x

Ilustrasi Menulis. Gambar Angela Yuriko Smith dari Pixabay.com

Iklan

ssk_afrr

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 Juni 2023

Senin, 19 Juni 2023 06:37 WIB

Mengapa Mahasiswa Senang Mengerjakan Tugas Mepet Deadline?


Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Fenomena mahasiswa yang senang mengerjakan tugas saat deadline semakin dekat, meskipun tugas telah diberikan jauh-jauh hari, seringkali menjadi topik pembicaraan dan perhatian. Mengapa hal ini terjadi? Mengapa sebagian mahasiswa tampaknya lebih termotivasi dan produktif ketika batas waktu tugas semakin mendekat? Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa alasan mengapa fenomena ini terjadi.

1. Dorongan Adrenalin dan Tekanan Emosional

Saat deadline semakin dekat, dorongan adrenalin meningkat dan tekanan emosional meningkat. Beberapa mahasiswa merasa terstimulasi secara emosional dan menemukan diri mereka lebih fokus dan terjaga saat mendekati batas waktu yang ketat. Dorongan adrenalin ini dapat memicu perasaan semangat dan antusiasme dalam menyelesaikan tugas, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas mereka.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

2. Faktor Motivasi Eksternal

Sebagian mahasiswa mungkin merasa lebih terdorong untuk menyelesaikan tugas ketika deadline semakin dekat karena faktor motivasi eksternal. Mereka mungkin merespons tekanan dan ekspektasi dari dosen atau teman sekelas untuk menyelesaikan tugas tepat waktu. Rasa tanggung jawab yang timbul dari situasi ini dapat memotivasi mereka untuk bekerja lebih keras dan lebih fokus pada tugas yang diberikan.

3. Prokrastinasi dan Kebiasaan Kerja

Prokrastinasi, kecenderungan untuk menunda pekerjaan, dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong mahasiswa untuk mengerjakan tugas saat deadline semakin dekat. Beberapa mahasiswa mungkin cenderung mengalami kesulitan dalam mengatur waktu dan mengatur prioritas, sehingga tugas yang diberikan jauh-jauh hari seringkali ditunda. Akibatnya, mereka terpaksa bekerja keras dan intensif ketika waktu semakin terbatas.

4. Stimulasi Mental dan Kreativitas

Beberapa mahasiswa mungkin menemukan bahwa stimulasi mental dan tekanan waktu yang terkait dengan deadline membuat mereka lebih kreatif dan berpikir lebih tajam. Ketika waktu terbatas, mereka cenderung berfokus pada inti permasalahan dan menghasilkan solusi yang lebih inovatif. Mereka mungkin merasa terinspirasi dan bersemangat untuk menunjukkan kemampuan mereka saat batas waktu semakin dekat.

Meskipun fenomena ini bisa terjadi, tetap penting untuk diingat bahwa bekerja pada tugas dalam tekanan waktu yang sangat ketat juga memiliki risiko. Stres yang berlebihan dan kurangnya waktu yang memadai untuk revisi dan penyempurnaan dapat memengaruhi kualitas kerja. Oleh karena itu, disarankan bagi mahasiswa untuk mengatur waktu secara efektif, menghindari prokrastinasi, dan memberikan diri mereka cukup waktu untuk mengerjakan tugas dengan baik.

Secara keseluruhan, alasan mengapa sebagian mahasiswa senang mengerjakan tugas saat deadline semakin dekat meskipun tugas telah diberikan jauh-jauh hari bisa bervariasi. Dorongan adrenalin, motivasi eksternal, prokrastinasi, dan stimulasi mental adalah beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi fenomena ini. Penting bagi setiap mahasiswa untuk memahami preferensi dan kebiasaan kerja mereka sendiri dan mencari strategi yang tepat untuk mengoptimalkan kinerja mereka dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik.

Ikuti tulisan menarik ssk_afrr lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler