Tidak Usah Khawatir, Menko PMK Pastikan Data Penerima Bansos Transparan - Analisis - www.indonesiana.id
x

Ilustrasi penyerahan bantuan sosial (bansos). Antara

Yanuar Nurcholis Majid

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 21 Agustus 2019

Senin, 27 April 2020 17:12 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Tidak Usah Khawatir, Menko PMK Pastikan Data Penerima Bansos Transparan

    Di tengah Pandemi Virus Corona rakyat Indonesia sudah merasakan dampaknya. Terutama dampak perekonomian dan sosial.

    Dibaca : 1.814 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Di tengah Pandemi virus corona rakyat Indonesia sudah merasakan dampaknya. Terutama dampak perekonomian dan sosial.

    Semua elemen masyarakat sudah banyak yang turun membantu, paling tidak untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak wabah virus corona atau Covid-19.

    Tapi tenang, Pemerintah sudah memproses bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 ini di daerah yang menerapkan PSBB. Bantuan sosial dari pemerintah cukup lumayan banyak dan besar. Dengan harapan penyaluran bantuan tersebut tepat sasaran.

    Harapan pun sudah terjawab. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengawal pelaksanaan program bantuan sosial (bansos) pemerintah untuk masyarakat terdampak Covid-19 sehingga berjalan efektif dan tepat sasaran.

    Menko PMK Muhadjir Effendy memastikan data-data penerima bansos transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

    Bagi keluarga miskin dan rentan yang belum masuk dalam DTKS selanjutnya harus dimasukkan dalam DTKS.

    Tapi harus juga ada inisiatif dari pemerintah daerah untuk memasukkan keluarga miskin dan rentan yang terdampak Covid-19 yang tidak tercakup dalam DTKS.

    Sehingga, bantuan sosial bisa tersalurkan berjalan efektif dan tepat sasaran. Kalau sudah ada langkah seperti itu dari pemerintah. Insya Allah bantuan tersebut tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Sisi lain pemerintah pun sangat serius dalam penanganan dan dampak dari Covid-19. Sampai sampai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut serta mengawal program penyaluran dana bansos Pandemi Corona.

    Bahkan KPK mengoptimalkan sembilan Koordinator Wilayah (Korwil) KPK, Inspektorat Kementerian/Lembaga, dan Kabupaten/Kota.

    Ikuti tulisan menarik Yanuar Nurcholis Majid lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.