x

Iklan

Maulana Muhamad Arifin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 1 Desember 2021

Sabtu, 4 Desember 2021 20:30 WIB

Prisma Pemancar Pelangi Impian

Guru adalah seseorang yang berada pada garis paling depan dalam menciptakan sinar baru generasi muda, mengarahkan sinar harapan atas impian dari para siswa dan orang tua serta harapan dari masyarakat sekitar atas gelapnya keadaan sehingga menghasilkan cahaya cantik yang menyinari Indonesia. Hal tersebut akan tercipta apabila impian dan keahlian unik dari setiap siswa dapat diselaraskan dengan keinginan orang tua dan pendidikan di Indonesia sehingga para siswa dapat bebas belajar dengan hasil yang lebih optimal

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Mimpi dan harapan adalah penggerak seseorang dalam melakukan suatu tindakan, adanya hal tersebut membuat kita menjadi bergairah dan ingin terus maju untuk meraihnya demi kehidupan yang didambakan. Walaupun begitu seiring dengan berkembangnya zaman, mimpi para siswa saat ini semakin beragam sehingga menyebabkan beberapa orang tua terkadang malah melarangnya. Mungkin beberapa orang dari pembaca artikel ini akan sependapat dengan para orang tersebut apabila impian mereka adalah seorang pro player game, youtuber, vlogger, dsb. Padahal hal tersebut jika diarahkan dengan tepat malah akan menjadi suatu prestasi serta dapat memotivasi siswa untuk lebih giat belajar.

Perkenalkan, saya adalah seorang guru yang biasanya juga bekerja sebagai guru les. Setiap hari, saya mengajar berbagai macam siswa mulai dari sekolah dasar sampai tingkat universitas melalui zoom dari berbagai daerah. Berbagai macam siswa pernah saya hadapi diikuti dengan berbagai metode penjelasan dari guru mereka masing-masing, harapan dari berbagai macam orang tua juga coba saya wujudkan dengan menyelaraskan impian dan kemampuan dari sang anak. Saya sadar bahwa setiap anak itu unik sehingga perlu penanganan yang berbeda-beda, saya juga sadar bahwa sebenarnya banyak hal yang ingin mereka tanyakan terkait apa yang kita ajarkan, bahkan terkadang sebenarnya mereka punya cara tersendiri dalam mengerjakan soal yang kita berikan. Hal tersebutlah yang menjadi pendorong saya untuk semakin bijak dalam menanggapi beragamnya pemikiran tersebut serta menyebabkan saya semakin paham betapa indahnya dunia yang mereka dambakan.

Saya merasa, indahnya warna pelangi di langit sama halnya dengan indahnya variatifnya impian mereka apabila bisa diwujudkan. Pembebasan gaya berfikir siswa, memberikan kesempatan mereka untuk berbicara dan berpendapat serta mendengarkan mimpi yang mereka idam-idamkan akan menjadi kemerdekaan sebenarnya bagi mereka dalam belajar dan hal itu yang coba saya wujudkan. Walaupun begitu, pelaksanaanya perlu ditinjau melalui pemahaman lebih jauh atas dampak yang ditanggung serta akan menghasilkan metode yang terbaik melalui musyawarah antara saya, siswa, dan orang tuanya. Saya meyakini bahwa luasnya dunia maya dapat membantu mereka untuk berkembang, berbagai macam soal dan pembahasannya disediakan oleh google, video penjelasan yang beragam disimpan di dalam youtube, serta media komunikasi untuk sharing pengalaman dan informasi juga diwadahi oleh whatsapp, dsb.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Jadi, marilah kita dukung siswa kita dalam belajar serta pahamilah diri mereka masing-masing. Janganlah memaksakan pendapat kita untuk diterima oleh mereka tetapi marilah kita sharing pemikiran bersama agar diperoleh suatu keselarasan. Terus belajar tanpa kenal lelah dan selalu mengikuti perkembangan zaman agar tidak tertinggal tetapi jika kita tidak mampu menghadapinya janganlah kita batasi kemampuan mereka, malah belajarlah bersama mereka. Melalui belajar bersama, saya yakin akan meningkatkan kepercayaan diri mereka dan tidak akan menurunkan derajat kita di mata mereka dan janganlah lupa berbahagialah karena kita sudah berhasil menuntun mereka untuk bersinar layaknya sebuah prisma.

Ikuti tulisan menarik Maulana Muhamad Arifin lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler