x

Asn

Iklan

Donyawan Maigoda

Donyawan Maigoda
Bergabung Sejak: 27 April 2023

Selasa, 9 Mei 2023 09:01 WIB

Apakah Menjadi Aparatur Sipil Negara Merupakan Standar Sukses Orang Indonesia?

Pandangan umum yang masih banyak dianggap oleh masyarakat Indonesia, yaitu bahwa standar sukses seseorang adalah menjadi aparatur sipil negara (ASN). Namun, pandangan ini perlu diubah dan diperbaharui, karena tidak ada satu profesi yang lebih baik atau lebih rendah dari yang lain,

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

   Kriteria kesuksesan seseorang ketika menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih menjadi pandangan umum di masyarakat Indonesia. Namun, saya yakin pandangan ini perlu diubah dan diperbarui. Dari sudut pandang saya, saya akan menjelaskan lebih lanjut mengapa pandangan ini perlu diubah, dan menjelaskan beberapa alasan mengapa menjadi ASN bukan satu-satunya penentu sebuah kesuksesan.

 

Pertama, menjadi ASN bukan satu-satunya cara untuk sukses. Banyak juga profesi yang berperan penting dan memberikan kontribusi bagi kemajuan negara dan bangsa, seperti di bidang swasta, pengusaha, seniman, ilmuwan, dll. Setiap profesi menghadirkan tantangan dan peluang yang unik, jadi tidak ada satu pekerjaan yang lebih baik atau lebih buruk dari yang lain. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

 

 

 Kedua, menjadi Aparatur Sipil Negara tidak menjamin Anda hidup bahagia atau sukses. Ada banyak faktor lain yang mempengaruhi kesuksesan dan kebahagiaan seseorang, seperti kemampuan beradaptasi, keterampilan interpersonal, keberanian mengambil risiko, dan hasrat untuk terus belajar dan berkembang. Oleh karena itu, kesuksesan harus diukur berdasarkan pencapaian individu dalam bidang yang diminati dan dipilih oleh mereka. 

 

 

Ketiga, pandangan yang terlalu mengidealisisasi menjadi ASN dapat mengakibatkan persaingan yang tidak sehat dalam mencari pekerjaan, serta berpotensi menurunkan motivasi untuk berinovasi dan berkreasi di luar bidang ASN. Hal ini dapat menghambat kemajuan dan kreativitas suatu negara.

 

Keempat, sistem rekrutmen dan seleksi calon Aparatur Sipil Negara masih memiliki kelemahan yang perlu diperbaiki. Ada kasus di mana calon ASN yang kurang berkualitas atau bahkan terlibat dalam praktik korupsi diterima sebagai ASN. Hal ini dapat merugikan negara dan masyarakat karena kinerja ASN yang buruk dan tidak bertanggung jawab.

 

 Untuk meningkatkan perspektif dan budaya kita tentang kesuksesan, kita perlu memperluas perspektif kita tentang berbagai profesi dan menyadari bahwa setiap orang mengikuti karier dan ambisinya sendiri. Memperbaiki sistem rekruitmen dan seleksi pejabat sehingga hanya rekrutan yang direkrut. Dengan cara ini, kita dapat menjamin bahwa Negara memiliki pegawai negeri yang kompeten dan bertanggung jawab untuk menjalankan fungsinya, dan bahwa kontribusi dari berbagai profesi dihargai.

 

 

Terakhir, Indonesia memiliki potensi besar di berbagai bidang dan sektor. Hal ini memungkinkan orang untuk mengejar karir yang berbeda yang sesuai dengan minat, bakat dan potensi mereka. Oleh karena itu, kesuksesan seseorang tidak hanya bergantung pada profesinya, tetapi juga kontribusinya bagi negara dan kemajuannya. 

 

  Kesimpulannya, menurut saya perlu adanya perubahan dan pemutakhiran pemikiran tentang tingkat pencapaian seseorang. Setiap profesi memiliki peran dan kontribusi penting bagi kemajuan negara dan bangsa, dan keberhasilan harus diukur dari kinerja individu dalam bidang yang diminati dan dalam bidang yang dipilihnya. Kita perlu memperluas perspektif kita tentang profesi yang berbeda dan memahami bahwa setiap orang mengejar karir dan aspirasi mereka sendiri.

Ikuti tulisan menarik Donyawan Maigoda lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu