x

Sedang menyajikan kopi untuk diseduh

Iklan

Rahmat Asmayadi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Rabu, 5 Juni 2024 12:40 WIB

Toko Mariya, Tempat Ngopi Depan Terminal Sidoarjo

Kafe Terminal Mariya Sidoarjo ini selain bisa menghadirkan kenyamanan dan suasana asik untuk ngobrol santai

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Jika biasanya terminal identik dengan tempat pemberhentian bus atau kendaraan lainnya. Namun berbeda dengan terminal yang satu ini. Untuk kalian para penikmat kopi dengan suasana klasik, Kafe Terminal Mariya bisa dijadikan referensi tempat berkumpul bersama teman maupun keluarga. 

Toko ini tak jauh dari Stan Terminal Bis, Jalan Raya Larangan, Dusun Larangan, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Kafe yang berdiri sejak empat minggu yang lalu ini dihiasi dengan berbagai perabotan yang terbuat dari kayu sisa dari industri mebel. 

Pemilik Kafe Terminal Mariya Sidoarjo, Amir Mukminin menyampaikan kafe yang dirintis olehnya ini mengusung konsep sederhana namun penuh dengan nuansa klasik. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Kafe ini sengaja dikonsep dengan klasik bertujuan untuk mengembalikan suasana ngopi yang tenang dan nyaman. Untuk itu saya hiasi dengan perlengkapan yang terbuat dari sisa kayu dari hasil industri meubel, meski sepenuhnya masih ada yang kurang," kata Amir kepada penulis, Senin (3/6/2024). 

Dengan jam operasional mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB. Tak sedikit orang yang datang di kafe ini, Kebanyakan dari mereka memilih tempat ini karena konsepnya yang berbeda dengan kafe lainnya. 

Muda-mudi hingga orang dewasa, tak jarang juga mengajak seluruh anggota keluarga terlihat asik bersenda gurau sembari menikmati kopi yang tersedia di tempat ini, Kebanyakan dari mereka datang pada malam hari. 

Tak hanya dari kalangan rakyat biasa, kafe yang dibangun di area seluas 100 meter persegi ini juga sempat di singgahi oleh pengusaha, pelajar, mahasiswa hingga para pelaku wisata di Bumi Udang. 

Beragam jenis kopi khas Toko Mariya ada di tempat ini. Baik dari robusta maupun arabika, dengan andalan kopi robusta. Untuk harga yang ditawarkan pun cukup ramah di kantong, mulai dari Rp8-16 ribu. 

Kopi yang disajikan di Kafe Terminal Mariya Sidoarjo berasal dari swadaya mandiri. "Jadi disamping untuk kepentingan pribadi, selain itu untuk pengembangan usaha kedepan," ungkap Amir. 

Ia berharap dengan adanya Kafe Terminal Mariya Sidoarjo ini selain bisa menghadirkan kenyamanan dan suasana asik untuk ngobrol santai. Juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat di kabupaten yang berjulukan Kota Udang ini.

Ikuti tulisan menarik Rahmat Asmayadi lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler