5 Puncak di Pegunungan Himalaya yang Paling Menantang untuk Didaki - Travel - www.indonesiana.id
x

Puncak Annapurna

anton sujarwo

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 9 Desember 2020

Minggu, 27 Desember 2020 12:48 WIB

  • Travel
  • Berita Utama
  • 5 Puncak di Pegunungan Himalaya yang Paling Menantang untuk Didaki

    Selain Everest yang merupakan puncak tertinggi di dunia, pegunungan Himalaya masih menyimpan banyak puncak tinggi lainnya yang sangat menantang untuk didaki. Salh satunya bahkan mengandung tingkat kesulitan lebih tinggi ketimbang Everest. Berikut adalah 5 puncak tertinggi di pegunungan Himalaya yang dianggap paling menantang untuk ditaklukkan.

    Dibaca : 1.670 kali

    Sebagai rumah bagi bersemayamnya puncak-puncak tertinggi di muka bumi, pegunungan Himalaya selalu menyimpan keistimewaan untuk diceritakan. Pegunungan raksasa yang mendiami wilayah Nepal, Tibet dan sebagian wilayah India ini, menjadi medan sesungguhnya dari sebuah perburuan dunia pendakian gunung. Dengan kata lain, jika kamu berbicara tentang dunia mountaineering, maka gunung-gunung Himalaya-lah yang menjadi pusatnya.

    Selain gunung Everest yang merupakan puncak gunung tertinggi di dunia, Himalaya masih memiliki banyak sekali puncak mengagumkan dan menantang untuk ditaklukkan. Gunung-gunung populer seperti Annapurna, Kangchenjunga, Makalu dan Dhaulagiri, adalah beberapa di antaranya yang dianggap cukup menarik untuk dikunjungi dan didaki.

    Nah, gunung-gunung apa sajakah di Himalaya yang dianggap paling menarik dan menantang untuk dijadikan destinasi pendakian dan petualangan? Berikut ini adalah 5 puncak paling menantang di Pegunungan Himalaya yang juga ditulis saya tulis di Akasaka Outdoor Indonesia. Klik saja tautan ini untuk melihat artikel aslinya.

    5 Puncak Tertinggi Paling Menantang untuk Didaki di Pegunungan Himalaya

    pegunungan himalaya

    Pegunungan Himalaya yang saat ini terkenal dengan gunung Everestnya memiliki sejarah yang sangat menarik untuk diketahui. Berdasarkan catatan geografis misalnya, pegunungan Himalaya terbentuk karena benturan yang terjadi pada 80 juta tahun yang lalu. Benturan super besar ini terjadi antara daratan India dan daratan Eurasia.

    Energi sangat besar yang dilepaskan akibat menyusupnya daratan India ke bawah Eurasia pada saat itu, kemudian mengangkat daratan tersebut menjadi lebih tinggi. Dan itulah yang kemudian menjadi cikal bakal Pegunungan Himalaya sebagaimana yang dikenal saat ini.

    Selain menciptakan sebuah daratan paling tinggi di dunia, benturan itu tentu saja juga membentuk sebuah kontruksi pegunungan dengan puncak-puncak karangnya yang menjulang. Himalaya, Karakoram, Nun Kun, Hindu Kush, adalah barisan-barisan pegunungan tertinggi di dunia yang kemudian menjadi magnet terkuat aktivitas pendakian gunung.

    Nah, di antara begitu banyak puncak tinggi yang terletak di gunung Himalaya, tentu saja ada yang dianggap paling istimewa untuk menjadi tujuan sebuah pendakian gunung. Jika dikelompokkan berdasarkan keistimewaannya ini, setidaknya ada 5 puncak gunung tertinngi Himalaya yang patut untuk kamu ketahui sebagai destinasi mountaineering.

    Lalu, apa sajakah gunung-gunung tersebut? Berikut daftar lengkapnya versi Akasaka Outdoor.

    Puncak Gunung Sagarmatha atau Chomolungma

    pegunungan himalaya

    Menyebut nama Sagarmatha atau Chomolungma nampaknya akan membuat beberapa orang merasa asing. Namun jika menyebut nama gunung ini sesuai dengan nama populer yang dikenal secara luas di masyarakat internasional, maka kamu pasti akan mengenalinya. Ya, Chomolungma atau Sagarmatha adalah nama lain dari gunung Everest yang merupakan gunung tertinggi di dunia.

    Sejak ditemukan hingga saat ini, gunung tertinggi di dunia yang terletak di pegunungan Himalaya memang adalah Everest. Gunung ini memiliki ketinggian 8.848 mdpl dan terletak pada wilayah perbatasan antara Tibet di sisi utara dan Nepal di sisi selatan. Di bawah ketinggian Everest, beberapa gunung tertinggi lain yang ada di Himalaya misalnya adalah Kangchenjunga, Lhotse, Makalu dan juga Manaslu.

    Lalu apa saja yang menarik dari Everest sehingga ia dianggap sebagai destinasi mountaineering paling menantang untuk ditaklukkan?

    Daya tarik paling kuat dari Everest tentu saja karena ketinggiannya yang menjadi tantangan paling signifikan. Dengan elevasi nyaris mencapai 9000 meter, kondisi oksigen di sekitar puncak Everest akan sangat menyulitkan pada pendaki untuk mencapainya. Bahkan sejak sejarah pendakian gunung ini bermula, sudah ada 300 orang lebih pendaki gunung yang tewas di puncak Everest dengan berbagai cara.

    Puncak Gunung Kangchenjunga

    pegunungan himalaya

    Puncak gunung kedua setelah Everest di Pegunungan Himalaya yang juga dianggap sangat menantang untuk menjadi tujuan pendakian adalah Kangchenjunga. Secara ketinggian, Kanchenjunga adalah gunung tertinggi di dunia yang ke-3 di belakang Everest dan K2. Namun karena K2 terletak di Pegunungan Karakoram yang masuk dalam wilayan Pakistan dan China, maka puncak itu tidak dapat dimasukkan dalam jajaran pegunungan Himalaya.

    Kangchenjunga termasuk sebagai salah satu gunung tertinggi yang paling sulit didaki di dunia. Selain elevasi dan tantangan teknisnya, Kanchenjunga juga diselimuti oleh misteri dan cerita menyeramkan.  Dan salah satu misteri di dari gunung Kanchenjunga yang cukup familiar adalah tentang Yeti dari di pegunungan Himalaya.

    Yeti adalah mahluk mitologi dari Himalaya berbentuk primata besar yang berjalan dengan kedua kaki. Yeti kadang disebut juga sebagai manusia salju raksasa dari Himalaya, atau dalam bahasa Nepal dan Tibel disebut sebagai Meh-Teh. Namun seperti halnya makhluk mitologi yang lain, keberadaan Yeti masih menjadi misteri yang tak terpecahkan hingga saat ini. Belum ada satu pun bukti kuat mengenai keberadaan makluk satu ini.

    Selain daya tarik berupa kisah Yeti dan semacamnya, tantangan utama Kanchenjunga adalah cuacanya yang sangat tidak bisa ditebak. Badai dan longsoran salju seringkali memakan korban dalam pendakian di Kangchenjunga. Bahkan nama-nama pendaki terbaik dunia seperti Benoit Chamoux dari Perancis dan Wanda Rutkiewicz dari Polandia, juga tewas dan menghilang di gunung Kanchenjunga.

    Puncak Gunung Annapurna

    pegunungan himalaya

    Selisih ketinggian antara gunung Annapurna dan gunung Everest yang sama-sama berdiri di belantara Himalaya, adalah hampir satu kilometer. Namun dari sisi tantangan yang dihadirkan untuk para pendaki yang berusaha mencapai puncaknya, banyak orang yang bersepakat bahwa Annapurna sesungguhnya lebih sulit dibandingkan gunung Everest.

    Fakta pegunungan Himalaya dimana Annapurna secara teknis lebih sulit dibandingkan Everest memang sudah teruji dengan berbagai peristiwa. Selain bentuknya yang memanjang dan cukup luas akibat benturan daratan India dan Eurasia puluhan juta tahun lalu,  fakta-fakta tentang gunung Annapurna lainnya juga membuat reputasi gunung ini terasa lebih seram dibandingkan Everest sebagai puncak tertinggi dunia.

    Berdasarkan catatan sejarahnya, Annapurna 1 dengan ketinggian 8.091 meter adalah gunung delapan ribu meter pertama yang berhasil didaki manusia. Ekspedisi yang berhasil mencapai puncak Annapurna saat ini adalah ekspedisi Perancis dengan para pendaki mereka yang cukup populer adalah; Lionel Terray, Gaston Rebuffat, Maurice Herzog, dan Louis Lachenal.

    Unsur paling signifikan yang membuat gunung Annapurna dianggap paling menantang adalah karena longsoran es yang terjadi hampir setiap lima belas menit sekali. Dengan catatan kematian para pendaki di atas gunungnya yang tinggi, Annapurna I benar-benar akan menjadi gunung sangat menantang untuk kamu daki di Himalaya.

    Puncak Gunung Lhotse

    pegunungan himalaya

    Selanjutnya puncak gunung tertinggi di Himalaya  paling menantang untuk didaki adalah Lhotse yang letaknnya tidak jauh dari Everest. Dari sisi predikat sebagai puncak tertinggi, Lhotse menduduki tempat ke-4 sebagai gunung tertinggi dunia di bawah Everest, K2 dan Kanchenjunga. Namun dari tantangan teknis dan kesulitan yang dimilikinya, Lhotse lebih banyak dijagokan dibandingkan Everest yang ada di sebelahnya.

    Seperti pada banyak pegunungan besar Himalaya yang lainnya, Lhotse juga memiliki banyak puncak di atasnya. Beberapa puncak yang terkenal misalnya adalah Lhotse Main Peak, Lhotse Middle dan Lhotse Tsar. Di antara ketiga puncak dengan ketinggian di atas 8.000 meter gunung Lhotse, puncak tengah atau Lhotse Middle adalah yang paling sulit untuk didaki. Puncak ini baru dapat dicapai untuk pertamakalinya pada tahun 2001 oleh ekspedisi Rusia.

    Selain Lhotse Middle yang menantang untuk menjadi medan pendakian, hal lain yang membuat Lhotse dianggap sangat menarik di Himalaya adalah dinding sisi selatannya. Sisi selatan Lhotse atau yang populer dengan sebutan Lhotse South Face hingga sekarang dianggap sebagai salah satu medan pendakian tersulit untuk gunung dengan ketinggian di atas 8.000 meter.

    Puncak Gunung Makalu

    pegunungan Himalaya

    Puncak gunung ke-5 atau yang terakhir dalam daftar gunung tertinggi dan paling menantang untuk didaki di Himalaya adalah Makalu. Secara ketinggian ia berada di belakang Everest, K2, Kanchenjunga dan Lhotse. Namun dari sisi tantangan teknis yang dimilikinya, lagi-lagi mayoritas para pendaki gunung dunia juga bersepakat jika Makalu lebih unggul daripada Everest yang merupakan kakak tertuanya.

    Gunung Makalu memiliki beberapa puncak yang juga menarik untuk diketahui. Puncak-puncak yang cukup familiar di telinga mungkin adalah Chomo Lonzo dan Makalu La. Selain itu, hal menarik lain dari gunung Makalu adalah bahwa gunung ini pernah juga membunuh pendaki terbaik dunia yang mencoba mencapai puncaknya. Salah satu nama yang bisa diambil contoh untuk hal ini mungkin adalah Jean Christophe Lafaille dari Perancis.

    Bagian lain dari cerita tentang Makalu mungkin adalah adanya sumber herbal di pegunungan Himalaya yang juga ada disekitar kaki gunungnya. Herbal ini adalah sejenia jamur yang memiliki nama latin Cordyceph Militaris yang konon menjadi salah satu obat mujarab untuk mengatasi masalah pernapasan. Bahkan lebih daripada itu, jamur Himalaya ini juga dipercaya sebagai salah satu bahan baku untuk membuat vaksin anti-virus mematikan seperti corona.

    Dengan berbagai daya tarik dan tantangan yang dimilikinya, rasanya tidak mengherankan mengapa Makalu seringkali dianggap sebagai salah satu puncak gunung tertinggi di Himalaya yang paling menantang untuk dijadikan medan pendakian.

    Nah, itu adalah 5 puncak tertinggi di pegunungan Himalaya yang penuh dengan tantangan untuk kamu datangi dan jadikan sebagai medan pendakian. Bagaimana, apakah kamu tertarik mengunjungi gunung-gunung raksasa super tinggi ini di Himalaya ini dan mencoba untuk mencapai puncaknya?

     

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.