x

Ilustrasi siswa belajar di rumah. Foto: Tulus Wijanarko

Iklan

2. Elsa Amanda

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 12 Maret 2021

Minggu, 14 Maret 2021 06:39 WIB

Agar Penuntut Ilmu Tak Tertidur di Atas Kitabnya

Menurut saya, mengantuk hingga tertidur dalam belajar adalah aib bagi para penuntut ilmu, bagaimana mungkin kita menguap ketika dosen sedang berapi-api menyampaikan materinya? Bukankah itu sama seperti kita tidak menghargai dosen dan ilmu itu sendiri? Padahal para Sahabat, Tabi'in dan Ulama terdahulu bersusah payah dalam mengumpulkan ilmu, melakukan perjalanan jauh dari satu negeri ke negeri lainnya, hanya untuk mengumpulkan hadist-hadist Rasulullah shalallahu alaihi wasallam

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya



Menurut saya, mengantuk hingga tertidur dalam belajar adalah aib bagi para penuntut ilmu. Bagaimana mungkin kita menguap ketika dosen sedang berapi-api menyampaikan materinya? Bukankah itu sama seperti kita tidak menghargai dosen dan ilmu itu sendiri? Padahal para sahabat, tabi'in dan ulama terdahulu bersusah payah dalam mengumpulkan ilmu, melakukan perjalanan jauh dari satu negeri ke negeri lainnya, hanya untuk mengumpulkan hadist-hadist Rasulullah shalallahu alaihi wasallam. '

Adapun sekarang semua ilmu-ilmu itu sudah terkumpul dan tersusun menjadi kitab-kitab yang saat ini tersedia di perpustakaan kita. Bahkan kitab-kitab ini juga tersedia dalam bentuk elektronik dan tersimpan di smartphone kita. Pertanyaannya apakah masih pantas bagi kita untuk bermalas-malasan, mengantuk, hingga tertidur ketika kuliah sedang berlangsung, sementara kita mendapatkan kemudahan yang luar biasa dalam menuntut ilmu? Tentu saja tidak, segala kemudahan yang Allah berikan pada kita harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Namun permasalahannya sekarang adalah pandemi yang tak kunjung berakhir memaksa kita untuk tak lagi bertatap muka dengan dosen dan rekan-rekan ketika menuntut ilmu. Majelis-majelis ilmu pun banyak yang ditutup. Perkuliahan dilakukan secara daring, sehingga tertidur ketika belajar lebih sering terjadi, karena tidak ada yang mengawasi kita di rumah. Untuk itu saya ingin berbagi beberapa tip kepada para pembaca semua yang dapat meminimalisir rasa kantuk tersebut, ini berdasarkan pengalaman saya pribadi

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

1. Niat
Niat yang ikhlas akan membuat kita lebih semangat dalam mencapai tujuan, seperti sabdah Rasulullah SAW:" sesungguhnya segala perbuatan itu didasari dengan niat, dan seseorang itu akan mendapatkan sesuatu sesuai dengan yang ia niatkan" Niatkanlah belajar ini karena Allah SWT juga untuk mengangkat kebodohan dari diri kita, maka semoga Allah mengangkat derajat kita dengan ilmu-ilmu yang telah kita pelajari.

2.Do'a
Jangan lupa sertakan do'a dalam segala perbuatan baik kita, karena do'a adalah senjatanya orang-orang mu'min, ucapkanlah رب زدني علما...

3.Berwhudu'
Apabila rasa kantuk datang menyerang, lawanlah dengan berwhudu, karena itu bisa mengembalikan semangat dan membuat kita lebih fresh ketika belajar.

4.Fokus
Ketika belajar, kita wajib memusatkan pikiran terhadap materi yang disampaikan oleh dosen, jangan sampai mata kita memerhatikan pelajaran sementara pikiran kita terbang melayang entah kemana.

5.Duduk yang Tegap
Cara duduk juga berpengaruh dalam proses belajar, cara duduk yang salah akan membuat kita merasa malas dan ngantuk, untuk itu duduklah yang tegap, jangan loyo seperti sayuran yang sudah 3 hari didiamkan dalam kulkas, apalagi belajar sambil rebahan, jangan sekali-kali dilakukan, karena itu memudahkan kita untuk tidur nyenyak.

6.Jauhkan Benda-Benda yang Berpotensi untuk Mengalihkan Perhatian.
Karena mengantuk, kita seperti mencari pelarian agar tidak tertidur. Kadang-kadang hanya dengan melihat benda-benda remeh fokus kita sudah teralihkan, misalnya ada kaca di depan kita,
pasti langsungsenyum-senyum sambil
berpose,Astaghfirullah!!
Hal ini memang bisa menghilangkan hasrat ingin tidur, tapi kebanyakan orang suka lupa diri kalau mereka sedang menuntut ilmu, maka sebaiknya benda-benda seperti ini dijauhkan saja agar tidak merusak konsentrasi.

7.Pastikan Perutmu Tidak Dalam Keadaan Lapar Juga Tidak Dalam Keadaan Kekenyangan.
Perut yang berbunyi nyaring karena kelaparan ketika belajar daring adalah musibah yang besar, dan perut yang sudah kekenyangan juga tidak baik dipaksa untuk belajar, karena urat malas rasa nya semakin panjang dan melebar,untuk itu pastikan perutmu tidak bermasalah ketika belajar.

8.Mandi Pagi
Beberapa mahasiswa yang kuliah dari rumah berpikir bahwa mandi pagi adalah cobaan terbesar hidupnya, karena setelah mandi mereka tidak akan kemana-mana, hanya duduk diam di depan laptop sambil memerhatikan pelajaran, tapi yang perlu kita tau adalah ada banyak sekali manfaat mandi pagi bagi tubuh kita, diantaranya dapat menyegarkan badan, lebih bersemangat dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

9.Jangan Makan Sambil Belajar
Belajar sambil ngemil itu menurut saya tidak efektif, karena keasikan ngemil kita jadi lupa mencatat pelajaran yang diterangkan, maklumat-maklumat yang disampaikan dosen akan cepat terlupakan jika tidak dicatat, untuk itu, ngemil sambil belajar sebaiknya ditinggalkan.

10.Gunakan Earphone.
Suara yang dihasilkan earphone terdengar lebih jelas dari pada suara yang dihasilkan oleh speaker laptop atau smartphone, ini tentu saja membantu kita dalam berkonsentrasi, selain itu jika kita menggunakan earphone bluetooth kita bisa sedikit menjauh dari layar laptop atau smartphone sehingga menghindarkan kita untuk membuka aplikasi lain selain aplikasi yang kita gunakan untuk belajar seperti zoom atau google meet.

11.Banyak Minum Air Putih
Kantuk dan rasa lemas yang muncul ketika belajar bisa jadi disebabkan oleh tubuh yang kekurangan cairan dan oksigen, air putih dapat menjadi solusinya, selain dapat menyegarkan tubuh, air putih juga berpotensi untuk meningkatkan fokus dan mengganti cairan tubuh yang hilang.

Inilah beberapa tips sederhana untuk meminimalisir tertidurnya penuntut ilmu di atas Kitabnya. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Ikuti tulisan menarik 2. Elsa Amanda lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu