x

Menikmati Masa Tua. Foto: Kim Heimbuch dari Pixabay

Iklan

Syarifudin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 April 2019

Kamis, 19 Oktober 2023 19:16 WIB

Kenapa Pengen Awet Muda bila Mampu Menua dengan Menyenangkan? Yuk, Siapkan Pensiun

Kenapa terobsesi awet muda bila mampu tumbuh menjadi tua dengan menyenangkan? Awet muda itu bukan hanya tampilan tapi pikiran matang dan mau bersyukur

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Banyak orang hari ini terobsesi pengen awet muda. Katanya usia boleh bertambah tapi penampilan harus tetap keren. Obsesi ingin selalu muda, tanpa uban. Seolah enggan dimakan usia, akhirnya berlomba-lomba memakai skincare. Biar tetap awet muda, tentu sah-sah saja. Apalagi ditambah rajin konsumsi air putih, olahraga, dan menjaga hidup sehat. Jauhi stres dan kebencian, pasti awet muda deh.

 

Ingin awet muda, pasti didambakan semua orang. Tapi juga jangan hindari untuk menua. Karena tumbuh jadi tua tapi menyenangkan pun tetap oke. Saat tua dan sudah penisun, rambut boleh berubah tapi dibarengi pemikiran yang matang. Kulit boleh keriput tapi kesabaran makin luas. Mungkin perut makin maju tapi diiringi cerita pengalamn yang kain bijak. Jadi, jangan takut menua. Karena menua itu pasti. Seperti pensiun pun cepat atau lambat pasti tiba.

 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Nggak usah terobesesi pengen awet muda. Rileks dan nikmati setiap pertambahan usia. Saat ulang tahun tiba dan tiup lilin. Nggak masalah kok, menua asal makin bijaksana. Menua makin sabar dan bersyukur. Menjadi tua yang menyenangkan, faktanya lebih keren daripada awet muda tapi tetap kolot. Awet muda tapi gagal menerima kenyataan. Untuk apa awet muda tapi jumawa, merasa paling tahu segalanya? Menu aitu pasti tapi menjadi dewasa itu pilihan.

 

Ternyata, bertambahnya usia tidak selamanya berbanding terbalik dengan tampilan seseorang. Biar tua dan sudah pensiun, bisa kok tetap segar dan energik. Hidup di masa pensiun tapi tetap nyaman dan masih bisa menebar manfaat kepada orang lain. Maka jangan gundah saat menua atau pensiun. Asal tetap menjalani hidup yang berkualitas, sama seperti halnya jenjang usia lainnya.

 

Menjadi tua itu bukan sesuatu yang harus ditakuti. Karena tumbuh menua adalah berkat dari Tuhan. Sebagai tanda mensyukuri nikmat dan karunia Tuhan. Bila berani berdoa meminta umur panjang, itu artinya bersedia untuk menua dan pensiun. Maka bersiapkan untuk menua dan lakukan segala cara untuk tetap Sejahtera di hari tua.

 

Lalu, gimana caranya agar menua dengan menyenangkan?

Selain menjaga hidup sehat, tentu menua yang menyenangkan bisa terjadi akibat tersedianya dana yang cukup di masa pensiun. Mampu memenuhi kebutuhan hidup dan tetap Sejahtera di hari tua sekalipun tidak bekerja lagi. Nah, salah satunya bisa ditempuh dengan menjadi peserta DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Agar tersedia dana yang cukup di hari tua, sehingga tidak bergantung secara ekonomi kepada anak atau orang lain. Maka siapkan dana pensiun saat bekerja, sebelum masa tua datang. Agar tetap bebas secara finasial di masa penisun. Karena faktanya hari ini, 7 dari 10 pensiunan di Indonesia mengalami masalah keuangan. Maka milikilah dana pensiun, untuk jaminan keberlanjutan finansial di hari tua, di masa pensiun.

 

Mungkin doa awet muda tetap dipanjatkan. Tapi tumbuh menjadi tua yang menyenangkan pun tidak masalah. Karena awet muda bukan hanya dari penampilan. Tapi juga dari pikiran dan kreativitas, untuk selalu mempersiapkan masa pensiun yang lebih berkualitas dan bermanfaat untuk orang lain.

 

Dan yang paling penting, siapapun tidak akan pernah menjadi tua bila tidak berhenti tertawa, Tapi siapapun pasti terlihat tua saat berhenti tertawa. Salam #YukSiapkanPensiun #InginAwetMuda #EdukasiDPLK

 

Ikuti tulisan menarik Syarifudin lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan