Joke Kodian Politik Indonesia - Urban - www.indonesiana.id
x

Image by <a href="https://pixabay.com/users/RyanMcGuire-123690/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=371238">Ryan McGuire</a> from <a href="https://pixabay.com/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=371238">Pixabay</a>

Hasan Aspahani

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 30 November 2019 14:48 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Joke Kodian Politik Indonesia

    Joke kodian adalah joke daur ulang. Tak jelas siapa penulisnya. Tetapi lucu. Diceritakan dengan penyesuaian di sana sini.

    Dibaca : 3.279 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    MULAI tahun depan penganggur akan digaji oleh negara. Para anggota DPR senang.

    "Akhirnya ada juga dasar hukum dan alasan negara menggaji kita..."

     

    *

     

    LELAKI perlente itu keluar bar, merokok. Tiba-tiba seorang bersebo menodongnya.
    "Serahkan semua uangmu..."
    "Eh, kamu tahu saya ini anggota DPR?"
    "Oh, kalau gitu, kembalikan semua uangku."

     

    *

     

    MASA reses, anggota DPR berkunjung ke dapilnya, menemui konsituen.

    "Apa yang Anda butuhkan?"

    "Ada 2. Di sini ada rumah sakit, tapi doktor tak ada, Pak."

    Dia lalu menelepon. "Oke, beres. Besok akan dikirim doktor. Masalah lain?"

    "Di sini tak ada sinyal telepon, Pak."

     

    *

     

    SEORANG anggota DPR menemui pemilihnya di daerah pemilihannya.

    Ia berpidato, "kami ingin menjadi seperti matahari bagi rakyat..."

    Seorang lelaki memotong, "bagus! Terus ngapain ke sini? Sekarang pergilah, 149,6 juta kilometer dari bumi ini!"

     

     

    Image by Ryan McGuire from Pixabay

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Surya Ningsi

    5 hari lalu

    Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik

    Dibaca : 14.079 kali

    Pembelajaran di masa pandemi covid-19 menuntut guru untuk selalu kreatif dan inovatif dalam membelajarkan peserta didik. Selain guru harus menyiapkan rancangan pembelajaran, melakukan kegiatan pembelajaran, evaluasi dan penilaian, guru juga dituntut untuk terampil menggunakan teknologi agar mampu menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Salah satu strategi yang dapat dilakukan guru untuk menjawab tantangan tersebut adalah melakukan pembelajaran yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik. Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom mendukung program pemerintah untuk mewujudkan merdeka belajar. Setiap peserta didik diberikan kebebasan untuk mempelajari materi melalui literasi, didukung oleh bahan ajar yang beragam bentuknya disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik dan diekspresikan dalam wujud produk sebagai bentuk kolaborasi, kreativitas dan inovasi peserta didik yang dapat menginspirasi banyak orang. Guru hanya memfasilitasi kebutuhan peserta didik yang beragam dengan melihat keunikan dan potensi dalam diri masing-masing peserta didik. Tidak adanya paksaan, sanksi dan reward dalam pembelajaran ini mendorong peningkatan motivasi belajar peserta didik yang berdampak pada peningkatan prestasi belajar peserta didik.