Kuusap Rembulan Itu dan Kubilang Ketika Kau Tak Bilang-bilang

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Butalah cinta setelah dibutakan Butalah hati oleh cinta yang terbutakan Bagianmu bukan bagiannya Bagianku bukan bagian cintanya Temaramnya senja dimendung sore ini Bawa angin segar yang menerpa ketepian hati yang mulai bertepi Sunyinya hati terbawa mi

Ilustrasi.(doc/pri).

 

Butalah cinta setelah dibutakan

Butalah hati oleh cinta  yang terbutakan

Bagianmu bukan bagiannya

Bagianku bukan bagian cintanya

 

Temaramnya senja dimendung sore ini

Bawa angin segar yang menerpa ketepian hati yang mulai bertepi

Sunyinya hati terbawa mimpi ditidur sore nanti

Kencangnya angin menghembuskan nafas dengan nada lagu kinanti

 

Bersemilah cintamu yang kau ceritakan sendu bersama nyanyian lagu syahdumu

Aku bersama mereka para debu yang menyerbu kedustanya iming-iming Rindu

Kau bersamanya tanpa sepatah kata beranjak dari sampingku

Aku merindumu dan kabarnya kaupun merinduku dibalik punggungnya sang lembu

 

Bersemilah cintaku bersemilah rindumu aku patri hatiku oleh api dari pipa hatimu yang kau pompa dengan hitungan tak berbilang…..

Aku juga memujamu ketika ku ingat kau suci bagiku  tak terbilang

Aku tetap merindumu , disinilah rembulan itu  ku usap dikeningnya pada temaramnya malam yang tak pernah bilang-bilang,,

Buah cinta buah rindu yang kita reguk bersama ketika orang-orang disekitar kita dibilang

Abadilah cintaku untukmu ketika kusapa dimana kau berada,kau tak juga mau bilang

 

Awan itu tetap berarak ketepian senja , mentari tetap Nampak garang ketika siang sang penggembala menyiangi ilalang ….

Bersemilah  cinta bersemilah rindu ,angin tetap akan kasihkan kabar kepada gemirisiknya ilalang dipadang  itu walau Gersang…

*Tasikmalaya,2008.indonesiana.Tempo.co(07/02/2015).

Asep Rizal.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Asep Rizal

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua