x

Iklan

DediTink

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Kenalkan Ramadhan Si Kecil dengan 6 Langkah Sederhana Ini!

Sebagai orangtua tentunya kita berkewajiban mendidik putra putri kita untuk mengenal dan menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Berikut langkahnya:

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Ramadhan adalah bulan istimewa, kedatangan bulan spesial ini sangat dinantikan oleh umat muslim di seluruh dunia. Pasalnya bulan Ramadhan penuh dengan kemuliaan, keberkahan dan ampunan. Tidak mengherankan jika banyak umat muslim yang berlomba-lomba melaksanakan ibadah sebaik dan semaksimal mungki di bulan suci ini.  Nah, sebagai orangtua tentunya kita berkewajiban mendidik putra putri kita untuk mengenal dan menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Anak adalah aset berharga, dan sudah seharusnya kita mendidik dan mengasuh mereka dengan baik termasuk dalam hal spiritual dan agama.  Karena merekalah tumpuan kita di masa tua dan mereka pula yang akan mendo'akan kita ketika sudah tiada. 

Ingat ya, do'a anak untuk orangtuanya termasuk amal saleh yang tidak akan terputus meskipun orang tua sudah tiada.  Jadi, kita bisa mulai mengenalkan ibadah sedini mungkin kepada anak-anak, terlebih di bulan suci Ramadhan untuk bekal mereka nanti.  Berikut ini adalah tips sederhana mengenalkan ibadah Ramadhan kepada si kecil yang patut dicoba.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

1.  Memberikan penjelasan ringan tentang puasa Ramadhan

Untuk mengenalkan ibadah Ramadhan kepada si kecil, kita bisa memulainya dengan memberikan penjelasan ringan tentang puasa Ramadhan.  Termasuk juga amalan atau ibadah lainnya yang sebaiknya dilaksanakan.  Tidak perlu terlalu detail, cukup membuat anak mengerti dan membuat mereka mau melaksanakannya dengan senang hati.

2.  Memberikan contoh konkret agar anak lebih mengerti dan mau mengamalkannya

Tanpa contoh konkret, kemungkinan anak-anak kurang memahami penjelasan kita.  Agar mereka lebih paham dan bisa langsung turut serta melaksanakan ibadah sebaiknya kita memberikan contoh langsung kepada si kecil. 

Seperti misalnya menjalankan ibadah puasa dengan menahan diri untuk tidak makan dan minum sampai waktu berbuka tiba.  Menjalankan ibadah sholat 5 waktu dan sholat tarawih dengan mengajak si kecil turut serta, serta mengajarkan anak untuk menghapalkan do'a pendek sehari-hari dan mengamalkannya.

3.  Mengajak anak berpuasa sesuai dengan kemampuannya

Untuk mengenalkan ibadah puasa dan mengajak si kecil berpuasa, kita bisa menerapkan beberapa tahapan sesuai kemampuan anak, karena pada intinya mereka sedang belajar untuk berpuasa. 

Jika si kecil belum mampu berpuasa sehari maka boleh saja mereka berpuasa setengah hari dengan berbuka di waktu dzuhur dan melanjutkan puasa hingga maghrib.  Tahap selanjutnya bisa berbuka di waktu ashar dan lanjut puasa hingga maghrib sesuai kemampuan si kecil.  Jika sudah memungkinkan, mereka bisa belajar puasa sehari sampai maghrib.

4.  Menceritakan kisah teladan Nabi dan Rasul

Anak-anak akan suka dengan cerita dan kisah teladan para Nabi dan Rasul sehingga lebih mudah untuk mengenalkan ibadah pada mereka.  Kisah yang menarik dan penuh keteladanan bisa menjadi contoh bagi anak-anak sehingga mereka memahaminya dengan cara yang menyenangkan.

5.  Membiasakan anak untuk gemar bersedekah

Sedekah adalah salah satu amalan yang istimewa sehingga kita pun sebaiknya mengajak anak-anak dan membiasakan mereka untuk bersedekah.  Dengan bersedekah, anak-anak akan belajar untuk berbagi sekaligus belajar bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki.  Anak-anak juga bisa belajar untuk peduli dengan sesama dan peka terhadap lingkungan sekitar yang membutuhkan.

6.  Mengikut sertakan si kecil dalam kegiatan TPA di masjid

Selama bulan Ramadhan kegiatan TPA di masjid semakin meriah.  Selain bisa mengajarkan si kecil untuk bersosialisasi, mereka pun bisa belajar mengaji dengan cara yang menyenangkan.  Dengan belajar di TPA si kecil juga bisa belajar mencintai Al-Qur'an sejak dini sebagai bekal kehidupan mereka nanti.

Dengan membiasakan mereka untuk berpuasa sejak kecil, kita telah menanamkan pola kedisiplinan tanpa mereka sadari. Selain disiplin, anak-anak juga belajar untuk jujur dan tidak berbohong karena selama berpuasa mereka tidak boleh makan dan minum.

Meskipun ada makanan kesukaan di depan mata, mereka harus belajar menahan diri dan tidak mencuri kesempatan untuk makan atau minum secara sembunyi-sembunyi.  Belajar kedisiplinan dan kejujuran secara langsung akan sangat bermanfaat untuk pembentukan karakter dan akhlak mereka di kemudian hari.

Bekal pendidikan dan pengetahuan agama sangat penting sebagai pondasi bagi anak-anak untuk menjalani kehidupan.  Namun yang terpenting adalah bagaimana mereka bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan rasa ikhlas dan penuh keyakinan.  Nah, sebagai orang tua tugas kita adalah mengasuh, mendididk dan mengenalkan ibadah Ramadhan kepada si kecil.  Sehingga selepas Ramadhan pun ibadah lainnya bisa tetap dijalani dan diamalkan bersama si kecil.  Memiliki anak yang soleh dan solehah itu bahagianya luar biasa. Barakallah..

Ikuti tulisan menarik DediTink lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu