x

Iklan

438_ Nurfitriah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 2 Maret 2024

Sabtu, 2 Maret 2024 14:26 WIB

Membangun Harapan dan Kesejahteraan Mahasiswa dan Implementasi Token Ekonomi di Panti Asuhan Yasibu

Menerapkan Token Ekonomi di Panti Asuhan Yasibu

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Dalam era globalisasi ini mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi agen perubahan dalam akademis, tetapi juga aktor yang berkontribusi positif kepada masyarakat. Sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan, sebuah inisiatif mulia muncul di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dimana mereka menggabungkan pengabdian kepada masyarakat dengan penerapan konsep token ekonomi di Panti Asuhan Yasibu.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang sebagai agen perubahan memahami tanggung jawab mereka terhadap masyarakat. Dalam hal ini, Panti Asuhan Yasibu menjadi fokus utama pengabdian mereka. Melalui berbagai kegiatan, mereka tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga berupaya membangun hubungan yang bermakna dengan anak-anak panti.

Salah satu inovasi menarik dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang ini adalah pengenalan dan penerapan token ekonomi di lingkungan panti asuhan. Berasal dari latar belakang yang berbeda-beda dan kehilangan kasih sayang dari kedua orang tua membuat anak-anak panti menjadi sulit untuk menaati peraturan yang ada.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Meskipun panti asuhan Yasibu tidak memiliki peraturan spesifik yang harus diikuti, akan tetapi dari yang kita lihat bersama seperti kegiatan untuk sholat berjamaah, belajar, atau menjaga kerukunan sesama  masih sulit untuk mereka lakukan. Oleh karena itu, diterapkan metode Token Ekonomi untuk membentuk dan memperkuat karakter mereka. Token ekonomi adalah bentuk reinforcement positif di mana klien diberikan token saat mereka menunjukkan perilaku yang diinginkan (Erford, 2016 dalam Hastuti, 2023), yang bertujuan untuk mengajarkan perilaku yang tepat dan keterampilan sosial yang dapat digunakan dalam suatu lingkungan (Doll, McLaughlin; Barretto, 2013; Fahrudin, 2012; Algahtani, 2020 dalam Hastuti, 2023).

Token dapat diperoleh melalui partisipasi dalam kegiatan positif, pencapaian akademis, dan perilaku baik. Selain itu, hadiah atau reward juga diberikan sebagai penguatan (Doll, McLaughlin; Barretto, 2013; Erford, 2016, Gary dalam Fahrudin, 2012). Keberhasilan program token ekonomi ini tercermin dari perubahan kualitas setiap perilaku tanggung jawab, baik sebagai penghuni panti maupun sebagai siswa. Dampak dari perubahan tersebut akan tercermin dalam jumlah token yang berhasil dikumpulkan hingga akhir program. Pada akhirnya, anak-anak akan menerima reward sesuai dengan jumlah token yang berhasil mereka kumpulkan (Hastuti, 2023).

Melalui inisiatif ini, mahasiswa UMM tidak hanya menjadi agen perubahan, tetapi juga pendidik dan pemberi harapan bagi anak-anak panti. Implementasi token ekonomi menjadi langkah kreatif dalam menciptakan dampak positif dalam kehidupan mereka, membangun fondasi untuk kesejahteraan masa depan.

Daftar Pustaka: 

Hastuti, M. M. S. (2023). Penguatan Karakter Tanggung Jawab Anak Panti Asuhan St. Thomas Melalui Program Token Economy. E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 14(4), 707-713.



Ikuti tulisan menarik 438_ Nurfitriah lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler