Dampak Covid-19, Masyarakat Kecil dan Driver Ojol Tertekan

Jumat, 10 April 2020 11:56 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Virus Corona atau Covid 19 sangat berdampak pada semua aspek dan sangat rentan berdampak kepada masyarakat kecil dan Ojol. Work From Home dan Social Distancing menjadi hal yang harus dilakukan saat ini. Masyarakat Kecil dan Driver Ojol terkadang bingung dan tidak bisa berdiam diri dirumah karena harus mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Oleh :

Amelia Amala (IK2B)

Fakultas Komunikasi dan Desain

Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menyatakan bahwa virus corona (covid-19) sebagai Pandemic Global pada hari Rabu (11/03/2020). Work from Home dan Social Distancing kini menjadi sesuatu hal yang harus dilakukan. Ini terjadi karena meningkatnya jumlah kasus positif Corona atau COVID 19 di Indonesia.

Pandemik ini berdampak dan sangat rentan terhadap masyarakat kecil yang tidak bisa berdiam diri dirumah karena harus mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan. Selama diberlakukan Work From Home, banyak masyarakat kecil yang meminta jaminan kebutuhan pokok selama dua minggu.

Hal itu dikatakan oleh Azhary, seorang ibu rumah tangga dan sekaligus penjual jus, “iya neng, gara-gara corona semua bahan-bahan pada naik. Belum lagi harus diam dirumah. Jadi saya juga agak takut untuk belanja ke Pasar. Apalagi kiwi dan buah apel merah, di Pasar harganya udah mahal-mahal," kata dia. 

Ia mengharapkan pandemi ini segera berakhir dan dengan cepat diatasi. Perubahan harga yang sangat melonjak di pasaran membuat dagangan ibu Azhary ini mengalami kenaikan harga yang cukup tingg dan menginginkan ada jaminan kebutuhan pokok.

‘’ Karena semua harga buah-buahan naik dipasar, harga jus saya juga naik belum lagi gula yang lumayan langka dicari,” Kata Ibu Azhary.

Pandemi ini menjadi ancaman dan beresiko terhadap masyarakat kecil. Tidak semua orang bisa diam dirumah karena harus memenuhi kebutuhan sehari-harinya. ‘’Saya harus berjualan neng, bantu suami juga cari uang. Suamikan kerjanya cukur rambut itu juga kadang rame kadang sepi. Saya juga gak bisa keluar rumah lama-lama’’

Ibu Azhary menuturkan pendapatnya bahwasanya ia setuju dengan diadakannya Work From Home atau berdiam diri dirumah untuk memutus rantai penyebaran virus corona ini. Namun, Ibu Azhary mengungkapkan kekecewaannya terhadap kenaikan harga di Pasar yang diakibatkan karena Panic Buying.

‘’iya itu gara-gara semua orang pada ngeborong bahan-bahan di Pasar jadinya susah dan langka buat buah-buahan untuk jus. Saya harus cari kebanyak Pasar. Biasanya sih cuman di satu tempat aja,’’ ungkapnya.

Selain itu, dampak pandemik ini juga dirasakan oleh Anis Suryana seorang Ojek Online yang harus bekerja ditengah wabah ini. Melalui pemilik akun Twitter @raharjaaaa ia membagikan pengalaman nya menggunakan Ojek Online  tersebut pada tanggal 23 Maret 2020.

‘’ Thank you bapak Gojek. Engga ngerti lagi, disituasi gini (virus corona) + hujan. Bapak ini ttp masih mau kerja ngojek. Sampe rumah tiba-tiba dia nanya, ‘’jual nasi?,’’ kebetulan aku punya warung makan nasi goreng dll’’ tulisnya.

Kepedulian Netizen Kepada Gojek melalui akun twitter @raharjaaaaa

Pemilik akun Twitter @raharjaaaaa menuliskan kembali Thread nya dan menunjukkan kepeduliannya terhadap Ojek Online yang sudah mengantarkan pesanannya. Terlihat didalam foto bahwa ojek online tersebut harus menahan kedinginan dan kelaparan sambil menunggu orderan selanjutnya.

‘’Aku lapar banget,’’ alhasil aku bilang ada nasi goreng pak, saya buatin ya. Langsung deh bapak itu makan dengan lahap. Gak aku kasih bayar yaa. Stay Strong pak!! Malu kadang masih muda saya banyak ngeluh @gojekindonesia #dirumahaja’’.

Thread Twitter ini di Retweet sebanyak 737 orang dan 1,124 orang yang menyukai. Banyak respon positif dan mendoakannya. Semua orang yang mengalami dampak dari pandemik ini menginginkan agar pandemik ini segera berakhir dan melakukan kegiatan seperti biasa tanpa ketakutan.

       
       
 

 

Bagikan Artikel Ini
img-content
Amelia A

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua