x

Iklan


Bergabung Sejak: 1 Januari 1970

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Alumni Mengabdi; Mengenal IKA UNJ

Alumni Mengabdi. KARENA PENGABDIAN BUKANLAH PENGORBANAN, MELAINKAN KEHORMATAN. MENGABDI ATAU PENGABDIAN ADALAH PERSEMBAHAN DARI HATI YANG TAK PERNAH MATI.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Apa sih artinya “alumni mengabdi” ?

Mari kita simak. Alumni itu berarti lulusan perguruan tinggi. Mengabdi itu artinya berbakti, berdedikasi untuk melayani. Atau bisa disebut “membaktikan diri”. Jadi, “alumni mengabdi” itu bukan slogan apalagi hasrat. “Alumni Mengabdi” sangat jelas bermakna perbuatan, perilaku bukan hanya pemikiran. Perbuatan untuk membaktikan diri terhadap almamater, itulah substansi “Alumni Mengabdi”. Ada makna perjuangan yang sungguh-sungguh tanpa mengharapkan imbalan apapun.

 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Alumni Mengabdi.

KARENA PENGABDIAN BUKANLAH PENGORBANAN, MELAINKAN KEHORMATAN. MENGABDI ATAU PENGABDIAN ADALAH PERSEMBAHAN DARI HATI YANG TAK PERNAH MATI.

 

Voltaire, seorang penulis dan filsuf Perancis pada era pencerahan pernah bilang, “tidak ada orang-orang hebat di dunia ini, kecuali mereka yang memiliki pengabdian besar untuk kemanusiaan”

 

Maka siapapun, sama sekali tidak bisa dilepaskan dari "identitas" suatu perguruan tinggi. Di mana pun dan ke mana pun, status alumni dari suatu almamater tidak bisa diabaikan, apalagi dihilangkan. Maka setiap alumni harus peduli, harus menjadi elemen yang memberi kontribusi kepada almamaternya sendiri. Karena siapa lagi yang mau berbuat untuk “baik” kepada almamaternya kalau bukan orang-orang yang ada dan menjadi bagian dari almamater itu sendiri.

 

ALUMNI MENGABDI itu artinya alumni yang mau dan berbuat untuk menjadikan almamaternya hari ini lebih baik dari hari kemarin. Alumni yang menjadikan pengabdian

untuk "menghidupkan" tradisi akademis dan marwah pendidikan yang berkualitas sebagai sebuah kehormatan. Alumni yang cenderung berpikir dan berbuat menorehkan “prestasi” bukan “wanprestasi”; alumni yang menggoretkan “tinta emas” bukan “celotehan panas”.

 

Berangkat dari realitas pengabdian itu, IKA UNJ (Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta) periode 2017-2020 di bawah komando Ketua Sdr. Juri Ardiantoro, P.hD. dan Sekjen Sdr. Dr. Suherman Saji beserta jajarannya mengemban amanah besar untuk mewujudkan “ALUMNI MENGABDI”. Mengabdi untuk sesame alumni, mengabdi untuk nama baik dan reputasi UNJ, dan mengabdi untuk bangsa-negara.

 

IKA UNJ menyadari, sangat menyadari.

Ketika perbuatan dijalani dengan penuh kesungguhan, maka ketika itu pula kita hidup dengan penuh kelemahan. Karena tidak ada kesalahan bahkan kegagalan yang pantas dijadikan alasan. Kita hanya pantas melangkah ke depan untuk mengukir sebuah kehormatan.

 

Kampus mana yang punya “nama besar” di situ pasti ada Ikatan Alumni yang kuat. Kampus mana yang “mentereng”, karena di situ ada kumpulan alumni yang berprestasi dan berkualitas. Kampus mana yang dulunya “jelek” sekarang “bagus” karena alumninya ikut terlibat dalam “membesarkan” kampusnya sendiri.  

 

ALUMNI MENGABDI.

