Inovasi Biopori Mahasiswa KKN Untag Surabaya Meningkatkan Kualitas Lingkungan

Senin, 17 Juni 2024 09:42 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Surabaya, 01 Juni 2024 – Dalam pengimplentasian Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bentuk pengabdian masyarakat. Kegiatan KKN ini, mahasiswa akan dihadapkan secara langsung dengan masyarakat. Mahasiswa akan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi masyarakat dan mengevaluasi solusi terbaik yang dapat diwujudkan.
 
Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Mahmud Suyuti, Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya telah melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 12 hari pada tanggal 11 Mei 2024 sampai dengan 16 Juni 2024 di RT 02 RW 04 Kelurahan Semolowaru Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya.
 
Pada survei pra KKN ditemukan permasalahan kurangnya daerah resapan dan banyaknya sampah daun kering di jalanan. Program Kerja yang diusung ini berfokus pada pemberian teknologi tepat guna dan pemberdayaan kepada warga RT 02 RW 04 Kelurahan Semolowaru. Program biopori ini sebagai salah satu solusi untuk memecahkan keluhan warga sekitar yang sering mengalami genangan air saat intensitas hujan tinggi dan mengurangi banyaknya daun yang berguguran di jalan.
 
Dini Nur Maulina Santi, Fakultas Teknik dan Awangku Exgha Brahmana C.M, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik, sebagai pelaksana program kerja KKN ini telah melaksanakan sosialisasi pada Sabtu 01 Juni 2024 bersama bapak bapak perwakilan RT 02 RW 04 Semolowaru selaku mitra program biopori. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan teknologi tepat guna biopori. Dengan ini mereka bisa mengurangi sampah daun kering yang berlebihan dan diubah menjadi pupuk kompos padat serta menambah daerah resapan air hujan.

sumber : dokumentasi pribadi, persiapan supervisi

Pelaksanaan program kerja ini diawali dengan melakukan perakitan Pipa PVC untuk dijadikan biopori terlebih dahulu. Pembuatan pipa biopori ini menggunakan pipa PVC diameter 4 inch dengan penutup pipa pvc 4 inch dengan panjanng 1 meter. Setelah dilakukan pembuatan pipa biopori, selanjutnya dilakukan pengenalan kepada masyarakat terutama warga RT 02 RW 04 Semolowaru Kota Surabaya. Latar belakang masyarakat yang dari berbagai bidang menjadi tantangan bagi pelaksana program kerja.

Pada saat pengenalan ke masyarakat harus dilakukan secara mendetail. Dimulai dari pengenalan Lubang Resapan biopori, metode pembuatan dijelaskan ke masyarakat agar dapat memahami penerapan Lubang Resapan Biopori untuk kedepannya. Pada saat sosialisasi terkait biopori, masyarakat RT 02 RW 04 Semolowaru berantusias dengan program kerja tersebut. Dalam pelaksanaanya, program biopori ini terpasang 10 tiitik di sepanjang jalan wilayah RT 02 RW 04 Semolowaru yang mengalami genangan air paling parah.

sumber : dokumentasi pribadi, proses pemasangan biopori

Respon positif muncul dari warga RT 02 RW 04 Kelurahan Semolowaru yang berpartisipasi. Harapannya agar program kerja ini dapat menjadi inspirasi bagi program KKN di masa mendatang. Program Pengaruh Biopori Dalam Meningkatkan Keseimbangan Lingkungan Dan Kualitas Air Tanah memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif dan keberlanjutan tingkat lokal.

 

Bagikan Artikel Ini
img-content
Dini Nur Maulina

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler