x

Sakura Jepang

Iklan

Adella Fiahsani

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 25 Oktober 2023

Minggu, 29 Oktober 2023 09:00 WIB

Tradisi Omiyage di Jepang

Omiyage (お土産) secara kaku bisa diartikan sebagai bingkisan, oleh-oleh, atau buah tangan yang diberikan kepada orang lain. Omiyage sebenarnya bukan hanya sekedar memberi buah tangan tapi memiliki makna yang lebih dari itu dan sangat penting dalam budaya Jepang.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

 
jezael-melgoza-CudNrzbsyZw-unsplash (1).jpg
 
Cover
Shibuya Street. Foto : Jezael Melgoza/Unsplash
 
Omiyage (お土産) secara kaku bisa diartikan sebagai bingkisan, oleh-oleh, atau buah tangan yang diberikan kepada orang lain. Kosakata ini terdiri dari dua kanji yaitu 土 dan 産. Kanji 土 memiliki arti earth, ground, local. Sedangkan kanji 産 memiliki arti products,property sehingga cara harfiah omiyage artinya product of the land. Arti dari omiyage sebenarnya tidak hanya sekedar buah tangan tetapi memiliki bagian yang sangat penting dalam budaya Jepang.
 
Pada zaman dahulu, orang-orang melakukan perjalan jauh ke kuil Shinto untuk berdoa. Perjalanan ini membutuhkan waktu yang lama dan tidak bisa dilakukan oleh semua anggota keluarga karena setidaknya harus ada satu anggota keluarga yang menjaga rumah. Ketika selesai mengunjungi sebuah jinja atau kuil mereka akan kembali ke daerah mereka dengan membawa barang-barang yang diberikan oleh kuil untuk keluarga sebagai bukti bahwa mereka telah mengunjungi kuil tersebut. 
 
Selain menjadi bukti, omiyage dibawa untuk membalas kebaikan anggota keluarga yang menunggu dan sudah menjaga keamanan rumah. Orang-orang di kuil juga paham dengan hal ini sehingga mereka akan menyediakan buah tangan yaitu jimat atau shinsatsu. Pedagang disekitar kuil pun mulai menjual local product mereka sebagai bentuk bauh tangan.
 
Sampai saat ini, omiyage merupakan hal yang penting bagi masyarakat Jepang. Untuk menjaga hubungan yang harmonis, membawa omiyage dari perjalanan jauh adalah bentuk rasa hormat dan penghargaan kepada orang-orang yang ditinggalkan selama perjalanan. Omiyage biasanya ditujukan untuk keluarga, teman, dan rekan kerja. Memberi omiyage juga seperti meminta maaf karena bersenang-senang sendiri sedangkan orang lain tidak ikut merasakannya. Sedangkan dalam dunia kerja, memberi omiyage untuk rekan kerja juga sebagai bentuk terima kasih mungkin saja selama kita liburan, rekan kerja lah yang handle pekerjaan kita.
Jenis-jenis Omiyage
1. Omiyage berupa barang
33483626935_248be4426a_b.jpg
 
 
Kipas lipat Jepang. Foto : Steven Miller/Flickr
Omiyage barang merupakan omiyage yang paling banyak ditemui dan paling mudah untuk dibelli. Omiyage ini biasanya berbentuk jimat, hiasan dinding, kerajinan tangan, dan lain-lain. Omiyage jenis ini diberikan untuk orang-orang terdekat.
2. Omiyage makanan atau kuliner
filiz-elaerts-vTkbkWV44qA-unsplash (1).jpg
 
 
Kitkat. Foto : Filiz Elaerts/Unsplash
Omiyage makanan memiliki beragam jenis dan merupakan omiyage favorite. Setiap daerah memiliki kulilnernya masing-masing mulai dari minuman khas, makanan ringan,dan makanan berat.
3. Omiyage permintaan maaf
Omiyage ini diberikan untuk meminta maaf kepada seseorang. Omiyage yang diberikan harus memberi kesan yang baik dan mendalam bagi orang tersebut.
4. Omiyage untuk keperluan oiwai
33162242184_99b60d5796_b.jpg
 
 
Cangkir Jepang. Foto : Steven Miller/Flickr
Omiyage untuk oiwai merupakan omiyage yang diberikan untuk seseorang yang sedang merayakan perayaan. Misalnya, jika seorang teman sedang merayakan ulang tahun, pernikahan, kelulusan, dan lain-lain.
5. Omiyage untuk kebutuhan omimai
carolina-garcia-tavizon-Ay7Nkvc49ag-unsplash (1).jpg
 
