Kuliah Perdana Sekolah Lansia URINDO - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Kuliah Perdana Sekolah Lansia URINDO

Muda Freshy

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 19 Oktober 2019

Rabu, 22 Januari 2020 15:50 WIB
  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Kuliah Perdana Sekolah Lansia URINDO

    Dibaca : 445 kali

    Gemuruh riuh diselingi tepuk tawa riang gembira terdengar saat pelaksanaan kuliah perdana Sekolah Lanjut Usia Urindo pada Rabu 22/01. Acara tersebut menjadi luar biasa karena 25 mahasiswa yang hadir ternyata bukan mahasiswa biasa namun merupakan warga masyarakat berusia 60 tahun ke atas

    Pembukaan Kuliah Perdana Sekolah Lanjut Usia Urindo dilaksanakan di Kampus A Universitas Respati Indonesia, Jakarta, dihadiri Kepala Sekolah Lansia Urindo Dr. Tri Suratmi, Direktur Cefas Dr. Sudibyo Alimoeso, MA, Rektor Urindo Prof. Dr. Tri Budi Rahardjo, drg, MS, serta para dosen yang berasal dari praktisi kesehatan dan psikologi.

    Program Sekolah Lansia ini merupakan tindaklanjut Urindo setelah diresmikan Menteri Sosial RI sebagai Sekolah Ramah Lansia pada 26 September 2019. Serta sebagai upaya nyata dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat terutama kalangan usia lanjut salah satunya adalah dengan membantu lansia dalam memulihkan dan mengembangkan fungsi sosialnya melalui sekolah nonformal

    Sekolah Lansia Urindo adalah bagian dari program Pusat Kajian Keluarga dan Kelanjutan Usiaan Universitas Respati Indonesia yg dikenal dengan CeFAS akan berusaha secara aktif berkontribusi dalam peningkatan kemampuan keluarga dan masyarakat agar mampu mendampingi lansia yg sudah tidak mampu merawat dirinya sendiri dan memerlukan bantuan untuk menjalankan kehidupan sehari-hari

    semangat mahasiswa sekolah lansia Urindo

    Dalam sekolah lansia, peserta akan mendapatkan berbagai materi, antara lain, kesehatan jiwa lansia, komunikasi efektif, konsep sehat, gizi pada lansia, pegembangan diri melalui hobi yang diminati masing-masing peserta. Proses belajar dilakukan selama 12 tatap muka, dengan pendekatan aktif partisipatif dan dalam kondisi yang menyenangkan.

     

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.