Sungguh tidak perlu banyak diskusi lagi. Setiap laumni harus “bergerak” untuk mewujudkan pengabdian tanpa batas. Alumni dan civitas akademika UNJ harus bersinergi untuk merealisasikan bakti kepada almamater. ALUMNI MENGABDI harus mampu mengkolaborasikan potensi dan kompetensi yang dimiliki seluruh alumni UNJ dalam satu wadah “perbuatan” yang lebih baik, yang lebih mencerahkan.

 

Bercermin dari spirit itulah, Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta atau lebih dikenal dengan IKA UNJ berkomitmen kuat untuk merealisasikan “ALUMNI MENGABDI”. Maka IKA UNJ mengajak semua alumni UNJ dan civitas akademika UNJ untuk bergerak bersama agar mampu memberi manfaat kepada orang banyak.

 

Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ), sebelumnya bernama IKA IKIP Jakarta yang berdiri pada 20 September 1969 (48 tahun). Berubah menjadi IKA UNJ pada Mubes ke-IV pada Juni 2000. IKA UNJ beranggotakan lulusan FKIP UI, Sekolah Tinggi Olahraga (STO), IKIP Jakarta dan kini menjadi Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Hingga kini, alumni UNJ diperkirakan mencapai lebih dari 110.000 alumni. Sungguh, menjadi kekuatan yang bila dapat disinergikan dan diwadahi untuk memberi pengabdian kepada alamamater. Sebagai organisasi nirlaba, IKA UNJ bertujuan meningkatkan peran aktif dalam pengembangan tri dharma perguruan tinggi dan pengembagan kajian dan pemikiran di bidang pendidikan dan keguruan di Indonesia.

 

IKA UNJ adalah salah satu wadah ikatan alumni eks lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) yang menjadi simbol representasi “nafas pendidikan dan keguruan” di Indonesia.

 

Setelah dilantik pada 8 September 2017 di Kampus UNJ Rawamangun dan Rapat Kerja hingga 9 September 2017 di Hotel Grand Cempaka Jakarta, IKA UNJ kini fokus untuk menegakkan “kehormatan” melalui program kerja yang telah disusun menjadi sebuah karya nyata. Tidak mudah memang, namun bukan berarti tidak bisa. Tidak gampang, tapi bukan berarti malah mengambang.

 

IKA UNJ harus wujudkan “Alumni Mengabdi”

Badan Pengurus Harian (BPH) IKA UNJ bersama 10 perangkat kepengurusan di bidang: 1) Organisasi dan Database Anggota, 2) Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga, 3) Wirausaha dan Bisnis, 4) Pengabdian Masyarakat, 5) Media, Publikasi dan Informasi, 6) Pengembangan Pendidikan dan Kemanusiaan, 7) Riset dan Pengembangan IPTEK, 8) Kebijakan Publik, Hukum dan Advokasi, 9) Kerohanian, Olahraga dan Seni Budaya, dan 10) Pendidikan & Latihan dan Pengembangan harus bergerak, bergerak lagi, dan bergerak terus.

 

IKA UNJ kini tidak sedang bermimpi. Tapi sedang ditantang untuk membuktikan pengabdian dan kehormatan guna meningkatkan reputasi dan citra almamater sebagai salah satu perguruan tinggi berkualitas di Indonesia. Karena suka tidak suka, UNJ adalah salah satu perguruan tinggi negeri yang ada di Jakarta, yang harus menjadi barometer keilmuan dan tradisi akademik yang mempuni.

 

ALUMNI MENGABDI BUKANLAH SLOGAN TAPI PERBUATAN.

Maka hari ini dan hari-hari kedepan, tidak ada lagi yang perlu didiskusikan. Kita hanya butuh ada satu kata untuk “BERGERAK”. Tidak ada lagi LAWAN, karena semua di sekitar kita adalah KAWAN.

 

Alumni Mengabdi itu bukan SENSASI tapi SUBSTANSI. Bukan “wanprestasi” tapi “prestasi”. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?

 

Salam IKA UNJ nan ciamikk, selamat alumni mengabdi #IKAUNJ #AlumniMengabdi

Ikuti tulisan menarik lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu