi lebih di mudahkan karena di dalam gadget di satu sisi membawa dampak baik yaitu melalui beberapa platform aplikasi membuat anak bisa belajar seperti halnya Youtube, yang mempunyai beberapa chanel yang mendukung Pembelajaran anak, tetapi tetap saja orang tua harus berperan penting dalam mengajarkan anaknya karena gadget memiliki dampak buruk apabila di lakukan tanpa pengawasan orang tua khususnya ibu.

    Banyak ibu-ibu yang galau akan hal ini di zaman sekarang ini. Para ibu terkadang ingin anaknya belajar di rumah, namun terkadang yang terjadi justru sebaliknya;  anak sering cepat bosan.  Kondisi seperti itu harus bisa kita atasi karena anak pada hakikatnya hanya akan bisa belajar dalam keadaan tenang.

    B. Dampak Kurangnya Peran Ibu dalam Kehidupan anak

    Seorang anak sangat membutuhkan peran ibunya dalam hidup, paran ibu ini berfungsi sebagai perasaan lemah lembut yang di bentuk oleh ibu, karena anak mencontohkan apa yang ia lihat dan dengar, dengan begitu adanya ibu ia merasakan kasih sayang dan dapat tumbuh menjadi pribadi yang penyayang, apabila kurangnya kasih sayang dari ibu akan menyebabkan perasaan negatif dan kehilangan kepercayaan diri bagi anak itu sendiri

    1. Perasaan negative

    Anak mungkin mengalami perasaan kesepian atau tidak berharga, karena anak tidak mendapatkan perawatan dan kasih sayang yang dibutuhkan. Apa pun yang dia pikirkan selalu hal yang negative.

    2. Perilaku buruk

    Perilaku buruk dikarenakan dia belum tau mana buruk mana yang baik untuk dia sendiri.

    3. Memiliki masalah dengan hubungan sosial

    Kurangnya mengerti pentingnya berkomunikasi dengan orang lain. Jadinya selalu miskom.

    4. Ketidakseimbangan emosi

    Kurangnya mengontrol emosi berlebihan, seperti ganguan kecemasan yang lama.

     

     

    C. Faktor Kurangnya Ibu dalam Kehidupan Anak

    Ibu merupakan aspek utama dalam pembelajaran bagi seorang anak, ibu tentunya di tuntut untuk bisa mendidik anak mereka agar menjadi manusia yang baik dan sesuai dengan norma dan peraturan yang berlaku, terkadang ada beberapa faktor yang membuat para ibu merasa tertekan dan terkekang terhadap ekspektasi yang terdapat dalam dirinya. Terkadang sosok ibu juga lelah dan merasa bosan dengan kegiatan yang monoton seperti mengurus anak atau faktor eksternal lainnya yang membuat ibu lalai dalam mengurus anak mereka, kelalaian ini membuat ibu tidak sepenuhnya memberikan penanaman pendidikan pada anak mereka.

     

    1. Orangtua terlalu sibuk pada pekerjaannya

    jadwal sibuk orang tua dan dinamika keluarga disfungsional Pendidikan anak-anak dapat diabaikan sebagai akibat dari situasi ini, dan mereka dapat jatuh ke dalam kebiasaan buruk..

    2. Broken home

    Broken home adalah situasi dimana kedua orang tua memutuskan untuk berpisah dan sebelum itu di iringi dengan pertengkaran hebat yang di lakukan orang tua terkadanh di depan langsung anaknya sehingga anak memiliki traumatis tersendiri bagi dirinya, dan perceraian orang tua membuat anak merasa tidak tercukupi rasa kasih sayang dari kedua orang tuanya

    3. Kondisi eekonomi yang tergolong kurang

    Pendidikan anak tentu saja sangat penting, tetapi apabila kondjsj ekonomi yang tidak stabil membuat orang tua berfikir sedikit bahwa anak mereka adalah beban, terlebih jika orang tua terbawa emosi dan melampiaskan kekesalannya kepada anak mereka karena kondisi ekonomi yang tidak mencukupi.

    4. Kurangnya rasa sadar dari orang tua pada Pendidikan

    Masih banyak di luar sana orang tua yang memandang bahwa pendidikan anaknya tidam utama, di nomer duakan di banding yang lainnya.

     

    PENUTUP

    A. Kesimpulan

    Peran pentingnya sorang Ibu dalam kehidupan anak terutama dalam Pendidikan, kualitas anak juga dapat dilihat dari peran ibu didalam kehidupan anak tersebut, dan Ibu harus terus mengotrol pergaulan anak tersubut. Biasamya anak mau cerita kalo anak tersebut menganggap Ibunya sebagai sahabat.

     

    B. Saran
    1. Untuk Ibu mudah harus tetap belajar dikarenakan Ibu adalah Pendidikan pertama seorang anak.
    2. Sesibuk apapun seorang Ibu harus tetap memangawasi kehidupan anaknya.

    Ikuti tulisan menarik Ayundaputri Puspitasari lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.