x

Ilustrasi kurang tidur karena ponsel. time.com

Iklan

Olivia Tan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Selamat Ulang Tahun, SMS! Pesan Teks Berumur 25 Tahun

kelahiran salah satu bentuk yang paling populer komunikasi mobile: pesan teks SMS. Pada tanggal 3 Desember 1992, di dunia pertama kali teks pesan terkirim.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Menandai kelahiran salah satu bentuk yang paling populer komunikasi mobile: pesan teks SMS. Pada tanggal 3 Desember 1992, di dunia pertama kali teks pesan terkirim. Pantas, mengingat waktu dan tahun itu, tertulis, "Merry Christmas" laporan TechSpot.

Pesan teks pertama dikirim oleh Neil Papworth melalui jaringan Vodafone GSM. Pada waktu itu, ponsel tidak mampu mengirim teks, sehingga Papworth mengetik pesan pada komputer dan mengirimkannya ke Orbitel 901.

Pesan teks memerlukan beberapa saat untuk diikuti, karena operator A.S. mengenakan tarif teks dan popularitas layanan IM yang lebih tinggi, seperti AIM yang akan segera dinyalakan. Pada tahun 2012, pengguna ponsel di Inggris mengirim 151 miliar teks per tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, angka tersebut telah turun. Pada 2017, pengguna di Inggris hanya mengirim 66 miliar pesan teks.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Elizabeth Bruton, dari Science Museum di London, mengatakan kepada Sky News bahwa dia yakin pesan teks berfungsi sebagai salah satu prekursor smartphone karena memperluas kemungkinan penggunaan ponsel. Sebelum munculnya SMS, telepon seluler hanya ponsel, namun SMS menawarkan sekilas tentang apa yang akan terjadi pada suatu ponsel.

"Untuk pertama kalinya kami memiliki telepon seluler yang lebih dari sekadar telepon seluler literal, bergerak melampaui komunikasi suara ke aplikasi spektrum seluler yang baru - untuk mengirim pesan teks secara harfiah," kata Bruton. "Dan kita bisa melihat kelanjutan sampai hari ini ketika kita memiliki ratusan ribu aplikasi di smartphone kita. Jadi SMS bisa dianggap sebagai langkah awal menuju smartphone modern. "

Texting lebih dari sekedar memengaruhi kenaikan smartphone - kita juga bisa melihat pengaruh sistem tersebut dalam keputusan Twitter untuk membatasi tweet menjadi 140 karakter meski platform baru-baru ini menggandakan angka tersebut.

Hari ini, texting menurun sebagaimana SMS yang telah digantikan oleh aplikasi Facebook Messenger, WhatsApp dan iMessage. Tapi texting tetap populer karena betapa mudahnya menggunakan. Anda tidak perlu Wi-Fi atau sambungan data untuk mengirim teks. Anda hanya perlu sel layanan dan beberapa karakter.

Ikuti tulisan menarik Olivia Tan lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu