x

Iklan

Keisha Dea Adisti

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 31 Desember 2022

Sabtu, 14 Januari 2023 21:02 WIB

Sosial Media: Kicauan Burung Biru

Perkembangan Twitter dari pertama kali di dirikan

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Ada sebagian besar orang tidak mengetahui apa maksud dari kicauan burung biru. Kicauan burung biru merupakan salah satu sosial media yang sudah didirikan selama 16 tahun pada bulan Maret 2006 oleh Jack Dorsey dan diluncurkan situs jejaring sosialnya pada bulan Juli di tahun yang sama. Kicauan burung biru atau yang lebih dikenal dengan nama Twitter adalah layanan jejaring sosial dan mikroblog daring yang dapat digunakan pada situs internet ataupun mengunduh aplikasi Twitter itu sendiri pada gawai yang kita miliki. Jika dilihat perkembangannya Twitter mulai bertumbuh dengan pesat dan cepat sampai bulan Januari 2013, terdapat 200 juta pengguna aktif dari 500 juta pengguna yang terdaftar di Twitter.

Pengguna Twitter bisa mengirim dan membaca pesan berbentuk teks hingga 140 karakter, tetapi terdapat perubahan menjadi 280 karakter pada tanggal 07 November 2017 yang biasa disebut sebagai kicauan (tweet). Peristiwa populer yang membuat peningkatan pengguna Twitter menjadi semakin banyak. Awal tahun 2013, terdapat 500 juta kicauan per hari yang di buat oleh pengguna Twitter, dan selama per hari Twitter menangani kurang lebih 1,6 miliar permintaan pencarian. Ini membuat posisi Twitter menjadi peringkat kedua sebagai situs jejaring social yang paling sering dikunjungi dari yang sebelumnya menempati peringkat dua puluh dua.

Meningkatnya popularitas Twitter ini banyak di manfaatkan dalam berbagai keperluan di beberapa aspek, seperti sarana berkampanye politik sarana kritik sesuatu hal, sarana pembelajaran, dan sebagai media kominikasi darurat. Tetapi Twitter juga harus menghadapi berbagai masalah dan kontroversi, seperti masalah keamanan dan privasi si pengguna, penyensoran, dan menimbulkan masalah yang berakhir menjadi gugatan hukum.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sejarah

Jack Dorsey, adalah seorang mahasiswa sarjana di Universitas New York, pada acara diskusi yang diselenggarakankan oleh perusahaan podcast bernama Odeo, Jack mengemukakan gagasannya mengenai penggunaan layanan pesan singkat agar dapat berkomunikasi dengan sebuah perkumpulan kecil. Jack Dorsey mengungkapkan, “Kami memilih kata ‘twitter’, dan itu sempurna. Definisinya yaitu, ledakan singkat informasi tidak penting dan celotehan burung. Seperti itulah tepatnya produk ini.”

Puncak popularitas Twitter pada tahun 2007 terjadi saat menyelenggarakan konferensi South by Southwest Interactive (SXSWi). Saat acara berlangsung pengguna Twitter meningkat pesat dari 20.000 kicauan menjadi 60.000 kicauan per hari nya. Reaksi publik saat konferensi itu berlangsung sangatlah positif, “Twitter benar-benar merajai.” Ujar seorang blogger yaitu Scott Beale pada saat SXSWi berlangsung.

Logo

Secara internasional, “Larry the Bird” sangat dikenal dengan warna birunya yang identik dengan logo Twitter yang digunakan sejak peluncuran Twitter pada tahun 2006 hingga September 2010. Pada 5 Juni 2012, Logo ketiga Twitter diluncurkan itu adalah logo ketiga yang di desain ulang, menggantikan “Larry the Bird” menjadi “Twitter Bird.” Revisi logo ini, kata “twitter” dengan huruf “t” kecil, sudah tidak digunakan, dan logo burung menjadi satu-satunya simbol yang digunakan sebagai logo perusahaan. Desainer grafis Twitter, Douglas Bowman, mengatakan bahwa logo baru ini terinspirasi dari Gunung Bluebird.

Fitur

  • Kicauan

Secara umum, kicuan (tweet) pengguna dapat dilihat oleh banyak orang, namun pengguna dapat membatasi pengirim kicauan hanya kepada pengikut mereka. Pengguna pun bisa berlangganan kicauan pengguna lain dengan cara mengikuti (follow) pengguna tersebut, dari pengguna tersebut pun akan menjadi pengikut (followers) bagi pengguna yang diikutinya. Pengguna dapat melihat orang yang membatalkan pertemanan (unfolloeing) melalui layanan pihak ketiga, selain itu pengguna juga dapat memblokir pengguna lain yang sudah mengikuti ataupun yang belum mengikuti.

Twitter memungkinkan penggunanya untuk “berkicau” melalui ponsel yang di desain dalam bentuk aplikasi tanpa harus membuka website Twitter itu sendiri. Penulis teknologi menyatakan bahwa mekanisme dasar Twitter “sangat sederhana”, dia menulis “Sebagai jejaring sosial, Twitter sangat mengutamakan prinsip pengikut. Jika anda memilih untuk mengikuti pengguna lain pada Twitter, kicauan pengguna tersebut akan muncul secara kronologis-terbalik pada halaman untama anda. Kalau anda mengikuti 20 pengguna, anda akan melihat berbagai kicauan bergulir.”

