Kecanduan Game Online di Kalangan Remaja - Humaniora - www.indonesiana.id
x

Lathifah Qystiar

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 19 Januari 2022

Kamis, 20 Januari 2022 06:30 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Kecanduan Game Online di Kalangan Remaja


    Dibaca : 363 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Tangerang, 19 Januari 2022

     Dampak remaja yang mengalami kecanduan game berbasis online sangat banyak kita jumpai di era ini. Dampaknya bisa berupa pola hidup yang tidak sehat dan fungsi otak yang menurun.

    Gangguan pada bagian fungsi otak tersebut mengakibatkan orang yang mengalami suatu ketergantungan atau kecanduan kehilangan beberapa kemampuan/fungsi otaknya, antara lain fungsi atensi (memusatkan perhatian terhadap sesuatu hal), fungsi eksekutif (merencanakan dan melakukan tindakan) dan fungsi inhibisi (kemampuan untuk membatasi).

    Selain berperilaku impulsive, bisanya orang yang kecanduan video/game online kehilangan fokus saat mengerjakan sesuatu sehingga berdampak pada prestasi dan produktivitasnya. Emosi yang tidak stabil juga seringkali berdampak buruk pada hubungan relasinya. Sehingga sebagian besar para pecandu video/game online menunjukkan sikap yang anti-sosial.

    Nah serta menganggu pola hidup seperti jarangnya melakukan makan, minum, tidur yang tidak teratur dapat mengakibatkan dehidrasi berat bila tidak di rubah dari sekarang.

    Sehingga mau tidak mau orang tua harus membatu menyuapinya, memberitahu kapan untuk waktu untuk bermain game online, serta memantau perubahan saat bermain game online tersebut.

    Ikuti tulisan menarik Lathifah Qystiar lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.