x

Iklan

istifari hasan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Misteri Kopi Jadi Inspirasi

Apa yang tersimpan dibalik eksisnya kopi diberbagai kalangan, marikita nikmati suguhan kopi yang satu ini. Semoga menjadi inspirasi buat kita. #Tempo45

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Tidak asing bagi setiap kalangan apa itu kopi, jika diartikan secara sederhana ia adalah suguhan yang mencairkan suasana. Saat ini kopi menjadi misteri karna ulah sianida, yang  merenggut nyawa Wayan Mirna Salihin alias Mirna. Pelakunya jadi populer. Saya melihat dari sudut pandang yang berbeda, jika yang jadi masalah adalah pembunuhan atau kematian, justru yang menarik adalah peristiwa kopi.

Asumsi yang beredar hati-hati dengan kopi. Terus bagai mana dengan penjual kopi?, apakah mereka harus melebeli kopinya dengan kata “Bebas sianida”. Itu sangat tidak logis, tapi bisa saja realis, marikita pandang dari sejarah pencinta kopi, saya menjumpai kawan yang setiap harinya berkumpul, bercanda, berbisnis, semuanya larut membaur disuasana suguhan kopi buatan pak Ri.

Pengaruhnya sangat besar karna dengan secangkir kopi banyak kehidupan didalamnya, keluarga pak Ri bertahan hidup dari usaha warung kopi. Bagi saya. Melihat meraka pencinta kopi yang lagi duduk dibawah pohon, itu sangan istimewa. Karna disitulah peristiwa dimulai, saya melihat banyak sosok dari kopi, ada tiga banding dua, itu arinya. Tiga sendok teh gula dan dua sendok teh kopi. Itu suguhan untuk pencinta kopi yang rasanya pahit dan tidak terlalu manis, kata pak Ri. “Kopi jenis itu digemari oleh, Alif rifa’i, Agus Muslim, Puguh, Sandang Sasongko,Amir, Amin, Hadi dan terkadang juga Hamim”. Ada juga kopi empat banding dua (empat sendok teh gula dan dua sendok teh kopi) penikmatnya berbeda, diantaranya. “Heri kus, Merdi yuri, Urip, Mustakim, Antok , bejo, Joko, Khoirul anam, Ady siswanto, Dwi suprapto dan kawan-kawan yang tidak bisa saya tulis, saking banyaknya”.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hanya dengan secangkir kopi, mereka yang berbeda bersatu dimeja yang sama, menjadi peduli satu sama lain, apa yang harus ditakuti dari misteri kopi yang dibuat oleh Jesicca. Karna ulahnya. Kapolri menghimbau “Hati-hati teroris terinspirasi kopi sianida mirna”. Saya lebih memilih mereka yang tersenyum bersama, bercanda, bertukar pikiran dengan secangkir kopi, dari pada himbauan yang sangat menakutkan.

Petiklah nasehat dari kopi “Secangkir menghidupkan suasana” jika kopi bisa mencairkan suasana kenapa kita tidak bisa. Kita manusia yang menjadi pembuat dan peningkmat. Mari kita jadi kopi bagi diri sendiri yang bisa menghidupkan suasana dan menenangkan jiwa. Pesan yang tersirat dari saya.

 “Jangan halangi penikmat kopi, ada tawa yang bisa mengurangi beban”.

 

 

Indahnya ngopi bersama #Tempo45

Istiehasan. 17 Februari 2016

Ikuti tulisan menarik istifari hasan lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu