Ujian Online Untuk Kamu Hari Ini, Jawablah Dalam Hati - Analisa - www.indonesiana.id
x

Syarifudin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 April 2019

Senin, 13 Juli 2020 06:28 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Ujian Online Untuk Kamu Hari Ini, Jawablah Dalam Hati

    Dibaca : 897 kali

    Baiklah, untuk kamu yang sedang belajar, hari ini kita akan lakukan “ujian online”. Setelah belajar begitu panjang dan mungkin lama. Sebegitu sering kuliah jarak jauh di masa Covid-19. Bahkan segudang materi pelajaran di-download dan disimpan dalam file-file yang akhirnya kamu sendiri bingung mencarinya. Kini tibalah kita, ujian online.

    Apakah kamu sudah siap? Baiklah. Ujian online kita hari ini soalnya hanya 4 buah saja. Begini petunjuknya. Jawablah dengan tepat pertanyaan di bawah ini. Lengkapilah sesuai dengan pemahaman yang kamu ketahui. Dan cukup dijawab dalam hati, tidak usah di kertas jawaban.

    Ini soalnya dan silakan dijawab dengan tepat!

    1. Allah menciptakan tertawa dan ……………….. ?
    2. Allah itu mematikan dan ………………………….. ?
    3. Allah itu menciptakan laki-laki dan ………….. ?
    4. Allah itu memberikan kekayaan dan ………… ?

    Bagaimana jawaban kamu? Tentu sangat mudah kan.

    Hampir dapat dipastikan, sebagaian besar jawaban kamu sudah benar. Tapi belum tentu benar semua. Untuk nomor 1, 2, dan 3 jawaban kamu memang benar, karena jawabannya antonym alias lawan kata. Tapi untuk nomor 4, ternyata jawaban kamu salah. Mayoritas salah jawabannya.

    Kenapa bisa salah?

    Mari kita tengok, kunci jawabannya. Kamu pasti dapat menjawab dengan benar.

    1. Tertawa dan MENANGIS
    2. Mematikan dan MENGHIDUPKAN
    3. Laki laki dan PEREMPUAN

    Tapi sayang, untuk jawaban no. 4 banyak yang menjawab salah.

    Karena Sebagian besar menjawab: 4. Kekayaan dan KEMISKINAN.

    Bukan kemiskinan yang benar, tapi “KECUKUPAN”.

     

    Nah, sebagai dasar jawabannya. Mari kita simak “kunci jawaban” sesuai dengan aslinya. Bukan sesuai pikiran kita. Begini keterangannya:

     

    Jawaban No 1

    "Dan Dia-lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis." (QS. An-Najm: 43)

     

    Jawaban No 2

    "Dan Dia-lah yang mematikan dan menghidupkan." (QS. An-Najm:44)

     

    Jawaban No 3

    "Dan Dia-lah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan." (QS. An-Najm:45)

     

    Jawaban No 4

    "Dan Dia-lah yang memberikan kekayaan dan KECUKUPAN." (QS. An-Najm:48)

     

    Jadi jelas sudah. Jawaban yang benar No. 4 adalah KECUKUPAN, bukan KEMISKINAN.

     

    Lalu, kenapa banyak dari kamu yang menjawab “kemiskinan”?

    Itulah salah satu bentuk cara berpikir manusia. Terlalu mudah berburuk sangka. Bahkan berprasangka buruk kepada Allah SWT.

     Kita sering lupa. Sesungguhnya Allah SWT itu hanya memberikan kekayaan dan kecukupan kepada hamba-hamba-Nya.  Bukan kemiskinan, seperti yang sering kita sangkakan. Karena Allah memang maha kaya, maha menguasai segalanya. Allah-lah yang memperkaya dan mencukupkan hamba-Nya.

     Lalu, kenapa ada “kemiskinan” di dunia ini? Tentu ada, karena kemiskinan diciptakan oleh diri manusia itu sendiri. Bukan Allah SWT. Karena banyak manusia yang berpikir miskin. Kemiskinan itu ada pada pola pikir si manusianya. Maka wajar, hingga hari ini, betapa banyak manusia yang berpikir miskin. Lalu berkeluh-kesah, berprasangka buruk kepada Allah SWT dan orang lain. Gelisah tiada henti. Dan akhirnya, lupa bersyukur ….

     Maka untuk bisa menjawab ujian kehidupan atau soal cobaan dalam hidup. Hanya “bersyukur” atas apa yang sudah dimiliki dan dinikmati. Insya Allah, semuanya akan jadi mudah, jadi gampang.

    Itulah hakikatnya ujian. Lihat di luar sana. Mengapa ada orang-orang yang pandai bersyukur. Walaupun hidup cuma pas-pasan tapi mereka tetap mampu tersenyum?

    Jawabnya sederhana. Karena mereka adalah orang yang merasa CUKUP, bukan merasa miskin. Mereka berbeda dari orang kebanyakan. Lalu, kamu termasuk yang mana?

     Maka setelah ujian online hari ini, jadilah manusia yang lebih banyak bersyukur. Selalu merasa cukup atas segalanya. Karena apa yang ada pada kita hari ini, memang pantas untuk kita.

     

    Semoga, kita termasuk orang-orang yang selalu merasa cukup. Dan selalu bersyukur dalam segala keadaan. Karena bersyukur itu jauh lebih mulia daripada mengeluh. Bahkan bersyukur membebaskan diri dari belenggu kecemasan, sebesar apapun….


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.