Masuk Masjid Sebagai Pencuri, Keluar Jadi Raja - Analisa - www.indonesiana.id
x

ariyani syahniar

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 28 Januari 2020

Kamis, 30 Juli 2020 15:20 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Masuk Masjid Sebagai Pencuri, Keluar Jadi Raja

    Dibaca : 541 kali

    Dikisahkan bahwa ada seorang raja yang tinggal dengan putri satu-satunya di istananya yang besar. Hatinya selalu sibuk dengan memikirkan putrinya. Ketika putri cantik itu mendekati usia pernikahan, ia mulai memikirkan setiap malam untuk siapa yang akan menikahi putrinya, putri yang luar biasa dan yang akan duduk di atas tahta setelahnya. Dia sangat sibuk dengan masa depan putrinya dan dengan pemuda tepat yang akan membuatnya bahagia dan menjaganya, menantu yang setia dan disayanginya.

    Suatu malam, raja memanggil salah seorang menterinya dan memintanya pergi ke masjid pada malam hari untuk mencari seorang pemuda yang cocok untuk menjadi suami putrinya, seorang pemuda yang lebih memilih beribadah, berdoa, dan mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa daripada tidur, maka ini adalah pangeran di masa depan yang layak menikahi putrinya. Kemudian sang menteri pergi dari Istana menuju ke masjid untuk mencari seorang pria muda dengan spesifikasi yang disebutkan oleh rajanya, yang akan menjadi suami masa depan sang putri.

    Sayangnya pada malam itu, seorang pencuri berencana untuk memasuki masjid agar ia dapat mencuri barang-baranf jamaah ketika mereka sedang sibuk shalat. Ia tiba di masjid sebelum menteri dan tentaranya tiba, tetapi ia menemukan pintu masjid ditutup, jadi ia memanjat tembok dan melompat ke dalam masjid, kemudian mulai mencari sesuatu yang berharga dari isi masjid yg dapat dijual dan mengambil keuntungan dari harganya, dan selama itu ia mendengar suara seolah-olah seseorang mencoba membuka pintu masjid, ia bingung bagaimana ia pergi, tetapi ia berpikir cepat dan memutuskan untuk berakting seolah-olah dia sedang shalat.

    Pada saat itu, para prajurit membuka pintu dan mendapati pemuda ini sedang shalat, dan sang menteri berkata, "Subhanallah! karena keinginan kuat pemuda ini untuk beribadah dan menghidupkan malam, ia memasuki masjid hingga memanjat tembok ketika ia menemukan pintu tertutup untuk melakukan shalat dan doanya," sang menteri memerintahkan para prajurit untuk membawanya segera setelah ia selesai berdoa.

    Dalam shalatnya sang pencuri itu merasa ketakutan luar biasa hingga segera setelah ia menyelesaikan satu shalatnya langsung ia mulai dengan shalat yang lain sehingga mereka tidak akan menangkapnya. Namun, justru para prajurit memandangnya dengan takjub karena kesalehan, iman, dan pengabdiannya kepada Allah yang Maha Kuasa. Maka sebelum si pencuri memulai shalat yg baru, sang menteri memerintahkan prajurit agar segera membawanya ke istana.

    Para prajurit membawa pencuri itu ke istana, dan ketika raja mendengar tentang shalatnya, doanya, dan ibadah yang terus menerus, ia berkata kepadanya dengan bangga: "Mungkin inilah orang yang telah saya cari selama ini, maka untuk kekuatan iman Anda, saya akan menikahi Anda dengan anak perempuan saya satu-satunya untuk menjadi seorang pangeran." 

    Lelaki muda itu terheran dan terkejut dengan apa yang didengar. Ketika raja menyelesaikan kata-katanya tentang kekagumannya terhadapnya dan keimanannya yang besar dan luar biasa, pencuri itu menundukkan kepalanya karena malu dan bersujud sambil berkata kepada dirinya sendiri: "Tuhanku menjadikanku seorang pangeran dari putri raja dengan doa dan ibadah palsu yang ku buat-buat ... Bagaimana hadiahmu Ya Allah jika aku beribadah kepadaMu dengan sungguh-sungguh?


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.