x

Iklan

Junaedi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 April 2024

Kamis, 4 April 2024 08:08 WIB

Tip Menurunkan Kadar Gula Darah Saat Berpuasa

Kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia adalah suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat mengangkut gula dalam darah secara efektif ke dalam jaringan sel.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia adalah suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat mengangkut gula dalam darah secara efektif ke dalam jaringan sel. Umumnya kondisi ini berkaitan erat dengan penyakit diabetes, namun ada sejumlah penyebab lainnya. Misalnya saja kadar kolesterol tinggi, usia di atas 45 tahun, dan jarang berolahraga. Selama bulan Ramadhan, ada kemungkinan bahwa kadar gula darah akan meningkat. 

Hal ini wajar terjadi, karena saat menjalani puasa yang panjang, kebanyakan orang akan langsung melahap berbagai makanan yang disajikan. Namun, bukan berarti kita tidak bisa menikmati momen puasa Ramadhan. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk meminimalisir kenaikan kadar gula darah berlebihan. Simak Tips Menurunkan Kadar Gula dalam darah berikut ini!

Tips Menurunkan Kadar Gula Dalam Darah

Pastikan Untuk Tetap Berolahraga

Berat badan berlebih menjadi salah satu pemicu meningkatnya gula darah. Dengan rajin berolahraga maka tubuh akan memiliki berat badan yang lebih ideal, sehingga sensitivitas tubuh terhadap insulin akan meningkat. Saat berolahraga, otot tubuh juga akan mengubah gula darah menjadi sumber energi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Jadi, kadar gula darah akan menurun secara alami. Bagi Anda yang sedang berpuasa, ada baiknya Anda menghindari olahraga berat agar tidak mengalami dehidrasi. Anda bisa memilih aktivitas olahraga ringan, misalnya jalan santai di sore hari sebelum berbuka.

Hindari Pemicu Stres

Di masa seperti sekarang, apapun penyebabnya, banyak orang yang mudah mengalami stres. Stres sendiri menjadi salah satu pemicu utama terjadinya gangguan kesehatan, salah satunya adalah meningkatnya kadar gula darah.

Meditasi bisa menjadi salah satu cara untuk menurunkan kadar gula darah karena dapat menurunkan tingkat stres. Luangkan sedikit waktu untuk mengosongkan pikiran dan terbebas dari berbagai beban. Belajarlah bernapas dengan benar, maka tubuh Anda akan terasa lebih lega dan segar.

Kontrol Asupan Karbohidrat

Bagi penderita diabetes pasti sudah memahami dampak negatif dari karbohidrat berlebihan. Tubuh memecah karbohidrat dan mengubahnya menjadi gula (glukosa), kemudian insulin bekerja dengan cara memindahkan gula tersebut ke jaringan sel. Ketika Anda mengonsumsi karbohidrat berlebihan, insulin tidak akan mampu melakukan tugasnya memindahkan gula ke dalam jaringan sel.

Akibatnya, kadar gula darah meningkat secara signifikan. Ada baiknya Anda mengisi menu sahur dan berbuka puasa dengan makanan yang memiliki indeks glikemik rendah atau GI rendah. Misalnya saja nasi merah, buah-buahan, sayur mayur, kacang-kacangan, dan juga yogurt, makanan tersebut bisa membantu membuat kadar gula darah lebih stabil. 

Tingkatkan Konsumsi Makanan Kaya Serat

Kandungan serat pada makanan dapat menunda penyerapan karbohidrat dan gula ke dalam tubuh. Sehingga dapat mencegah peningkatan gula darah secara signifikan. Selain menstabilkan kadar gula darah, beberapa jenis makanan kaya serat juga bisa menekan nafsu makan.

Oleh karena itu, sangat cocok dikonsumsi saat sahur agar Anda dapat mengontrol rasa lapar saat berpuasa. Ada beberapa jenis makanan kaya serat yang bisa menjadi pilihan, seperti sayur mayur, buah, oatmeal, makanan berbahan kacang-kacangan, dan gandum utuh.

Perbanyak Minum Air

Tahukah Anda bahwa tubuh bisa menurunkan kadar gula darah secara alami? Saat tubuh mengalami kelebihan kadar gula, secara alami tubuh akan mengeluarkannya melalui urin. Jadi, ketika tubuh mengalami kekurangan cairan, maka kadar gula dalam darah akan semakin sulit dikeluarkan dan tetap berada di dalam tubuh. 

Hal inilah yang memicu kadar gula darah naik. Oleh karena itu, jangan lupa untuk memperbanyak konsumsi air putih saat sahur dan berbuka. Setidaknya dalam satu hari tubuh harus mendapat asupan air sebanyak 2 liter.  

Tingkatkan Konsumsi Suplemen Magnesium Dan Elektrolit

Magnesium berperan penting dalam menjaga kadar gula darah. Penderita diabetes sebaiknya mengonsumsi suplemen magnesium sekitar 250-350 mg per hari. Asupan magnesium bisa Anda peroleh dari makanan di sekitar Anda, seperti pisang, ubi, dan kacang-kacangan. Selain itu, asupan magnesium juga bisa didapat dari suplemen.

Saat kadar gula darah naik, tubuh akan meresponsnya dengan mengeluarkannya melalui urin. Jadi, tubuh akan mengalami kehilangan cairan elektrolit. Sama seperti magnesium, natrium, kalium, dan fosfat, elektrolit juga dibutuhkan tubuh agar tetap terhidrasi dan memaksimalkan fungsi organ. 

Perhatikan Porsi Asupan

Jumlah porsi makan juga menjadi faktor penting dalam menurunkan kadar gula darah. Menjaga porsi makan dapat membantu menjaga berat badan dan mencegah lonjakan kadar gula darah. Kebiasaan mengonsumsi makanan dalam porsi besar sepertinya sulit diubah. Apalagi rasa lapar setelah berpuasa bisa memicu seseorang mengonsumsi makanan secara berlebihan.

Namun perlu Anda ingat bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk melatih diri mengendalikan nafsu. Mulai belajar menghitung kalori, menggunakan piring yang lebih kecil, dan makan perlahan dapat membantu Anda mengendalikan diri.

Istirahat Yang Cukup

Istirahat yang cukup juga menjadi salah satu cara alami menurunkan kadar gula darah saat berpuasa. Mengapa? Sebab ketika Anda kurang tidur dan/atau kualitas tidurnya buruk, produksi insulin akan terganggu. Sehingga berpotensi meningkatkan kadar gula darah. Oleh karena itu, jangan lupa untuk tidur 7-8 jam per hari dengan jadwal tidur dan bangun yang normal.

Demikian ulasan artikel yang kami buat tentang Ini Dia Tips Menurunkan Kadar Gula Dalam Darah Saat Berpuasa seperti yang dilansir slot gacor. Semoga bermanfaat.

Ikuti tulisan menarik Junaedi lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

20 jam lalu

Terkini

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

20 jam lalu