  • Format

Pengguna dapat mengelompokkan kicauan menurut topik hanya dengan menggunakan tagar (hashtag) – kata atau frasa yang diawali dengan tanda “#”. Sedangkan tanda “@”, digunakan sebagai mengirim atau membalas kicauan pada pengguna lain, dengan cara menambahkan nama pengguna setelah tanda “@”. Untuk memposting ulang dari kicauan pengguna lain dan dapat dibagikan pada pengguna sendiri, terdapat fitur retweet yang dilambangkan dengan “RT”.

Pengguna dan Dampak Sosial

Twitter merupakan jejaring sosial media kedua yang banyak diminati oleh anak muda setelah Facebook. Twitter telah dimanfaatkan untuk berbagai keperluan dalam berbagai aspek. Sebagai contoh twitter dimanfaatkan sebagai sarana protes, kadang disebut sebagai “Revolusi Twitter” termasuk dalam revolusi Mesir 2011, protes Tunisia 2010-2011, protes pemilihan umum Iran 2009-2010, dan kerusuhan sipil Moldova 2009. Pemerintah Mesir dan Iran memblokir layanan Twitter di negaranya sebagai bentuk pembalasan. Adapun Twitter dimanfaatkan sebagai sarana pembangkangan sipil: di tahun 2010, pengguna di negara Inggris mengungkapkan kemarahannya terhadap Twitter Joke Trial dengan menciptakan lelucon mengenai terorisme.

Selain diantara keduanya, Twitter juga dimanfaatkan sebagai sistem komunikasi darurat dalam beberapa peristiwa. Twitter memang tidak termasuk dalam sarana komunikasi utama, namun gagasan pelayanan ini yang sudah dipikirkan matang oleh pencetusnya menjadikan Twitter sebagai sarana komunikasi darurat. Kepolisan Boston memberitakan mengenai penangkapan Pemboman Marathon Boston pada tahun 2013 melalui Twitter. Tidak hanya menjadi sarana komunikasi darurat, Twitter juga telah diadopsi sebagai alat komunikasi dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan, terutama di perguruan tinggi dan universitas. Studi menemukan pemanfaatan Twitter dalam perkuliahan bisa membantu mahasiswa/I dalam berkomunikasi, mempromosikan pembelajaran informal.

Pada 29 November 2009, Twitter dinobatkan sebagai “Word Of The Year” oleh Global Language Monitor, membuat Twitter menjadi “bentuk baru interaksi sosial.” Majalah Time merilis beberapa daftar Time 100 2010 berdasarkan pengaruh, termasuk pengaruh di situs jejaring sosial populer seperti Facebook dan Twitter. Daftar ini terdiri dari Barack Obama dan Oprah Winfrey, hingga Lady Gaga dan Ashton Kutcher.

Twitter sangatlah mudah mendapatkan sebuah informasi dengan cepat, banyak pengguna yang memberikan informasi dari berbagai jenis, tidak sungkan memberikan jawaban terhadap pengguna yang tidak dikenal. Dan terkadang dari Twitter pengguna bisa mempunyai banyak relasi, jejaring sosial ini merabah sangat luas dan membuat pengguna bisa berkenalan dengan banyak orang. Akan tetapi, pengguna harus bisa menjaga nama baik, jadilah pengguna yang cerdas dan apabila mengkritik sesuatu hal kepada pengguna lain harus benar-benar bijak tanpa menjatuhkan pihak manapun. Di karenakan terdapatnya peraturan pada pasal 45 ayat (3) UU ITE yang berbunyi, setiap orang yang dengan sengaja tanpa hak mendistribusikan atau mentransmisikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan atau pencemaran nama baik sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 27 ayat (3) UU ITE di pidangan dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak Rp. 750.000.000.

Mengikuti perkembangan teknologi memang diharuskan pada zaman ini, tapi pengguna dalam jejaring sosial apapun harus pintar, dan bijak dalam menggunakan platform media sosial agar tidak menimbulkan kerugian pada diri sendiri dan orang banyak.

Oleh : Keisha Dea Adisti – Manajemen Blanded Learning 2022021157, Universitas Pembangunan Jaya 

 

Sumber referensi:

  • Twitter.” Wikipedia.org. https://id.wikipedia.org/wiki/Twitter#:~:text=Twitter%20(%2F%CB%88tw%C9%AA,dengan%20sebutan%20kicauan%20(tweet). (Diakses Januari 12, 2023).
  • Peran UU ITE di Dalam Media Sosial.” viva.co.id. https://www.viva.co.id/vstory/opini-vstory/1424321-peran-uu-ite-di-dalam-media-sosial?page=2 (Diakses Januari 12, 2023).

Ikuti tulisan menarik Keisha Dea Adisti lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu