x

Tampilan Koran Sekolah Digital MTsN7NEWS yang nembus Nominator WSIS Prizes

Iklan

Muhibuddin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 4 Desember 2021

Selasa, 18 April 2023 12:03 WIB

Inovasi Digital Nggak Harus Mahal; Praktik Baik Koran Sekolah Digital Tembus Nominator Internasional WSIS Prizes

Inovasi digital nggak harus mahal. Ini bukan isapan jempol belaka. Buktinya, melalui inovasi koran sekolah digital yang sederhana, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Tulungagung, Jawa Timur, mampu go internasional. Inovasi digital yang dikembangkan di era merdeka belajar, berhasil masuk nominator penerima penghargaan internasional, World Summit on Information Society (WSIS) Prizes 2023.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Inovasi digital nggak harus mahal. Ini bukan isapan jempol belaka. Buktinya, melalui inovasi koran sekolah digital yang sederhana, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Tulungagung, Jawa Timur, mampu go international. Inovasi digital yang dikembangkan di era merdeka belajar berhasil masuk nominator penerima penghargaan internasional, World Summit on Information Society (WSIS) Prizes 2023.

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Tulungagung, Jawa Timur, mampu go internasional. Inovasi digital sederhana ini berhasil masuk nominator penerima penghargaan internasional World Summit on Information Society (WSIS) Prizes 2023.

WSIS Prizes merupakan penghargaan tahunan yang diselenggarakan salah satu badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), International Telecommunication Union (ITU). Ajang bergengsi yang digelar rutin setiap tahun sejak 2013 ini ditujukan untuk inisiatif pemanfaatan dan pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunuikasi) yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Untuk menembus nominator penerima penghargaan WSIS Prizes tidaklah gampang. Inovasi digital yang mendukung SDGs itu harus bersaing dengan produk inovasi digital dari berbagai negara di belahan dunia. Selain itu, produk inovasi pengembangan teknologi informasi dan komunikasi itu harus melalui tahapan penilaian juri berkelas internasional yang ditunjuk ITU, badan khusus PBB.

Inovasi Koran Sekolah Digital

Inovasi koran sekolah digital yang dikembangkan MTsN 7 Tulungagung diberi nama MTsN7NEWS. Koran sekolah digital merupakan konten  berdesain koran satu halaman yang diterbitkan secara rutin setiap hari. Koran sekolah digital difungsikan sebagai media informasi, edukasi dan literasi kepada warga besar madrasah dan juga publik yang menjadi follower-nya.

Lho, kok memilih inovasi koran sekolah digital, mengapa ? Inovasi dalam bentuk koran sekolah digital dipilih dengan beberapa pertimbangan. Pertama, dari sisi desain, koran sekolah digital sangat simpel untuk menyajikan konten foto dan tulisan dalam bentuk berita. Kedua, template koran sekolah digital cukup eye chatching (menarik perhatian) sehingga punya daya goda pengguna media sosial untuk nge-klik. Ketiga, konten pesannya tidak bertele-tele karena dikemas ala lyout koran cetak. Atas pertimbangan itu, koran sekolah digital ini diterbitkan dengan slogan : Zoom Korannya, Baca Beritanya.

Konten koran sekolah digital MTsN7NEWS memuat informasi seputar kegiatan sekolah. Dengan demikian, koran sekolah digital ini sangat berkonstribusi untuk menyampaikan pesan tentang aktifitas sekolah, prestasi sekolah, dan progres sekolah kepada guru, siswa, orang tua siswa maupun para stakeholder MTsN 7 Tulungagung.

Koran sekolah digital juga menyajikan rubrik Edukasi dan Literasi. Rubrik ini menyajikan konten aneka isu yang bermanfaat bagi civitas academica. Rubrik ini dampaknya diharapkan memberikan  pencerahan tentang beraneka isu penting dan aktual kepada pembaca. Termasuk, isu terkait pengembangan Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada demensi lain, koran sekolah digital memberikan dampak yang signifikan, yaitu bisa didayagunakan untuk keperluan publikasi dan kehumasan.  Itu karena, kegiatan publikasisekolah bisa di-cover melalui koran sekolah digital ini. Kecuali itu, pengembangan koran sekolah digital bisa juga berdampak positif untuk mengembangkan lingkungan sekolah berbasis ekosistem digital di era paperless.

Koran sekolah digital MTsN7NEWS dipublikasikan melalui platform instagram @mtsn7news. File koran ini, setiap terbit juga di-share melalui berbagai group whatsapp. Media sosial itu . dipilih sebagai sarana share koran sekolah digital, karena menurut hasil survei 2021 yang dirilis @katadatacoid, media sosial merupakan platform paling banyak diakses masyarakat untuk mendapatkan informasi (73 persen). Disusul kemudian televisi (59,7 persen) dan berita online (26,7 persen).

Nggak Berbiaya Mahal

Meski berbasis konten digital, namun pembuatan koran sekolah digital MTsN7NEWS tidak membutuhkan biaya mahal atau bahkan bisa dibilang tidak berbiaya. Koran sekolah digital ini dikembangkan cukup memanfaatkan dan memodifikasi templete dari sebuah aplikasi populer untuk pembuatan desain digital. Itupun bisa dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi yang sifatnya gratisan alias tidak bayar. Sederhana sekali proses penerbitannya.

Hanya saja, untuk memproduk koran sekolah digital, yang utama memang dibutuhkan skill menulis maupun foto jurnalistik. Ini sangat urgen, karena produk foto dan tulisan jurnalistik, tentu akan sangat memberikan daya tarik bagi siapa pun yang menjadi follower pembacanya.

Meski simpel dan sederhana, namun produk inovasi digital yang tidak mahal ini, kenyataannya mampu ‘mencuri’ perhatian dewan juri penghargaan WSIS Prizes 2023.  Sebagai produk yang memanfaatkan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, MTsN7NEWS mampu menembus nominator WSIS Prizes untuk kategori media (AL 9).

Sebagai nominator penerima WSIS Prizes 2023, produk digital dari madrasah pedesaan di Kabupaten Tulungagung ini sejajar dengan nominator lain dari berbagai negara. Di antaranya, Spain, Kyrgyzstan, Mexico, Saudi Arabia, Uganda, Qatar, Bangladesh, Simbabwe, Tanzania, Kenya, Oman, Afrika Selatan dan lainnya. Ini berarti, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam bentuk koran sekolah digital tak kalah hebat dengan produk digital dari negara lain yang mungkin pengembangannya berbiaya mahal.

 

Ikuti tulisan menarik Muhibuddin lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terkini