Seni Pertunjukan Sebagai Identitas Lokal - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Penari membawakan tarian 'Tonduk Majang' saat pembukaan kejuaraan sepak bola Piala Gubernur Jatim di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Bangkalan, Jawa Timur, Senin (10 Februari 2020). Antara

Uswah Hasanah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 21 Mei 2020

Selasa, 26 Mei 2020 12:47 WIB
  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Seni Pertunjukan Sebagai Identitas Lokal

    Dibaca : 577 kali

    Pentingnya identitas harus dimiliki oleh manusia diungkapkan oleh Jeefrey Weeks, menurutnya identitas adalah tentang belonging, tentang persamaan dengan sejumlah orang dan apa yang membedakan individu dengan individu lainnya, singkatnya identitas menjadi hal yang harus dimiliki oleh setiap manusia. Identitas memberi individu rasa tentang lokasi pribadi, inti yang stabil bagi individualitas.

    Dengan demikian identitas akan selalu melekat pada setiap individu dan identitas akan terus dijaga untuk menjalani hidupan bermasyarakat. Maka dapat dikatakan bahwa identitas merupakan hal yang vital keberadaannya menjadi sesuatu yang penting bagi setiap individu.

    Dalam menjalani keberagaman hidup, manusia membutuhkan identitas lokal untuk menandai eksistensi mereka. Identitas lokal menjadi sebuah wujud kekayaan dan kearifan lokal. Identitas lokal masyarakat tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan, ciri budaya dapat terlihat dari kesenian tradisional yang dimiliki karena karakter dan filosofi hidup masyarakat.

    Kesenian tradisional hadir sebagai simbol dari identitas suatu masyarakat dengan menampilkan ciri khas dari suatu masyarakat. Kesenian tradisional memiliki bentuk yang bermacam-macam, ada yang menggabungkan antara tari dan musik, nyanyian dan musik, dan lain sebagainya. Hadirnya kesenian tradisional mendorong interaksi antar masyarakat untuk lebih mengetahui karakter dari keberagaman bangsa.

    Seni pertunjukan tradisonal menjadi ungkapan untuk mengekspresikan rasa keindahan dari identitas manusia. Seni pertunjukan menjadi hasil ekspresi hasrat manusia akan keindahan dengan latar belakang tradisi atau sistem budaya masyarakat pemiliki kesenian.

    Seni pertunjukan tradisional memiliki ciri khas sesuai dengan latar belakang kebudayaan masing-masing, seni pertunjukan tradisional menjadi cerminan identitas masyarakat mengenai latar belakang mereka. Melalui seni pertunjukan tradisional, masyarakat menyampaikan identitas mereka kepada para penonton, identitas tersebut menggambarkan bagaimana kehidupan mereka serta menunjukkan karakteristik keunikan mereka.

    Kesenian tidak dapat terlepas dari nilai-nilai hidup masyarakat, nilai-nilai tersebut menjadi pedoman masyarakat untuk menjalani kehidupan, nilai-nilai tersebut diwariskan kepada generasi penerus agar tidak kehilangan identitas sebaagai masyarakat yang berbudaya.

    Jika suatu kesenian yang berasal dari akar budayanya punah, maka suatu masyarakat akan kehilangan identitasnya. Apabila hal ini terjadi maka, karakter manusia yang memiliki identitas lokal akan hilang, nilai-nilai yang diajarkan tidak lagi digunakan dan tentunya masyarakat kehilangan ciri khas sebagai masyarakat yang berbudaya.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.