Kapal Motor yang Membawa 50 Orang WNI Tenggelam di Laut Johor Baru, Malaysia - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Bentuk Kapal Motor yang ditumpangi 50 orang WNI yang sempat diterjang ombak dan terdampar di tepi pantai Johor Baru. Foto - Ist.

Djohan Chaniago

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 22 Desember 2020

Kamis, 16 Desember 2021 19:44 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Kapal Motor yang Membawa 50 Orang WNI Tenggelam di Laut Johor Baru, Malaysia

    Kegiatan untuk mencari hidup dengan upah yang layak, masih saja terjadi. Tidak kurang dari 50 orang Warga Negara Indonesia memaksakan diri untuk bekerja ke Negri Jiran Malaysia, hingga menaruhkan nyawa.

    Dibaca : 808 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Sebuah Kapal Motor bermuatan 50 orang imigan gelap, diduga berasal dari Indonesia, Rabu kemarin, 15 Desember 2021, sekitar pukul 22:19 WIB terbalik di Johor Baru, Malaysia. 14 orang telah ditemukan selamat, 11 tewas, dan 25 masih dalam pencarian.

    "Kapal motor yang membawa imigran gelap itu diduga dari Indonesia, hendak menuju Malaysia, terbalik akibat ombak yang cukup kuat dan cuaca buruk, pada dini hari tadi," kata Wakil Direktur Operasi Maritim, Negeri Johor. Kapten Maritim Simon Templer Lo Ak Tusa, di Johor Bahru, Rabu (15/12).  

    Jumlah penumpang Kapal Motor sebanyak 50 orang, berasal dari Indonesia, termasuk awak Kapal Motor itu diketahui, serta maksud dan tujuannya henda bekerja ke Malaysia, atas dasar keterangan dan pengakuan dari 14 orang yang berhasil diselamatkan oleh kepolisian Laut Negri Jiran Malaysia, kata Maritim Negeri Johor.

    Keterangan yang dihimpun dari Otoritas Negri Jiran Malaysia menyebutkan, Kapal motor itu semula bertolak dari Tanjung Uban, Kepulauan Riau. Menuju Johor, namun karena ombak laut pada saat itu cukup kuat dan cuaca buruk. Sehingga kecelakaan terjadi para Rabu (15/12) sekitar pukul 05. 00 pagi.

    Setelah tiga jam kemudian, Otoritas Negri Jiran Malaysia mengetahui adanya peristiwa itu. Sekitar pukul 08.50 pagi, Maritim Negeri Johor yang dipimpin oleh Wakil Direktur Operasi Maritim, Negeri Johor. Kapten Maritim Simon Templer Lo Ak Tusa, melakukan Operasi pencarian, dengan melibatkan pesawat udara, kapal laut, dan perahu, dengan mengerahkan 35 personel.

    Dari hasil Operasi pencarian terhadap Kapal Motor yang tenggelam itu, akhirnya Maritim Negeri Johor berhasil menemukan 14 orang dalam keadaan terapung ditengah laut, kemudian diselamatkan, dan 11 juga ditemukan, dalam keadaan tewas, sedangkan 25 orang lainnya masih dalam pencarian.

    Duta besar Indonesia untuk Malaysia, Hermono. Ketika dihubungi Wartawan Indonesiana, Group Media Tempo, Via WhatShapp-nya, Kamis pagi (16/12) mengakui adanya peristiwa itu dan mengatakan. “ Semua jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk diidentifikasi. Sedangkan bagi penumpang yang selamat, saat ini sudah di Evakuasi di markas otoritas Malaysia di Tanjung Sepang, Kota Tinggi, untuk perawatan, tes PCR, dan proses penyelidikan lebih lanjut," kata Harmono.

    Sementra itu, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Judha Nugraha mengatakan bahwa. Pihaknya akan melakukan pendampingan, terhadap para Warga Negara Indonesia (WNI) yang selamat, dari Kapal Motor yang mengalami musibah itu, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    Terkait dengan sering terjadinya penyelundupan Imigran gelap ke Malaysia, hingga terjadinya kecelakaan Kapal tenggelam dilaut. Negara Bagian Johor menyarankan, agar para imigran yang ingin masuk atau keluar dari perairan Negara Bagian Johor untuk menggunakan jalur yang benar, dan dilengkapi dengan dokumen yang syah, agar kejadian serupa tidak terulang (Djohan Chaniago). 

    Ikuti tulisan menarik Djohan Chaniago lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.