x

Iklan

Ende Pancasila

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Senin, 19 Agustus 2019 07:11 WIB

HUT RI Ke - 74 : Tingkatkan Pembangunan Dun Tana Lewoingu Menuju Desa Membangun Kota Menata

Saat ini desa kita telah berusia 9 tahun 4 bulan dalam membangun kemandirian sebagai salah satu desa yang ada di Flores Timur. Untuk itu, mari kita syukuri pembangunan yang telah ada ini dan semakin baik dalam melangkah ke depannya

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

FlORES - LARANTUKA. Pelaksanaan kegiatan dalam merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74 di Lingkungan Desa Dun Tana Lewoingu, Kecamatan Tite Hena, Kabupaten Flores Timur dilakukan sangat meriah. Ada berbagai kegiatan menuju puncak acara pada apel 17 Agustus, termasuk Tos Kenegaraan yang dilakukan pada Juma’t malam (16/08) sesuai kearifan lokal desa tersebut.

Kepala Desa Dun Tana Lewoingu, Donatus S. Lein, dalam sambutannya mengatakan Tos Kenegaraan sesungguhnya hanya dilakukan di pusat, sedangkan pelaksanaan di daerah hanya sebatas sambung rasa yang berkaitan dengan kearifan lokal.

Dia mengatakan tema besar HUT RI Ke – 74 secara nasional tahun ini "SDM Unggul Indonesia Maju" merupakan tema yang relevan dengan visi misi Kabupaten Flores Timur “Desa Membangun Kota Menata”. Dan itu sesuai dengan program Nawacita Pemerintahan Jokowi yaitu membangun dari desa/pinggiran, sehingga tema besar ini telah mencakup seluruh pembangunan yang ada di Desa

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dun Tana Lewoingu.

“Saat ini desa kita telah berusia 9 tahun 4 bulan dalam membangun kemandirian sebagai salah satu desa yang ada di Flores Timur. Untuk itu, mari kita syukuri pembangunan yang telah ada ini dan semakin baik dalam melangkah ke depannya,” kata Kades Donatus.

Kades Donatus Lein mengatakan pembangunan desa merupakan tanggungjawab seluruh masyarakat, sehingga partisipasi setiap warga dalam membangun desa merupakan sebuah kewajiban sebagai wujud nyata dalam mengisi kemerdekaan ini.

 

“Kita sudah sama-sama membangun desa tapi masih banyak hal yang kita belum lakukan untuk membangun desa ke arah yang lebih maju. Apakah kita tetap statis seperti ini ataukah akan menjadi lebih maju? Semua kembali kepada masyarakat penghuni desa ini,” kata dia.

Kades Lein juga menyinggung soal stunting yang saat ini menjadi salah satu persoalan di Kabupaten Flores Timur. Desa Bun Tana Lewoingu telah mampu mengekang angka stunting, dimana desa ini memiliki angka 68% dari 23 balita yang terdata dan turun menjadi 5 balita di tahun 2019 ini.

“Ini menjadi tantangan kita bersama daan ke depan kalau boleh turun lagi di bawa angka itu,” imbuh Kades Lein.

Donatus menekan perlunya pola hidup sehat bagi masyarakat agar dapat membangun desanya dengan baik dan tetap bersemangat mengisi kemerdekaan ini. “Sehat berarti unggul untuk membangun dengan baik karena dalam jiwa yang sehat terdapat raga yang sehat. Kita optimis di tahun 2020 nanti stunting sudah tidak ada lagi di desa ini,” ujar dia.

Diakhir sambutannya dia meminta seluruh masyarakat Dun Tana Lewoingu bersama-sama untuk berpartisipasi aktif mengelolah Dana Desa, mulai dari tahap perencanaan sampai evaluasi. Hal itu untuk mencegah dan mengurangi penyalahgunaan dana tersebut.

“Saya pastikan pengelolaan keuangan desa, kami lakukan secara baik karena selama ini pengelolaan dilakukan secara bersama dengan masyarakat. Ini era transparansi. Peran masyarakat sangat penting untuk menghindari tindakan yang koruptif,” ucap Kades 2 periode ini.

Sementara itu, Fransisksus D. Teluma, Ketua Panitia HUT RI Ke - 74 tingkat Desa Dun Tana Lewoingu dalam kesempatan itu melaporkan berbagai kegiatan dalam memeriahrayakan HUT RI ini telah dilaksanakan dengan berbagai lomba. Beberapa item kegiatan yang telah dilombakan adalah; Pertandingan Bola Kaki, Voley Ball, Bola Ria, Tarik tambang, Baca puisi, Joged berpasangan, Teras, Karaoke, Fashion show, Gerak jalan, Kebersihan Lingkungan, Junjung botol anak2 pa/pi dan orang dewasa pa/pi dan Lari karung antar dusun anak2 dan orang dewasa.

“Mari kita maju dengan keyakinan yang kuat, Sang Saka Merah Putih terus berkibar di setiap hati kita. Mari kita bekerja bersama–sama menuju Dun Tana Lewoingu yang makmur dan jaya,” tutur Fransiskus optimis.

Demikian halnya tokoh muda Dun Tana Lewoingu yang ditemui media, Damsi Tukan menyatakan bersyukur dan berterima kasih atas kerja keras dan kerja cerdas panitia yang telah berupaya untuk melaksanakan semua kegiatan dengan baik. Semua kesuksesan ini dapat dilakukan atas kerjasama yang baik antara panitia dengan masyarakat karena dalam kebersamaan dan kesatuan.

“Selaku anak lewo, saya ucapkan profisiat dan terima kasih untuk pemerintah desa dan panitia yang telah melakukan yang terbaik bagi Dun Tana Lewoingu. Kita harus bersatu untuk membangun Lewotana yang mandiri, maju dan makmur,” kata Damsi. (welano)*

Ikuti tulisan menarik Ende Pancasila lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler