x

Iklan

Maydelin Tandipuang

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Food Explore 11 UPH: Hadirkan Lomba Inovasi Bersyarat

Mengangkat bahan pangan lokal Inodesia, mahasiswa Prodi Teknologi Pangan UPH adakan lomba Inovasi Bersyarat sebagai rangkaian kegiatan Food Explore 11 2018

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan Universitas Pelita Harapan (UPH) kembali mengadakan kegiatan tahunan Food Explore dengan salah satu rangkaian acaranya, lomba Inovasi Bersyarat. Lomba ini diikuti oleh enam Sekolah Menengah Atas (SMA) yang terdiri dari sembilan tim dengan sembilan produk inovasi dari bahan baku utama pilihan antara leunca atau daun pepaya.

Digelar pada Kamis, 1 November 2018, lomba ini berlangsung meriah. Para peserta membuat produk inovasi dengan kreativitasnya masing-masing. Penilaian pun didasarkan pada penilaian proposal, presentasi, produk, video, dan tampilan booth masing-masing. Tiap tim wajib menyediakan produk yang telah dibuat untuk disuguhkan kepada para pengunjung yang hadir. Nantinya, para pengunjung tersebut bisa memilih produk pilihan mereka yang akan meraih juara favorit. Dalam tiap kunjungan, biasanya setiap tim akan menjelaskan bagaimana konsep produk mereka dan bagaimana proses pembuatan produk tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh tim dari SMA Atisa Dipamkara yang memilih untuk membuat es krim & cookies dari bahan leunca. Ada pula tim dari Bina Nusantara School (Team B) yang membuat Salted Egg Papaya Chips dengan nama produk Papaylicious. Ada pula tim dari SMA Tarsisius I yang membuat inovasi bakso daging sapi dengan campuran daun pepaya agar bisa disukai oleh anak-anak.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Beberapa anggota tim peserta yang mengikuti lomba ini berencana untuk melanjutkan pendidikan di Prodi Teknologi Pangan.

"Saya mulai memikirkan untuk mengambil Prodi Teknologi Pangan saat kuliah nanti, dan UPH menjadi salah satu pilihan utama karena kualitasnya yang sudah diketahui masyarakat," ungkap Natasha, siswi kelas XII SMA Tarsisius I. (it)

Ikuti tulisan menarik Maydelin Tandipuang lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Puisi Kematian

Oleh: sucahyo adi swasono

Sabtu, 13 April 2024 06:31 WIB

Terkini

Terpopuler

Puisi Kematian

Oleh: sucahyo adi swasono

Sabtu, 13 April 2024 06:31 WIB