Asyik dan Menyenangkan, Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Teras Belajar di Tengah Pandemi Covid-19 - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Mahasiswa PMM UMM bersama siswa Sekolah Dasar (SD) di RT 71 dan RT 82 dusun Ngliyep

Dinda Ayu

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 27 Agustus 2020

Jumat, 28 Agustus 2020 07:01 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Asyik dan Menyenangkan, Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Teras Belajar di Tengah Pandemi Covid-19

    Di tengah pandemi Covid-19, mahasiswa PMM UMM tetap memperhatikan masalah pendidikan di Indonesia

    Dibaca : 444 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Malang – Mahasiswa Kelompok 7 Universitas Muhammadiyah Malang di bawah bimbingan Ibu Nawang Sulistyani, M.Pd yang sedang melakukan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di Dusun Ngliyep, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang membuat program kerja “Teras Belajar” sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap bidang pendidikan di tengah Pandemi COVID-19. Tujuan dari “Teras Belajar” adalah untuk membantu mengoptimalkan proses pembelajaran yang dilakukan secara online. Program ini dilaksanaan pada pagi hari dari pukul 08.00 - 10.00 WIB dan diadakan tiga kali dalam satu minggu yang melibatkan siswa Sekolah Dasar (SD) di RT 71 dan RT 82 dusun Ngliyep.


    Kegiatan “Teras Belajar” diawali dengan berdoa bersama kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan tugas online yang telah diberikan oleh guru. Peran mahasiswa di sini adalah membimbing pengerjaan tugas, menjelaskan materi yang sulit dipahami dan mengevaluasi hasil pengerjaan tugas siswa. Sebelum kegiatan berakhir, selalu diadakannya permainan kecil beserta hadiah bagi pemenangnya untuk menciptakan suasana yang asyik dan menyenangkan bagi siswa selepas melakukan pembelajaran.


    Bapak Aris, selaku ketua Dusun Ngliyep mengatakan “Saya sangat mengapresiasi kegiatan Teras Belajar ini karena Dusun Ngliyep sendiri memiliki kendala adanya keterbatasan guru les sehingga kegiatan ini sangatlah membantu.” Salah satu wali murid, ibu Sela juga mengatakan bahwa saat ini, sebagain besar wali murid merasa terbebani karena sulitnya membagi waktu antara pekerjaan dan menemani belajar siswa. Sehingga kegiatan ini sangat membantu meringankan beban wali murid.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Surya Ningsi

    5 hari lalu

    Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik

    Dibaca : 14.077 kali

    Pembelajaran di masa pandemi covid-19 menuntut guru untuk selalu kreatif dan inovatif dalam membelajarkan peserta didik. Selain guru harus menyiapkan rancangan pembelajaran, melakukan kegiatan pembelajaran, evaluasi dan penilaian, guru juga dituntut untuk terampil menggunakan teknologi agar mampu menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Salah satu strategi yang dapat dilakukan guru untuk menjawab tantangan tersebut adalah melakukan pembelajaran yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik. Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom mendukung program pemerintah untuk mewujudkan merdeka belajar. Setiap peserta didik diberikan kebebasan untuk mempelajari materi melalui literasi, didukung oleh bahan ajar yang beragam bentuknya disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik dan diekspresikan dalam wujud produk sebagai bentuk kolaborasi, kreativitas dan inovasi peserta didik yang dapat menginspirasi banyak orang. Guru hanya memfasilitasi kebutuhan peserta didik yang beragam dengan melihat keunikan dan potensi dalam diri masing-masing peserta didik. Tidak adanya paksaan, sanksi dan reward dalam pembelajaran ini mendorong peningkatan motivasi belajar peserta didik yang berdampak pada peningkatan prestasi belajar peserta didik.