Cerita Persaudaraan TNI dengan Pendemo 4 November

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Cerita Persaudaraan TNI dengan Pendemo 4 November, Ada behind the scene dibalik Aksi Damai Umat Islam 4 November kemarin yaitu kepedulian TNI

Ada behind the scene dibalik Aksi Damai Umat Islam 4 November kemarin. Semua mata memang tertuju pada ramainya massa dan aparat keamanan yang mengawal demo. Namun ada satu peristiwa yang luput dari pantuan media, yaitu kepedulian TNI memfasilitasi massa untuk kembali ke kampung halaman masing-masing.

 Dibalik bentrokan antar pendemo dengan aparat, sesungguhnya masih ada cerita persaudaraan lain yang membuat kita tetap harus bangga dan menepuk dada sebagai bangsa Indonesia yang punya falsafah Bhinneka Tunggal Ika, berbeda tetapi tetap satu dan sungguh kita adalah bersaudara.

Seperti kisah cerita Sabtu pagi (5/11), sebagaimana kita lihat banyak sekali pendemo yang belum kembali ke daerah masing masing dan menginap di berbagai tempat di Jakarta, salah satunya adalah Masjid Istiqlal.

Salah seorang pendemo asal Purwakarta Arif mengaku bingung, karena dia ditinggal oleh rombongan bus yang membawanya ke Jakarta. Dia sempat bingung dan akhirnya kembali bermalam di Masjid Istiqlal. Disana banyak ditemui pendemo yang belum kembali dan ternyata pada saat kita mau bertanya "mengapa mereka belum kembali...?" ternyata banyak diantara mereka yang menjawab, ketinggalan bis atau uangnya sudah habis digunakan selama demo kemaren.

Mengetahui permasalahan tersebut, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan 30 bus untuk mengantar para pendemo dari luar kota yang sempat terlantar di sejumlah titik di Jakarta. Bus dengan berbagai jurusan tersebut telah diberangkatkan, pada Sabtu (5/11).

Bukan hanya Bus yang dikerahkan termasuk makanan juga disiapkan oleh TNI selama dalam perjalanan, sebagaimana tutur salah seorang pendemo "TNI memang paten, semalam saya bingung musti pulang pake apa karena waktu saya balik ke Istiqlal bis yang membawa saya dari Purwakarta sudah gak ada, saya tidak ingin meminta minta, saya harus tetap santun sebagai orang muslim.... Alhamdulillah Allah menurunkan bantuannya melalui Bapak-bapak Tentara yang menyiapkan bis untuk mengangkut saya dan teman... Pak TNI memang paling jempol... Makasih Pak Tentara"

Bagikan Artikel Ini
img-content
Cecep Sodikin

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

img-content

Terorism Is Extraordinary Crime

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua