Meski Hampir Mati, Nenek Satu Ini Dapat Gelar Doktor

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Usia bukan menjadi halangan untuk memperoleh gelar P.h.D

Usia tua merupakan masa yang sangat rentan. Bahkan, usia ini kerap dinamai tahap persiapan untuk menjelang kematian. Belum lagi penyakit yang diderita selama masa tua. Biasanya waktu tersebut banyak digunakan oleh beberapa orang untuk menikamati masa tua dengan keluarganya.

Hal yang paling sulit dipercaya ketika masa tua ini digunakan untuk proses studi di perguruan tinggi, apalagi mengambil program S3 untuk mendapat gelar P.hD. Di inggris, ada seorang nenek yang sangat peduli tentang pendidikannya.

Peggy Styles memperoleh gelar Doktor pada bidang pendidikan di University of Bristol. Ia memperjuangkan P.hD nya bukan hal yang mudah. Banyak hal yang perlu ia jalani sehingga ia sampai menghambat studinya. Namun itu semua sama sekali tidak menyurutkan semangatnya dalam belajar. 

Seperti yang dilansir bbc.com beberapa waktu lalu, nenek yang  berumur 86 tahun ini hampir saja meninggal akibat mengidap infeksi ginjal. Namun selama proses penyembuhan ia mengorbankan studinya selama 18 bulan saat 3 tahun yang lalu. Selama itu, ia belajar untuk berjalan sampai dirinya membaik.

Dia adalah mahasiswa tertua dari sekian mahasiswa yang pernah lulus di universitas tersebut. Ia lulus studinya memakan waktu kurang lebih 8 tahun. Waktu yang cukup lama itu disebabkan penyakit yang dideritanya. Walaupun tergolong terlambat, ia sangat bahagia bisa menyelesaikan studinya.

Seperti yang diungkapkan Styles “Pihak kampus sama sekali tidak mempermasalahkan keadaan tersebut. Bahkan, mendukung  dan menunggunya sampai keadaan pulih kembali.”  Kebahagiannya itu sempurna saat studinya selesai, meskipun ia tidak ditemani oleh suaminya Jhon yang meninggal tahun 2016 yang lalu. Nenek yang menulis disertasi sampai 48.000 kata ini terinspirasi oleh  cucu laki-lakinya yang bernama oliver. Sungguh perjuangan untuk belajar dan kesabaran Styles patut kita teladani.

 

Penulis: Muchammad Arif Muchlisin - Pemerhati Anak Usia Dini dan Perguruan Tinggi

Bagikan Artikel Ini
img-content
Muchammad Arif Muchlisin

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua