Kenapa Anak Sekolah Perlu Diajarkan Menabung di Celengan? - Humaniora - www.indonesiana.id
x

Syarifudin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 April 2019

Senin, 28 November 2022 18:28 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Kenapa Anak Sekolah Perlu Diajarkan Menabung di Celengan?

    Edukasi literasi finansial anak sekolah, biasakan menabung sebelum menghabiskan uang jajan. Keren, taman bacaan ajarkan menabung via celengan

    Dibaca : 846 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Selain membaca buku di taman bacaan seminggu tiga kali, ternyata setiap anak di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di kaki Gunung Slaak Bogor pun punya celengan. Program menabung sebagai bagian literasi finansial dan ajaran menabung sejak dini ke anak-anak usia sekolah. Membaisakan anak-anak menabung sekalipun kecil-kecilan melalui celengan.

    Seperti kemarin (27/22/2022), saat dilakukan “Hari Buka Celengan”. Hebat banget, ada anak taman bacaan yang bisa menabung via celengan selama setahun mencapai Rp. 1,1 juta, ada yang Rp. 870 ribu, dan Rp. 790 ribu yang masuk 3 besar penabung. Menariknya, untuk anak dengan tabungan yang terbesar pun mendapat hadiah berupa tambahan uang celengan sebesar Rp. 500 ribu dari Pendiri TBMm Lentera Pustaka secara tunai.

    Tentu, ada juga anak yang tidak menabung sekalipun punya celengan. Semua terjadi secara alamiah. Untuk bijak mengelola uang memang tidak mudah. Selain butuh pembiasaan melalui celengan, harus ada juga edukasi dan kesadaran. Begitulah proses apa adanya yang terjadi di TBM Lentera Pustaka. Keren, setelah setahun menabung, kini anak-anak di TBM bisa membawa “uang celengan” saat pulang ke rumahnya. Itulah kenapa anak sekolah perlu diajarkan menabung via celengan.

    Sebagai apresiasi, maka mulai tahun 2023 nanti. Setiiap anak TBM Lentera Pustaka pun mendapat celengan baru yang didonasikan dari Bank Sinarmas. Agar lebih getol lagi untuk menabung, menyisihkan uang jajan untuk celengan. Keren sih, karena di zaman begini, masih ada taman bacaan yang mengajarkan untuk menabung melalui celengan dan setiap setahun sekali dibuka bersama di “Hari Buka Celengan” tiap bulan November saat TBM Lentera Pustaka berulang tahun.

    Patut diketahui, ajaran di TBM Lentera Pustaka, menabung itu bukan untuk kaya. Tapi untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Untuk biaya sekolah, membeli buku, bahkan untuk membantu orang tua saat perlu uang. Agar tidak ber-utang atau pinjam ke rentenir.

    Uang itu panas. Apalagi bagi orang-orang yang konsumtif dan bergaya hidup. Hingga akhirnya terjebak "pinjol" alias pinjaman online yang mencekik. Kasihan kan bila hanya butuh uang yang tidak terlalu besar harus pinjam sana sini. Lebih baik menabung saat bisa dan diambil saat perlu atau bila sudah setahun seperti anak-anak TBM Lentera Pustaka.

    Itulah peran taman bacaan soal uang, dalam hal literasi finansial. Terlepas dari itu semua, di TBM Lentera Pustaka hanya diajarkan untuk "membiasakan menabung dulu sebelum menghabiskan uangnya". Salam literasi #RAjinmenaBUng #TamanBacaan #TBMLenteraPustaka

     

    Ikuti tulisan menarik Syarifudin lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.