x

Murid - murid mengambil minuman Jahe (susu,madu,jahe)sesuai kebutuhan masing - masing

Iklan

Astuti Sihombing

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 November 2021

Rabu, 1 Desember 2021 07:14 WIB

Berikan Pilihan dalam Menerapkan Merdeka Belajar

Dengan memberikan pilihan kepada murid - murid sebagai upaya dalam menerapkan merdeka dalam belajar diharapkan murid - murid mampu untuk kedepannya memilih sesuatu hal yang sesuai dengan kebutuhan mereka, kemampuan mereka dan dapat mempertanggungjawabkan pilihan mereka membentuk murid - murid mempunyai karakter yang kita inginkan. Melalui artikel ini memberikan contoh ketika murid - murid diberikan pilihan adalah bentuk dari ruang belajar mereka yang merdeka.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Berikan Pilihan Dalam Menerapkan Merdeka Belajar

Memasuki tema tanaman obat kelas TK B, membuatk saya berfikir apa ya kira – kira yang mau saya lakukan untuk kegiatan ini di tema ini? Selain memberikan lembar kerja untuk murid – murid. Muncul ide dalam benakku suatu kegiatan selain menyediakan bentuk aslinya dari tanaman jahe dan kunyit. Namun, itu saja tidak cukup, aku ingin mereka bisa merasakan apa salah satu produk yang dapat dihasilkan dari tanaman tersebut.  Saya melihat di daerah perumahan saya  ada yang berjualan STMJ (susu, telur madu jahe) setiap pagi, wah ini bagus pikirku, saya bisa beli minuman tersebut tanpa telur tentunya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Saya mau menerapkan merdeka belajar menurut Ki Hajar Dewantara yaitu, “Tidak menyetujui Pendidikan yang menggunakan perintah, paksaan dan larangan. Guru haruslah ‘Tut Wuri Handayani’, namun yang dimaksud bukanlah kemerdekaan peserta didik yang tanpa batas. Seorang guru tetap harus membimbing anak agar tetap mewujudkan cita – citanya. Selain itu juga mementingkan berfikir sang anak. Peserta didik dibiasakan sejak dini untuk mencari sendiri pengetahuan dengan menggunakan pikirannya sendiri.”

Pada hari Kamis aku beli minuman jahe tersebut dengan harga rp 8.000 / bungkus, 1 bungkus cukuplah pikirku. Setelah murid – murid selesai dengan lembar kegiatannya, tibalah waktunya untuk mereka mencoba minum STMJ tersebut. Dalam kegiatan ini murid – murid bebas boleh minum boleh tidak bagi yang tidak suka. Bagi yang mau mencoba, saya isikan gelasnya sedikit dulu lalu mereka mencoba minum, bila mereka suka boleh mengambil sendiri secukupnya jangan disisakan dan bila mau nambah menunggu teman yang lain dulu. Bila kurang manis mereka bisa menambahkan madu yang sudah saya siapkan.

Dari kegiatan ini murid – murid bisa belajar merasakan minuman jahe (ada yang bilang tidak pedas, ada yang bilang pedas, kurang manis, bahkan ada yang bilang kecut), mencium aroma dari minuman tersebut. Mereka bisa mengungkapkan rasa dan bisa menambahkan rasa manis sesuai keinginan mereka, mereka bisa memilih minum atau tidak. Ini yang saya sebutkan sebagai merdeka belajar. Yang tidak suka minum ini ada 4 orang murid, yang suka ada 14 murid.  Mereka bilang tidak suka, mereka melihat teman – temanya yang mencoba minum dengan senangnya, menambahkan madu, bahkan minta tambah. Ya inilah kegiatan pada hari kamis.

Pada hari Jumat, saya menyediakan sinom dan kunyit asam. Saya juga tidak memaksa murid- murid, siapa yang mau minum saya silahkan ambil gelas, tentu saja saya berikan sedikit dulu supaya mereka cicipi dulu bila suka saya tambahkan. Saat saya berikan sinom mereka minum sampai habis dan mereka mecoba untuk minum kunyit asam.Tentu saja saya jelaskan bedanya anatara sinom dan kunyit asam. Setalah mencoba kedua minuman tersebut, murid - murid mengungkapkan rasanya. Meraka bilang lebih manis yang pertama, yang kedua lebih asam. Meraka minta tambah minuman sinom. Dan 1 orang murid yang tidak suka minum minuman jage di hari Kamis, mau mencoba minum sinom dan kunyit. Setalah saya tanya bagimana rasanya? Enak bu, sahut murid saya.

Sebagai guru mereka, saya senang bisa memberikan merdeka belajar bagi mereka, sehingga mereka merasakan kebebasan dalam memilih yang baik, tahu sampai dimana kebutuhan mereka, dengan harapan kedepannya mereka akan bisa memilih sesuatu menurut kebutuhan mereka, tahu sampai dimana batas yang harus mereka penuhi, bertanggungjawab atas pilihan mereka  dan mau mencoba sesuatu hal baru yang baik sehingga membentuk mereka menjadi anak yang berkarakter.

 

Ikuti tulisan menarik Astuti Sihombing lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler