x

Iklan

Heldi Prasetya

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 21 Maret 2022

Kamis, 21 April 2022 07:05 WIB

Pengelolaan Sumber Daya Air Berbasis Keadilan Sosial Melalui Pembangunan Infrastruktur Bendungan

Indonesia yang secara geografis merupakan wilayah yang memiliki curah hujan tinggi membuat penduduknya bekerja pada sektor agraris. Banyaknya masyarakat Indonesia yang bekerja menjadi petani, menjadikan keberadaan petani sangat penting bagi Indonesia yang notabene negara agraris. Dimana petani dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia di bidang ketahanan pangan.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Indonesia yang secara geografis merupakan wilayah yang memiliki curah hujan tinggi, membuat penduduknya banyak yang bekerja pada sektor agraris. Banyaknya masyarakat Indonesia yang bekerja menjadi petani, menjadikan keberadaan petani sangat penting bagi Indonesia. Dimana petani dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia di bidang ketahanan pangan.

Sebab itu dengan banyaknya kegiatan disektor pertanian di Indonesia yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, perlu adanya pengelolaan sistem perairan yang memadai serta adanya pembangunan infrastruktur yang berbasis keadalian sosial serta dapat menunjang ketahanan pangan bagi masyarakat. Karena dapat dilihat beberapa tahun belakangan ini musim penghujan sudah tidak menentu dan banyak terjadi kekeringan jika musim kemarau yang berkepanjangan. Hal ini mempengaruhi prouktivitas petani yang menyebabkan kekurangan stok bahan pangan dan berakibat pada naiknya harga bahan makanan yang berasal dari sektor pertanian maupun perkebunan.

Salah satu pengelolaan air yang dapat dilakukan untuk mengatasi persoalaan tersebut adalah dengan pembangunan bendungan atau waduk. Menurut (Zultaqawa, 2017) Infrastruktur Bendungan merupakan infrastruktu yang dapat membantu meningkatkan produktivitas serta dapat menurunkan harga atau biaya dalam kegiatan perekonomian. Dalam rangka mendukung ketahanan pangan bagi semua masyarakat waduk atau bendungan merupakan program strategi yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kekeringan pada musim kemarau dan mengatasi kebanjiran pada saat musim hujan datang (Fadli, 2019).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bendungan merupakan tempat penampungan air yang sangat besar yang biasanya dibuat dengan membendung aliran sungai yang kemudian dapat digunakan sebagai irigasi pertanian, pembangkit tenaga listrik, tempat budidaya perikanan, bahan baku air minum, sarana rekreasi, dan sebagainya. Pengelolaan Sumber Daya Air berupa bendungan biasanya juga disertai dengan program pembangunan jaringan irigasi yang dapat digunakan masyarakat dalam bidang pertanian. Sebab pembangunan infrastruktur dan pengelolaan Sumber Daya Alam tetap harus memperhatikan aspek-aspek keadilan sosial bagi masyarakat sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara bersama-sama.

Dengan semua merasakan dampak positif yang sama akibat adanya pembangunan bendungan dan irigasi diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan yang merata. Hal ini seperti yang dikatakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki
Hadimuljono melalui keterangan tertulis, pada Kamis 18 Oktober 2018, ia menjelaskan bahwa
menurutnya dalam mencapai program ketahanan pangan nasional perlu adanya dukungan
ketahanan sumber daya air, sehingga pembangunan bendungan merupakan salah satu upaya
dalam meningkatkan suplai air yang berkelanjutan.

Sebab dengan tetap memperhatikan keadilan sosial bagi masyarakat manfaat
bendungan ini dapat dirasakan secara signifikan tidak hanya bagi pemerintah namun
masyarakat disini dapat mengembangkan manfaat dari bendungan itu sendiri, misalnya seperti
bendungan dapat dijadikan sebagai objek wisata, tempat budidaya ikan dan lain-lain, yang
nantinya hal ini pasti akan banyak memunculkan dan membuka banyak lapangan pekerjaan
baru yang beraneka ragam bagi masyarakat sekitar bendungan, sehingga masyarakat yang tidak
memiliki lahan pertanian dan tidak dapat merasakan manfaat dari irigasi yang berasal dari
bendungan akan tetap dapat merasakan manfaat dari adanya pembangunan bendungan tersebut.
Tidak hanya manusia aspek keadilan juga dilihat dari faktor lingkungan yang mana biasanya
pembangunan bendungan juga akan disertai dengan pelestarian lingkungan di daerah sekitar
bendungan, misalnya seperti Waduk Sermo Yogyakarta yang memiliki area suaka margasatwa.
Jika dianalisis lebih lanjut mengenai pembangunan bendungan, bendungan memiliki
fungsi antara lain seperti :
1. Penyediaan Air bagi Kehidupan, bendungan dengan fungsinya sebagai tempat
penyimpanan air dapat memberikan ketersediaan air baku yang dapat digunakan
sebagai sumber air minum di daerah-daerah yang memiliki ketersediaan air layak
konsumsi yang rendah, misalnya di daerah perkotaan yang kebanyakan memiliki
kualitas air yang tidak layak konsumsi.
2. PLTA, pengelolaan waduk atau bendungan dapat juga dilakukan dengan
membangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air melalui mekanisme aliran air yang
akan memutar turbin dan akan menghasilkan listik, dengan pengelolaan seperti ini
dapat memberikan kapasitas kebutuhan akan energi listrik bagi masyarakat luas.
3. Pengendali Banjir, waduk juga memberikan fungsi yang dapat menanggulangi bencana banjir akibat dari sungai-sungai yang tidak mampu menampung debit air yang mengalir ke arah hilir, oleh sebab itu dengan pembangunan waduk di area hulu dapat menghambat laju debit air menuju hilir.
Dilihat dari fungsinya pembangunan infrastruktur berupa bendungan atau waduk merupakan salah satu upaya pengelolaan sumber daya alam berupa air yang dampak dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas. Hal ini dikarenakan manusia hidup tidak bisa hidup tanpa air, baik mulai dari kebutuhan air sebagai barang konsumsi maupun kebutuhan air untuk menunjang kegiatan kehidupan sehari-hari. Sumber daya air juga tidak hanya dibutuhkan manusia saja namun ekosistem alam sendiri membutuhkan air untuk menjaga stabilitas ekosistemnya. Oleh karena itu kualitas dan kuantitas sumber daya air sangat dibutuhkan guna menjaga kelestarian hidup lingkungan baik manusia dan alam.
Namun kini dengan adanya peningkatan jumlah penduduk dan semakin berkembangnya daerah pemukiman serta daerah pertanian atau perkebunan terlebih lagi ditambah dengan kualitas lingkungan dan adanya perubahan iklim yang tidak menentu, membuat adanya ketidakseimbangan antara pemanfaatan sumber daya air dengan pengelolaan sumber daya air. Menurut UU No. 7 Tahun 2004 mengenai Sumber Daya Air, pengelolaan sumber daya air merupakan salah satu upaya merencanakan, melaksanakan, memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan konservasi sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air, dan pengendalian daya rusak air. Dimana pemerintah diharapkan untuk dapat melakukan pengelolaan konservasi sumber daya air yang sekaligus dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sebagai bentuk nilai keadilan sosial. Salah satunya yaitu tadi dengan membuat membuat bendungan yang berbasis keadilan sosial melalui pendayagunaan sumber daya air.
Pendayagunaan air yang dimaksudkan disini adalah upaya pengelolaan air yang meliputi penyediaan, penggunaan, penataggunaan, pengembangan, serta pengusahaan sumber daya air secara optimal agar memiliki nilai guna dan berdaya guna bagi masyarakat, melihat masalah sumber daya air yang sangat komplek, mengingat bahwa air tidak hanya berfungsi menjaga kelestarian alam namun fungsi sosial budaya, serta ekonomi yang dimiliki sumber daya air harus diperhatikan sedemikian rupa, sebab itu pemerintah diharapkan dapat menjaga keberlanjutan ketersediaan air dengan berbagai program pembangunan-pembangunan infrastruktur pengelolaan air dan sebagainya. Hendaknya pengelolaan sumber daya air menjadi salah satu fokus permasalahan negara yang harus segera diatasi melihat dari sisi prioritas serta
pemerintah harus dapat bertindak tegas kepada para oknum yang hendak memanfaatkan sumber daya air dengan mengeksploitasi secara besar-besaran tanpa memperhatikan aspek keberlanjutan. Masyarakat juga harus dapat menjaga, melestarikan dan menggunakan sebaik-baiknya sumber daya air supaya ketersediaanya sumber daya air tetap terjaga demi kebermanfaatan bersama.

Ikuti tulisan menarik Heldi Prasetya lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler