x

Pernikahan adalah keyakinan pilihan, cinta dan perasaan

Iklan

Muhammad Rizal Firdaus

Content Writer
Bergabung Sejak: 7 April 2023

Minggu, 14 April 2024 20:24 WIB

Full Hajatan Setelah Lebaran, Para Ibu Tersenyum Tak Perlu Masak Seminggu

Momen spesial seperti hari raya banyak dimanfaatkan untuk menggelar hajatan baik itu sunatan atau hajatan pernikahan.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Sudah menjadi tradisi setelah lebaran adalah hajatan, tradisi ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat setelah merayakan hari raya idul fitri. Momen spesial seperti hari raya banyak dimanfaatkan untuk menggelar hajatan baik itu sunatan atau hajatan pernikahan.

Meski kita tahu, setelah hari raya idul fitri ajaran atau kesunahan yang bisa dilakukan adalah puasa syawal namun, masyarakat lebih memilih untuk menggelar hajatan setelah lebaran. Momentum hari raya yang sebenarnya dalam tradisi jawa tidak hanya sehari pada hari raya, namun di hari ketujuh lebaran ada tradisi lagi yaitu lebaran ketupat.

Namun, kini tradisi tersebut mulai tergeser dengan banyaknya yang menggelar hajatan setelah lebaran, ya memang tidak ada salahnya sih menggelar hajatan setelah lebaran, namun kesunahannya kok ditinggalkan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Meski, dalam ajaran agama juga terdapat tuntunan mengenai beberapa bulan yang baik untuk menggelar hajatan pernikahan, tampaknya bulan syawal dalam kalender hijriyah adalah bulan favorit untuk menggelar hajatan.

Dari sanalah banyak masyarakat yang menggelar hajatan saat bulan syawal menjadi primadona, jika ditelisik terdapat beberepa alasan kenapa bulan syawal menjadi primadona untuk menggelar hajatan.

1. Bulan yang baik untuk menikah

Dalam Islam terdapat lima bulan yang baik untuk menikah yaitu bulan Syawal, Rajab, Rabiul Awal, bulan Safar, dan bulan Muharram. Kelima bulan ini menjadi bulan yang banyak dijadikan pilihan untuk melangsungkan pernikahan, tapi ya tetap yang paling banyak ya di bulan Syawal.

2. Saudara banyak yang pulang kampung

Selain menjadi bulan yang baik untuk melangsungkan pernikahan, nampaknya bulan Syawal menjadi bulan pilihan dalam menggelar hajatan adalah banyak sanak saudara atau kerabat yang pulang kampung, jadi acara pernikahan yang digelar saat bulan syawal tidak akan suwung meski yang nikah nggak pernah srawung.

Nah, karena menjadi bulan favorit untuk menikah, tak heran jika pada awal bulan Syawal atau setelah lebaran para ibu-ibu girangnya bukan main lantaran tidak perlu repot-repot memikirkan menu masakan apa yang akan dihidangkan esok hari.

Lantaran banyaknya saudara yang melangsungkan pernikahan, sudah menjadi tradisi di daerah saya jika ada saudara yang menikah atau menggelar hajatan harus memberikan makanan lengkap dengan lauk dan jajanan khas hajatan seperti, pisang, onde-onde, dan jajanan pasar.

Jika di daerah lain banyak dilakukan saat menjelang lebaran, di daerah saya budaya mengirimkan makanan ke sanak saudara atau ‘ater-ater’ dilakukan saat menggelar hajatan, para saudara selain akan diberikan makanan juga tentunya akan membantu hajatan tersebut kan, atau juga disebut ‘rewang’ maka tak heran jika banyak di daerah saya yang libur memasak karena banyak nya hajatan setelah lebaran.

Hal ini bukan tanpa alasan, selain yang punya hajat harus memberikan makanan ke rumah saudara, juga tentu para saudara ini makan di tempat hajatan tersebut kan, belum lagi saat resepsi pernikahan pasti semua diundang, juga saat kenduri hajatan makan-makan adalah agenda wajib yang tidak boleh ditinggalkan.

Nah, saat ini undangan dari saudara sudah menumpuk dan tidak mungkin kan berbarengan jadi bisa dibilang digilir dari saudara satu ke saudara yang lain, terlebih bagi saya yang dilahirkan dari keluarnya yang memiliki saudara yang cukup banyak, maka hajatan sudah menjadi agenda rutin tiap tahun baik yang menjadi penyelenggara acara maupun rewang ke hajatan saudara, yang menjadi pertanyaan kapan saya direwangi tiap hajaran jadi rewang terus.

Ikuti tulisan menarik Muhammad Rizal Firdaus lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler