x

Iklan

Nina Angelia

Traveler
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

8 Pemuda Potensial di Indonesia

Profil 8 (delapan) orang pemuda potensial di Indonesia

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Peran pemuda selalu penting. Tak heran jika banyak slogan dan ungkapan terkait pemuda seperti "pemuda harapan bangsa", "pemuda tonggak revolusi", "pemuda mengguncang dunia", dan lain-lain.

Tentu Indonesia sebagai negara besar tidak pernah kekurangan stok pemuda. Saat ini ada banyak pemuda yang berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari lingkungan, bahkan hingga politik. Mau tahu siapa saja 8 (delapan) pemuda potensial? Berikut profilnya:

 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

1. Benny Fajarai (Pontianak)

Pemuda berusia 25 tahun ini menjadi co founder sekaligus CEO situs qlapa.com. Dirinya masuk dalam '30 Under 30 Asia' yang dirilis oleh Forbes. Prestasi yang didapatkan oleh Benny Fajarai turut membuat bangga seluruh anggota keluarganya, termasuk orang tua Benny.

Ketertarikannya pada dunia IT sudah terlihat ketika memasuki sekolah menengah pertama. Benny dulu pernah bekerja sambilan sebagai penjaga warnet di dekat tempat tinggalnya di kawasan Perdana.

2. Muhammad Al Amin (Makassar)

Kepala Departemen Advokasi dan Kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulsel ini mendapat kesempatan menginjakkan kaki di benua Amerika. Dirinya berada di Mexico untuk mengikuti pertemuan aktivis lingkungan hidup se-Asia Pasifik yang terhimpun dalam Friends of Earth Asia Pasifik.

Pemuda asal Bone ini juga mengikuti School of Sustainability mulai 2 hingga 5 Oktober 2017. Pertemuan ini akan membahas masalah lingkungan hidup di kawasan Asia Pasifik. Di antaranya persoalan climate justice (keadilan iklim), bencana ekologi, green ekonomi, dan kebijakan publik terkait lingkungan hidup.

3. Hafiza Elvira (Jakarta)

Menjadi sukses tidak cukup, kita juga harus bermanfaat bagi orang lain. Itulah yang dapat terlihat pada diri Hafiza Elvira. Fiza adalah seorang socialpreneur muda pemimpin Nalacity Foundation yang memberdayakan  ibu-ibu penderita kusta untuk bekerja dengan membuat jilbab unik khas Nalacity.

4. Muhammad Ahsin (Demak)

Tambak terbengkalai, kemiskinan, dan ketidakpedulian masyarakat terhadap lingkungan adalah pemandangan pasca runtuhnya usaha tambak di Desa Purworejo. Abrasi yang kian menggerus pesisir desa dan menenggelamkan sebagian tambak belum mampu membangunkan mereka dari tidur panjang masa lalu.

Ahsin tergerak untuk membangunkan tidur panjang para petani, bermodal nekad dan keyakinan bahwa lingkungan harus segera diperbaiki. Dari rumah ke rumah, dari warung ke warung, ia mulai mengajak orang-orang bergerak menyelamatkan lingkungan. Ia menawarkan bahwa menanam mangrove adalah salah satu solusinya. Hasilnya? Ahsin hanya dianggap anak kemarin sore oleh petani tambak yang didominasi kalangan tua. Tidak sedikit yang menyebutnya sebagai orang gila. Mereka mencemooh dan menganggap menanam mangrove adalah pekerjaan pengangguran yang tidak ada gunanya.

Namun Ahsin muda tidak putus asa. Saat ajakannya bertepuk sebelah tangan, alih-alih menyurutkan langkah, Ahsin justru semakin mantab. Ia mulai menanam mangrove sendiri. “Kalau bukan saya yang memulai siapa lagi?” katanya.

5. Patriot Muslim (Depok/Jakarta)

Saat ini Patriot tercatat sebagai calon anggota legislatif yang diusung oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia memandang anak muda saat ini perlu mengambil alih parlemen. Lulusan Universitas Indonesia (UI) ini telah mempunyai pengalaman di berbagai organisasi, antara lain BEM UI, HMI UI, HMI Depok, dan lain-lain.

Patriot pernah bekerja sebagai Asisten Komisioner Panwaslu Kota Depok. Ia juga merupakan salah satu inisiator Indonesia's Youth Forum for Renewable Energy and Energy Efficiency yang didukung penuh oleh Kementerian ESDM.

6. Akbar Restu Fauzi (Banyumas)

Akbar merupakan Kepala Sekolah Bhinneka Ceria, sebuah perpustakaan dan sekolah rakyat di Purwokerto. Ia dan kawan-kawannya mencoba menyediakan ruang alternatif yang dapat menjadi titik temu antara mahasiswa dengan masyarakat untuk berdaya, berjuang dan belajar bersama. Tak heran nama Akbar dan Bhinneka Ceria cukup dikenal luas oleh masyarakat Puwokerto hingga saat ini.

Belum lama ini dirinya bergabung dengan Perkumpulan Pamflet, sebuah organisasi non-profit yang mendorong partisipasi anak muda dalam pembangunan pada berbagai sektor.

7. Randi Anoma Putra (Bengkulu)

Randi tergabung dalam Pelopor Penangkapan Ikan Sidat Liar (PPILAR), dengan anggota sebanyak 20 orang nelayan, dimana ada 15 orang di kota Bengkulu, 2 orang di Bengkulu Utara dan di Bengkulu Selatan 3 orang. Apresiasi yang patut mereka raih yaitu, atas perjuangan mereka dalam mensosialisasikan penangkapan ikan sidat ramah lingkungan dengan alat tradisional bubu, kepada nelayan yang berada di kawasan Desa Rawa Makmur dan Argamakmur Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Perhatian mereka terhadap penangkapan ikan sidat liar ini, karena selama ini nelayan tradisional banyak yang menangkap ikan sidat menggunakan alat setrum. Sedangkan ikan Sidat yang ditangkap menggunakan setrum dalam keadaan mati, harganyapun sangat rendah, berkisar Rp 20 ribu perkilogramnya.

Dalam perjuangannya, Randi memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar populasi Ikan Sidat dapat terus bertahan di perairan Bengkulu, dengan melepaskan sebagian Ikan Sidat yang sudah dibesarkan ke muara sungai.

Kini, ia sedang menjadi finalis dalam ajang Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2017.

8. Tata Muda Taqwa (Banda Aceh)

Tata menjabat sebagai Ketua Umum Satuan Pemuda dan Mahasiswa Hanura Provinsi Aceh sejak 2017. Belum lama ini dirinya mendapat sorotan karena memprotes salah satu pernyataan Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang dinilai kontroversial.

 

Demikian profil singkat 8 pemuda potensial pada berbagai bidang di Indonesia. Ada yang anda kenal?

Semoga seluruh pemuda Indonesia bisa senantiasa berkontribusi untuk bangsa dan negara. Amien.

Ikuti tulisan menarik Nina Angelia lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Menggenggam Dunia

Oleh: Indrian Safka Fauzi (Aa Rian)

Selasa, 9 April 2024 13:46 WIB

Terkini

Terpopuler

Menggenggam Dunia

Oleh: Indrian Safka Fauzi (Aa Rian)

Selasa, 9 April 2024 13:46 WIB