Belajar Kosakata di Alam Pada Masa Pandemi - Pendidikan - www.indonesiana.id
x

Gambar oleh Sasin Tipchai dari Pixabay

Fani akdiana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 November 2021

Kamis, 25 November 2021 16:10 WIB

  • Pendidikan
  • Topik Utama
  • Belajar Kosakata di Alam Pada Masa Pandemi

    Artikel mengenai kegiatan pembelajaran di kelas 3 dalam belajar tematik mempelajari kosa kata yang berhubungan dengan tema tertentu di alam pada masa pandemi.

    Dibaca : 174 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Mencangkok

    Alam Takambang Jadi Guru” adalah peribahasa Minangkabau yang tak hanya dikenal oleh penduduk lokal tetapi kini juga sudah akrab untuk masyarakat Indonesia. Sebuah peribahasa yang mengingatkan kita bahwa belajar tak hanya dari buku. Belajar tak hanya dapat dilakukan di ruangan berbentuk kelas. Akan tetapi, belajar juga dapat dilakukan di mana pun, di alam sekitar kita, kapan pun, dan dengan siapa pun.

    Masa pandemi Covid-19 mengingatkan kita sebagai pendidik, bahwa siswa membutuhkan ilmu dari mana saja. Kegiatan pembelajaran yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka, melalui tahapan sistematis dipandu guru dengan tujuan yang dirancang dan diusahakan tercapai dalam pembelajaran pun, bergeser. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara jarak jauh dengan sumber daya dan fasilitas yang ada di lingkungan siswa. Pendidik berupaya agar tujuan pembelajaran tercapai tanpa memberatkan siswa.

    Pembelajaran di kelas 3 SDN Beji Ngawen Gunungkidul, misalnya, dilaksanakan secara kombinasi luring dan daring selama masa pandemi. Pembelajaran daring tidak dapat dilaksanakan secara maksimal karena kondisi fasilitas teknologi setiap siswa yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pembelajaran dilaksanakan menggunakan modul yang diberikan secara luring dan diarahkan guru menggunakan Whatsapp Group wali murid setiap harinya.

    Pada pembelajaran tematik kelas 3 khususnya muatan pelajaran Bahasa Indonesia dengan tujuan mengenalkan kosa kata ciri-ciri makhluk hidup, model pembelajaran yang dilakukan adalah Project Based Learning sederhana. Siswa diminta untuk melakukan kegiatan dengan langkah yang telah disampaikan pada modul luring yang diberikan oleh guru.

    Sebagai contoh kosa kata perkembang biakan tumbuhan salah satunya adalah mencangkok. Pada kegiatan pembelajaran, yang dilakukan siswa adalah membaca modul yang diberikan oleh guru dan mempraktikannya. Materi yang diberikan adalah mengenai pengertian mencangkok dan tahapan untuk melakukan mencangkok batang. Selain itu siswa juga akan mengenal kosa kata yang berhubungan dengan mencangkok.

    Hal pertama yang dilakukan guru adalah memberitahukan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh siswa pada hari tersebut. Guru meminta siswa dibantu oleh anggota keluarga yang dapat mendampingi untuk mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan yaitu pisau, tali, plastik, bongkahan tahah, dan batang dari tumbuhan berkayu yang ada di sekitar rumah. Setelah itu guru menegaskan kembali bagian materi yang akan dipraktikan oleh siswa.

    Gambar 1. Chat Pendampingan Guru

    Setelah menunjukkan bagian materi dalam modul yang akan dipelajari, siswa membaca materi yang disajikan oleh guru. Materi yang disajikan berupa bacaan mengenai pengenalan mencangkok dan tahap-tahap untuk melakukan kegiatan mencangkok. Adapun bentuk materi yang disajikan oleh guru adalah sebagai berikut.

    materi mencangkok

    Gambar 2. Sajian Teks Pengenalan Mencangkok

    tahapan mencangkok

    Gambar 3. Tahapan Mencangkok

    Kegiatan selanjutnya, siswa mempraktikan tahapan yang telah disampaikan dalam modul luring. Siswa bersama orang tua diminta melaksanakan kegiatan mencangkok secara sederhana dan mengirimkan bukti proses kegiatan di setiap tahap berupa foto ke Whatsapp Grup wali murid. Adapun hasil kegiatan siswa di antaranya adalah sebagai berikut.

     

    Membuat sayatan

    Membungkus Sayatan

    Menyiapkan Alat

    Membuat Sayatan

    Membungkus Sayatan

    Menali Bungkusan

     

    Setelah melakukan kegiatan mencangkok, siswa lalu mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang telah dibagikan oleh guru. LKPD berisi kegiatan untuk menuliskan pengertian beberapa kata sesuai dengan pemahaman siswa dan menuliskan kembali tahapan yang telah dilakukan saat mencangkok.

    Melalui kegiatan belajar dari alam dan berbasis Project Based Learning secara sederhana, siswa dapat lebih mudah menuliskan pengertian-pengertian kosa kata baru. Hal ini dikarenakan siswa melakukan sendiri langkah kegiatan yang diberikan serta memahami kata benda dengan memegang benda secara nyata. Hal ini sesuai dengan tahapan kognitif siswa Sekolah Dasar yaitu operasional konkret. Siswa belajar sesuai dengan kenyataan yang ada di lingkungannya.

    Selain itu hal ini juga menegaskan, bahwa siswa tidak harus selalu belajar menggunakan satu sumber belajar. Akan tetapi siswa juga dapat belajar dari alam menggunakan sumber daya yang ada di lingkungannya. Dengan demikian, alam takambang dapat menjadi sumber belajar dan media pembelajaran yang dapat mendukung tercapainya tujuan pembelajaran dalam kondisi bagaimana pun khususnya pandemi.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.