 
Origami. Foto : Carolina Garcia Tavizon/Unsplash
Omiyage untuk omimai biasanya berupa buah-buahan, makanan ringan, atau sesuatu yang disukai oleh orang yang bersangkutan. Omiyage jenis ini diberikan untuk menjenguk kerabat atau seseorang yang sedang sakit.
6. Omiyage orei
Omiyage ini diberikan kepada orang yang telah memberikan jasanya kepada kita. Misalnya, ketika kita kesulitan mencari pekerjaan kemudian ada seseorang yang membantu mencari lowongan kerja atau informasi lowongan kerja. Istilah orei bisa digunakan sebagai rasa terima kasih karena sudah dibantu.
Seperti yang sudah dijelaskan bahwa omiyage merupakan tradisi sebagai bentuk hormat, terima kasih, dan penghargaan sehingga ada aturan tidak tertulis di Jepang yang mungkin belum diketahui banyak orang, sebagai berikut :
a. Jika sedang melakukan perjalanan bisnis atau studi maka berilah omiyage kepada atasan, orang institutsi, dan pihak-pihak yang telah membantu jalannya bisnis atau studi.
b. Jika berlibur dalam waktu yang lama atau bahkan homestay, wajib memberikan omiyage pada keluarga. dan orang-orang yang telah memberi pengalaman yang berkesan selama di Jepang.
Setelah mengetahui sejarah singkat, makna, dan jenis-jenis omiyage, rasanya kurang jika tidak mencantumkan tempat untuk membeli omiyage. Sebenarnya setiap daerah terdapat pusat oleh-oleh dan tentu saja memiliki ciri khasnya sendiri. Berikut ini adalah beberapa tempat omiyage umum yang bisa dikunjungi saat pergi ke Jepang :
A. Matsumoto Kiyoshi
Bisa disebut dengan Matsukiyo adalah toko obat yang terkenal di Jepang. Toko ini biasanya terdiri dari 2 hingga 3 lantai yang tiap lantainya memiliki section yang berbeda. Berbagai macam barang dijual dengan harga yang lumayan. Toko ini cocok untuk mencari oleh-oleh Jepang untuk wanita karena Matsukiyo juga menjual produk kecantikan seperti SK, Shiseido, dan lain-lain dengan harga yang lebih murah.
B. Daiso
daiso.jpg
 
 
DAISO Higashi Hiroshima, Kagamiyama. Foto : Ida Bagus Nyoman
Bisa disebut dengan Hyakuen shop adalah toko yang menjual bermacam-macam barang unik seperti stationery, peralatan dapur, kebutuhan sehari-hari, perlengkapan kerajinan, dan lain-lain. Daiso sering dikunjungi oleh turis karena toko ini menjual hampir semua barangnya dengan harga kisaran 100 Yen dan sedikit barang pengecualian.
C. Oriental Bazaar
oriental-bazaar-harajuku.jpg
 
 
Ilustrasi Japan Oriental Bazaar. Foto : Eric.F/Tripadvisor
Toko dengan 3 lantai ini menjadi objek yang sering dikunjungi oleh pelancong. Toko ini menjual kimono, yukata, sake set, sumpit, piring, dan masih banyak lagi. Toko ini berada di daerah yang ramai dikunjungi turis yaitu Shibuya.
D. Asakusa
jezael-melgoza-C1iBdKkR2aY-unsplash (1).jpg
 
 
Ilustrasi Asakusa Denboin Dori. Foto : Jezael Melgoza/Unsplash
Asakusa merupakan tempat omiyage souvenir yang unik. Salah satu shoppings treet yang terkenal adalah Asakusa Denboin Dori yang mnawarkan souvenir berupa kerjinan tangan khas Jepang seperti aca Edo Kiriko, handuk Teugui, dan lain-lain.
E. Akihabara
jezael-melgoza-xk0egDY3k5w-unsplash.jpg
 
 
Ilustrasi Akihabara Station. Foto : Jezael Melgoza/Unsplash
Akihabara memang bukan sebuah toko tetapi Akihabara adalah surga bagi para otaku. Berbagai manga, anime, standee, video game, dan masih banyak lagi. Akihabara menjadi tujuan utama bagi para penggemar budaya populer Jepang.
Jepang adalah negara yang kaya tradisi dan budaya. Setiap daerahnya memilliki ciri khas yang berbeda dan tentunya menarik untuk dipelajari. Tradisi omiyage merupakan salah satu tradisi yang memang terlihat sepele, sekedar memberi buah tangan yang ternyata memiliki makna lebih dari buah tangan. Omiyage adalah bentuk rasa sayang, kesopanan, penghormatan yang diekspresikan dengan cara yang sederhana.
 

Ikuti tulisan menarik Adella Fiahsani lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu