x

Iklan

Ismiatul Aprilia

Mahasiswa/IAIN Palangka Raya
Bergabung Sejak: 15 Maret 2023

Senin, 3 April 2023 09:59 WIB

Return dan Resiko Aset Tunggal


Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Return dan Resiko Aset Tunggal

Return (pengambilan)

Return atau pengembalian adalah keuntungan yang diperoleh perusahaan, individudan institusi dari hasil kebijakan investasi yang dilakukan. Menurut R. J. Shook,return merupakan laba investasi, baik melalui bunga atau deviden.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Return merupakan hasil yang diperoleh dari investasi yang dapat berupa returnrealisasi (realized return) dan return ekspektasi (expectation return). Return realisasiadalah return yang telah terjadi yang dihitung menggunakan data historis sedangkanreturn ekspektasi adalah return yang diharapkan akan diperoleh oleh investor di masa mendatang

Risk (resiko)

Risiko dapat dikatakan sebagai suatu peluang terjadinya kerugian atau kehancuran.lebih luas, risiko dapat diartikan sebagai kemungkinan terjadinya hasil yang tidakdiinginkan atau berlawanan dari yang diinginkan. Kehidupan usaha penuh denganrisiko, baik itu risiko finansial maupun manajerial sebagai berikut:

  • Risiko finansialBerkaitan dengan kegagalan usaha untuk merealisasikan rencana finansialyang telah ditentukan.
  • Risiko manajerialBerkaitan dengan kegagalan pimpinan perusahaan dalam mengelola perusahaannya yang pada akhirnya diukur dengan kegagalan finansial.

Dalam penyusunan anggaran modal, suatu proyek investasi ( perluasan usaha / penggantian aktiva tetap ) kita sering mengalami kegagalan setelah proyek tersebutdilaksanakan. Hal ini karena kita tidak memperhitungkan unsur risiko didalamnya.

Return merupakan hasil yang diperoleh dari investasi. Return dapat berupa :

  1. Return realisasian (realized return) merupakan return yang telah terjadi. Retur ini dihitung menggunakan data historis. Return ini penting karena digunakan sebagai pengukuran kinerja dari perusahaan dan juga berguna sebagai dasar penentuan return ekspektasian (expected return) dan risiko dimasa datang.
  2. Return ekspektasian (expected return) adalah return yang diharapkan akan diperoleh di masa mendatang yang sifatnya belum terjadi.

RETURN REALISASIAN

            Pengukuran return yang biasa digunakan adalah return total (Total Return), relatif return (Return Relative), kumulatif return (Return Cumulative), dan return disesuaikan (Adjusted Return). Sedang, rata-rata dari return biasa dihitung berdasarkan rata-rata aritmatika dan rata-rata geometri.

  1. Return total

Return total merupakan return keseluruhan dari suatu investasi dalam suatu periode yang tertentu. Return total sering disebut dengan return saja. Terdiri dari capital gain(loss) dan yield :

  • Capital gain atau capital loss merupakan selisih dari harga investasi sekarangrelatif dengan harga periode yang lalu.
  • Yield merupakan presentase penerimaan kas periodik terhadap harga investasi periode tertentu dari suatu investasi

Return total dapat bernilai negatif atau positif. Kadangkala, untuk perhitungantertentu, misalnya rata-rata geometrik yang menggunakan perhitungan penakaran,dibutuhkan suatu retur yang harus bernilai positif.

  1. Return Relatif

Return total dapat bernilai ositif maupun negative. Return relative dapat digunakandengan menambahkan nilai 1 terhadap nilai return total

  1. Return Kumulatif

Return total mengukur perubahan kemakmuran yaitu perubahan harga dari saham danperubahan pendapatan dari dividen yang diterima.

  1. Rata-Rata Geometrik

Rata-rata   geometric   digunakan   untuk   menghitung   rata-rata   yang  memperhatikan tingkat   pertumbuhan   kumulatif   dari   waktu   ke   waktu.   Rata-rata   geometric   lebih   tepatdigunakan   untuk   menghitung   rata-rata   return   dari   surat   berharga   yang   melibatkanbeberapa periode waktu.

  1. Return Disesuaikan

Return nominal perlu disesuaikan dengan tingkat inflasi yang ada. Return ini disebut return riel (real return) atau return yang disesuaikan inflasi (inflation adjusted return).

RETURN EKSPEKTASIAN

Return ekspetasian (expected return) merupakan return yang digunakan untuk pengambilan keputusan investasi. Return ini penting dibandingkan dengan return historiskarena return eskpektasian merupakan return yang diharapkan dari investasi yang akandilakukan.

Return ekspektasian (expected return) dapat dihitung berdsarkan beberapa cara :

  1. Bedasarkan nilai ekspektasian masa depan.

            Dengan adanya ketidakpastian (uncertainty) berarti investor akan memperolehreturn dimasa mendatan yang belum diketahui persis nilainya. maka, return yang akan diterima perlu diestimasi nilainya dengan segala kemungkinan yang dapat terjadi. Dengan mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi. Berarti bahwa tidak hanya sebuah hasil masa depan. (outcome) yang akan diantisipasi, tetapi perlu diantisipasi beberapa hsil masa depan dengan kemungkinan probabilitas terjadinya. Oleh karena itu, dengan probabilitas dari hasil hasil masa depan perlu diketehaui.

            Return ekspekstasian dapat dihitung dengan metode nilai ekspektasian(expected value method) yaitu mengalihkan masing-masing hasil masa depan dengan probabilitas kejadiannya dan menjumlah semua produk perkalian tersebut.

  1. Berdasarkan nilai-nilai return historis.

Menghitung hasil masa depan dan probabilitas pada nyatanya tidak mudah dan pada   akhirnya menyebabkan ketidakakuratan. Untuk mengurangi ketidakakuratan tersebut data historis dapat digunakan dasar ekspektasi.

Ada 3 metode untuk menghitung return ekspektasian dengan data historis:

  1. Metode rata-rata (mean method)Metode ini mengasumsikan   bahwa   return   ekspektasian   dapat   dianggap   samadengan   rata-rata   nilai  historisnya.   Metode   rata-rata  juga   tidak   mempertimbangkanpertumbuhan dari return-returnnya.
  2. Metode trend (trend method)Metode ini memperhitungkan   pertumbuhan   dari   return-returnnya.   Regresi   danrata-rata bergerak biasanya lebih tepat dihitung dengan teknik trend.
  3. Metode jalan acak (Random Walk) beranggapan bahawa distribusi dan return bersifak acak sehingga sulit digunakan untuk memprekdiksi, sehingga diperkirakan return terakhir akan terulang dimasa depan.
  4. Berdasarkan model return ekspektasian yang ada

Model yang banyak digunakan antara lain yaitu:

  1. single Index Model. Metode ini didasarkan pada pengantaran bahwa harga dari suatu sekuritas searah dengan indeks harga pasar.
  2. Model CAPM (Capital Asset Pricing Model) ini digunakan untuk mengestimasi return suatu sekuritas dengan baik dan mudah.

RESIKO

            Hanya menghitung return saja untuk suatu investasi tidaklah cukup. Risiko dari investasi juga perlu diperhitungkan. Return dan risiko yang merupakan dua hal yang tidak dapat terpisah, karena pertimbangan suatu investasi merupakan trade off  dari kedua faktor ini. Return dan risiko ini mempunyai hubungan yang positif, semakin besar risiko yang harus ditanggung, semakin besar pula return yang harus dikompensasikan.

Risiko sering dihubungkan dengan penyimpangan atau deviasi dari outcome yang diterima dengan yang diekspektasi. Untuk menghitungrisiko, metode yang banyak digunakan adalah deviasi standar (standard deviation) yangmengukur absolut penyimpanan nilai-nilai yang sudah terjadi dengan nilai ekspektasinya.

  1. Risiko Berdasarkan Probabilitas

Penyimpangan standar atau deviasi standar merupakan pengukuran yangdigunakan untuk menghitung risiko. Deviasi standar (standard deviation).

  1. Resiko Berdasarkan Data Historis

Resiko yang diukur dengan variasi standar (Strandard Deviaton) yang data historis.

Return dan risiko mempunyai hubungan yang positif. Semakin besar resiko yang ditanggung, semakin besar pengembalian (return) yang dikompensasikan atau diharapkan. Sebaliknya juga, semakin kecil return yang diharapkan, semakin kecil risiko yang harus ditanggung.

 

 

 

 

 

 

 

Ikuti tulisan menarik Ismiatul Aprilia lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan