Saat Sombori Dive Conservation Morowali Dianugerahi Penghargaan Kalpataru 2021 - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

SDC dan jajaran pejabat berpose di Gedung Kementerian Lingkungan Hidup. Sumber foto: morowalikab.go.id

Sri Kunthhi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 Agustus 2020

Jumat, 15 Oktober 2021 16:06 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Saat Sombori Dive Conservation Morowali Dianugerahi Penghargaan Kalpataru 2021

    Sombori Dive Conservation, komunitas penyelamat lingkungan yang berfokus di wisata Pulau Sombori, Morowali, Sulawesi Tengah terima Penghargaan Kalpataru 2021 dalam kategori Penyelamat Lingkungan atas jasa-jasanya menjaga keseimbangan ekosistem alam.

    Dibaca : 459 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Penghargaan Kalpataru 2021 yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup akhirnya telah digelar secara hybrid (tatap muka dan virtual) pada Kamis (14/0/21). Di malam penghargaan ini, pemerintah akan menganugerahi 10 individu dan organisasi yang telah berjasa melestarikan alam beserta satu penghargaan khusus kepada tokoh muda yang aktif dalam gerakan peduli lingkungan hidup. 

    Para penerima Penghargaan Kalpataru ini, dikatakan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya ialah para pejuang dengan contoh aksi yang nyata memberikan dampak positif bagi lingkungan, ekonomi bahkan hingga sisi sosial budaya untuk sekitarnya. 

    “Penghargaan Kalpataru merupakan amanah terhadap penerimanya untuk tetap menjaga dan terus meningkatkan kepeloporan serta upaya-upaya pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan,” ucap Menteri Siti Nurbaya dalam acara penganugerahan Penghargaan Kalpataru 2021 di Gedung KHLK.

    Salah satu pejuang lingkungan dengan aksi nyata adalah Sombori Dive Conservation (SDC) yang telah mengharumkan nama Morowali di kancah nasional. Sombori Dive Conservation ini mendapat Penghargaan Kalpataru 2021 di kategori Penyelamat Lingkungan bersama dua lembaga lainnya yaitu Lembaga Pengelola Hutan Desa Pasar Rawa dari Sumatera Utara serta Forum Pemuda Peduli Karst Citatah dari Jawa Barat.

    Sombori Dive Conservation yang menerima langsung Penghargaan Kalpataru di gedung Kementerian KHLK didampingi oleh Bupati Morowali, Drs Taslim dan juga jajaran pemerintahan lainnya yang turut bangga dengan capaian SDC Morowali seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah, M Sadly Lesnusa mewakili Gubernur Sulteng, Kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali Andi Kaharuddin bersama staf, Kepala BAPPEDA Ramli Sudin dan Kabag Protokoler Chairul Amri bersama rombongan.

    Ketua Umum SDC Morowali, Kasmudin menyatakan bahwa Penghargaan Kalpataru 2021 yang diterima lembaganya adalah bonus dan terima kasih dari alam atas usaha rekan-rekan SDC dan juga warga Sulawesi Tengah yang terus konsisten mendukung dah ikhlas menjaga keseimbangan alam.

    “Tanggungjawab besar masih banyak dalam misi menjaga keseimbangan alam khususnya di wilayah pesisir dan laut Kabupaten Morowali. Penghargaan ini sesungguhnya adalah milik seluruh warga Sulteng yang memiliki keikhlasan, cinta akan lingkungan, terkhusus masyarakat Kabupaten Morowali yang selama ini terus mendukung dan menyumbangkan energi besar sehingga SDC masih terus berinovasi memberikan sedikit sumbangsih serta edukasi masyaraat untuk terus menjaga keseimbangan alam dan lingkungan,” ujar Kasmudin.

    Tidak hanya jajaran pejabat saja yang mengapresiasi prestasi Sombori Dive Conservation di Penghargaan Kalpataru 2021. Seluruh warga Sulawesi Tengah turut memuji capaian lembaga yang kerap mengedukasi masyarakat tentang menjaga keseimbangan alam dan lingkungan. 

    Bukti warga Sulawesi Tengah saling bahu-membahu membenahi lingkungan terbukti dari aksi PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) yang langsung mengajak SDC Morowali bekerja sama menggodok rencana pembenahan lingkungan di Morowali terutama di bagian pesisir.

    Morowali termasuk Pulau Sombori yang menjadi fokus perhatian SDC memang mempunyai potensi alam besar hingga peluang peningkatan perekonomian warga sekitar. Jika PT IMIP yang gencar dengan aksi-aksi peduli lingkungan seperti rehabilitasi mangrove untuk melindungi pesisir berkolaborasi dengan SDC yang telah tersohor aksi penyelamatan lingkungannya bisa memberikan perubahan lingkungan Morowali menjadi lebih baik.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Surya Ningsi

    5 hari lalu

    Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik

    Dibaca : 14.080 kali

    Pembelajaran di masa pandemi covid-19 menuntut guru untuk selalu kreatif dan inovatif dalam membelajarkan peserta didik. Selain guru harus menyiapkan rancangan pembelajaran, melakukan kegiatan pembelajaran, evaluasi dan penilaian, guru juga dituntut untuk terampil menggunakan teknologi agar mampu menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Salah satu strategi yang dapat dilakukan guru untuk menjawab tantangan tersebut adalah melakukan pembelajaran yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik. Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom mendukung program pemerintah untuk mewujudkan merdeka belajar. Setiap peserta didik diberikan kebebasan untuk mempelajari materi melalui literasi, didukung oleh bahan ajar yang beragam bentuknya disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik dan diekspresikan dalam wujud produk sebagai bentuk kolaborasi, kreativitas dan inovasi peserta didik yang dapat menginspirasi banyak orang. Guru hanya memfasilitasi kebutuhan peserta didik yang beragam dengan melihat keunikan dan potensi dalam diri masing-masing peserta didik. Tidak adanya paksaan, sanksi dan reward dalam pembelajaran ini mendorong peningkatan motivasi belajar peserta didik yang berdampak pada peningkatan prestasi belajar peserta didik.