Mahasiswa KKN MBKM Unej Peduli Pemeliharaan Air Minum dan Sanitasi di Desa Sukojember - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Wawancara tenaga kesehatan di desa Sukojember

KKN MBKM UMD 2022 KELOMPOK 7

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 9 April 2022

Senin, 18 April 2022 22:41 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Mahasiswa KKN MBKM Unej Peduli Pemeliharaan Air Minum dan Sanitasi di Desa Sukojember

    Pemahaman tentang sanitasi lingkungan dan kesehatan

    Dibaca : 783 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Sukojember, Jember – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) MBKM  Unej Membangun Desa  (UMD) Universitas Jember mempunyai  7 tema yang diangkat dalam pelaksanaan KKN disetiap desa, diantaranya adalah tentang kesehatan dan  sanitasi  lingkungan. Dalam masing-masing tema diharapkan dapat tercapai tujuan dan juga dapat menjadikan desa khususnya Sukojember Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember ini menjadi desa yang memiliki lingkungan sehat dan juga paham akan sanitasi lingkungan. Dalam tema sanitasi dan kesehatan masyarakat yang diangkat mahasiswa Wahyuni Lisi Sekliana dengan dosen pendamping dr. Yudha Nurdian M. Kes.  Kegiatan ini ditujukan dengan sasaran sosialisasi kepada seluruh masyarakat Desa Sukojember.

    Memastikan bahwa lingkungan tempat tinggal selalu terjaga kebersihannya adalah salah satu langkah yang dapat lakukan untuk menghindarkan diri dari serangan penyakit khususnya di desa sukojember. Lingkungan mempunyai pengaruh yang paling besar terhadap status kesehatan masyarakat.

    Sanitasi adalah status kesehatan suatu lingkungan yang mencakup perumahan, pembuangan kotoran, penyediaan air bersih dan sebagainya (Notoadmojo, 2003). Sanitasi juga dapat diartikan sebagai kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan dan mempertahankan standar kondisi lingkungan yang mendasar yang memengaruhi kesehatan manusia.

    Pengaruh lingkungan hidup terhadap kesehatan itu penting sehingga banyak penyebab penyakit yang seringnya atau bahkan harus ditangani. Itu artinya, penting untuk menyelidiki seberapa bersih lingkungan tempat tinggal di desa sukojember ini. Hal ini akan membawa masyarakat desa sukojember akan pemahaman tentang sanitasi.

    Sanitasi adalah faktor penting yang harus diperhatikan, terutama sarana air bersih di desa sukojember ketersediaan air bersih sendiri, dalam survey yang telah dilakukan setiap rumah memiliki aliran air yang cukup bersih, ketersediaan jamban juga mempengaruhi tentang sanitasi lingkungan pada desa sukojember ini juga hamper seluruh warga memilki jamban sendiri sehingga pencemaran air akibat kotoran tinja manusia itu sudah berkurang, untuk pengolahan air limbah khususnya limbah rumah tangga rata- rata pada setiap dusun tidak ada tempat pembuangan tersendiri yang mana limbah rumah tangga air langsung dialirkan pada selokan bahkan juga biasanya ada yang langsung dibuang begitu saja ke tanah sebagai penyiraman tanah agar tidak kering atau berdebu, kemudian untuk pembuangan sampah sendiri di desa sekojember ini juga mengalami kesulitan dikarenakan tidak adanya tempat pembuangan sampah akhir, dimana setiap warga atau perrumah itu membuang sampah dengan dibakar dan juga dibuang begitu saja di belakang rumah dan sungai. Hal tersebut yang dapat memicu terjadinya pencemaran lingkungan dan juga penyebab pengembangan penyakit. Dan masalah lingkungan

    Maka dari itu sosialisasi tentang pemahaman yang dilakukan untuk pencegahan hal yang dapat menyebabkan pencemaran dan juga penularan penyakit yang diakibatkan oleh kebersihan lingkungan yang kurang bersih perlu adanya peningkatan kebersihan. Yang dimulai dari kebiasaan atau perilaku masyarakat yang bersih dan sehat, kebersihan lingkungan rumah dan juga ruangan idalam rumah,membersihkan kamar mandi dan toilet agar tidak lembab yang akan menjadi sarang dari bakteri,membersihkan saluran pembuangan air dimana yang biasanya dilakukan pembersihan yang rutin agar selain bersih dan sehat juga dapat memperlanjar proses pembuangan limbah air, dan yang terakhit yaitu menggunakan air yang bersih dalam kehidupan sehari-hari seperti masak, minum, mandi dan kebutuhan yang menggunakan air lainnya.

    Pemahaman yang akan dilakukan selanjutnya berupa sosialisasi dengan melibatkan pemahaman yang kuat terhadap kesadaran masyarakat Desa Sukojember tentang kebersihan lingkungan dan juga manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan sanitasi lingkungan. Kemudian pengadaan bersih lingkungan rumah dan sekitar seperti pengurasaran bak air dan juga penyaringan air bersih, pemisahan sampah organik dan non organik, dan juga pengolahan limbah rumah yang dihasilkan oleh hewan peliharaan warga yaitu berupa pelatihan dan pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi. Dari ulasan diatas diperoleh dari suvey dan juga wawancara yang dilakukan pada bidan desa sukojember dan juga salah satu kumpulan ibu PKK di Desa Sukojember.

     

    Ikuti tulisan menarik KKN MBKM UMD 2022 KELOMPOK 7 lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.