x

Iklan

Antonius Satria Hadi
Bergabung Sejak: 17 Maret 2024

Minggu, 21 April 2024 16:56 WIB

Syawalan BPRS Harta Insan Cendekia Mitra Cahaya Indonesia

Momentum Idul Fitri menjadi saat tepat meningkatkan kecepatan, kaitannya ibadah dan kinerja.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Mudik merupakan perjalanan yang luar biasa dan melelahkan, tetapi untuk sesuatu yang sangat menyenangkan karena bertemu dengan keluarga. Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. dalam acara syawalan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Harta Insan Cendekia (HIK) Mitra Cahaya Indonesia (MCI) pada Minggu, 21 April 2024 di kantor PT BPRS HIK MCI Jalan Kaliurang Km 9 Ngaglik Sleman Yogyakarta. 

Acara yang dihadiri oleh komisaris, pengurus, dan karyawan ini bertemakan Momentum Idul Fitri Perkuat Silaturahmi, Tingkatkan Prestasi, Gapai Ridho Ilahi. Hadir pula dalam acara ini Komisaris Utama PT BPRS HIK MCI, Dede Haris Sumarno, S.E., M.M., dan Direktur Utama Kholid, S.Pd., M.M. beserta jajaran Direksi dan Dewan Pengawas Syariah. Hikmah syawalan dalam acara ini disampaikan oleh Ustadz Arif Jamali Muis, S.Pd., M.Pd yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY. Acara ini diselenggarakan untuk untuk mempererat tali silaturahmi antar karyawan setelah sebulan penuh berpuasa dan merayakan Idul Fitri.

Lebih lanjut, Prof Edy dalam sambutannya selaku Komisaris mengemukakan bahwa silaturahim merupakan amalan yang terus kita lakukan. “Silaturahim dapat membuat kita murah rezeki dan memperpanjang umur, serta berpahala karena kita menjalankan perintah Allah,” kata Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Meningkatkan prestasi dan produktivitas merupakan langkah penting dalam mencapai kesuksesan dan kehidupan yang lebih baik. Hal ini membawa banyak manfaat, baik bagi individu maupun masyarakat secara keseluruhan,” kata mantan Ketua Forum Rektor Indonesia ini.

“Meningkatkan prestasi dan produktivitas memang membutuhkan usaha dan dedikasi. Namun, manfaat yang akan diraih sangatlah luar biasa, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain,” tegas mantan Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor ini.

Dede Haris Sumarno, M.M. dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Idul Fitri menjadi saat yang tepat untuk meningkatkan kecepatan, kaitannya ibadah dan kinerja. “Ibadah harus terus ditingkatkan, langkah menuju tempat bekerja merupakan ibadah. Kaitannya dengan kinerja adalah pencapaian target,” tuturnya.

Ustadz Arif Jamali Muis dalam tausiyahnya menyatakan bahwa Ramadhan 1445 H sudah kita lalui dan bulan tersebut adalah sarana untuk melatih diri kita. “Untuk melihat apakah Ramadhan berhasil atau tidak, maka dilihat setelah Ramadhan. apakah yang dilakukan selama Ramadhan itu membekas dalam diri kita,” katanya.

Lebih lanjut, Ustadz Arif menunjukkan bahwa ada beberapa hal yang harus dipertahankan pasca Ramadhan, yaitu Ramadhan mengajarkan bahwa Allah SWT hadir dalam setiap relung kehidupan dan juga Ramadhan mengajarkan kepada kita tentang nilai-nilai wasatya atau nilai Tengah. “Selanjutnya Ramadhan mengajarkan kepada kita tentang nilai-nilai kemanusiaan dan kemajuan. Ramadhan mengajarkan bagaimana kita menahan amarah, memaafkan orang lain walaupun orang tersebut tidak minta maaf kepada kita. Untuk mempertahankan momentum Ramadhan, kita harus bersungguh-sungguh dan bersabar,” ujarnya.

Ikuti tulisan menarik lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan