Akuntansi : Pengertian, Profesi, dan Tip Belajar bagi Pemula

Rabu, 4 Januari 2023 09:09 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Menjelaskan deskripsi dari Akuntansi, Profesi Akuntansi dan tips belajar bagi pemula

Sebelum mempelajari akuntansi, tentu saja kita harus mengetahui terlebih dahulu apakah itu akuntansi?

Menurut pendapat Warren dkk (2005:10), definisi akuntansi adalah sistem informasi yang memberikan laporan kepada pihak-pihak berkepentingan mengenai kegiatan ekonomi dan kondisi perusahaan.

Sedangkan menurut Suparwoto L (1990:2), menyatakan bahwa akuntansi sebagai suatu system atau teknik untuk mengukur dan mengelola transaksi keuangan dan memberikan hasil pengelolaan tersebut dalam bentuk informasi kepada pihak-pihak internal dan eksternal perusahaan.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Akuntansi adalah suatu proses mencatat, meringkas, mengklasifikasikan, mengolah, dan menyajikan data transaksi, serta berbagai aktivitas yang berhubungan dengan keuangan, sehingga informasi tersebut dapat digunakan oleh seseorang yang ahli di bidangnya dan menjadi bahan untuk mengambil suatu keputusan.

Profesi Akuntansi

Selanjutnya bagaimana profesi Akuntansi dalam dunia kerja? Apa saja Profesi untuk Akuntansi ?

Yuk simak detail berikut terkait jenis-jenis profesi Akuntansi !

1. Akuntan Privat/ Intern

Akuntan Privat merupakan akuntan yang bekerja di suatu perusahaan tertentu atau dapat dikatakan merupakan karyawan dari suatu perusahaan. Akuntan Privat memiliki tugas menyusun sistem akuntansi, menyusun anggaran, laporan akuntansi serta menangani masalah pajak yang berkaitan dengan perusahaan.

2. Akuntan Publik

Selanjutnya, akuntan publik merupakan akuntan independen yang memberikan jasa akuntansi dan menerima pembayaran atas jasa yang diberikannya. Tugas dari akuntan publik meliputi pemeriksaan laporan keuangan atau audit, menyusun sistem, laporan keuangan, konsultasi manajemen dan lain sebagainya.

3. Akuntan Pemerintah

Akuntan pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada sektor lembaga pemerintah. Tugas utama dari akuntan pemerintah adalah merencanakan, mengendalikan, dan memeriksa penggunaan uang atau kekayaan negara.

4. Akuntan Pendidik

Akuntan pendidik bekerja pada lembaga-lembaga pendidikan, dan bertugas untuk bertugas untuk mengajar, melakukan penelitian, dan menyebarkan terkait ilmu akuntansi dan menyusun kurikulum pendidikan akuntansi yang terdapat di suatu lembaga pendidikan.

Setiap profesi diatas memiliki peranan dan tugas masing-masing yang dijalankan. Menunjukkan betapa pentingnya akuntansi pada setiap sektor. Lalu selanjutnya bagaimana cara mempelajari akuntansi ?

Tips Belajar Akuntansi Bagi Pemula 

Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mempelajari akuntansi bagi pemula yaitu :

1. Pahami Konsep Dasar Akuntansi

Hal pertama yang harus dilakukan adalah pahami materi akuntansi, siklus akuntansi serta dasar-dasarnya. Selanjutnya yang harus dipahami adalah persamaan dasar akuntansi yang merupakan hubungan antara harta, utang dan modal dari perusahaan. Tujuan dari persamaan dasar akuntansi yaitu sebagai dasar pencatatan, di mana setiap transaksi perlu di catat dalam dua aspek kiri (aktiva) dan sisi kanan (pasiva).

Adapun rumus dari persamaan dasar akuntansi adalah :

Harta (Aktiva) =  Utang + Modal (Pasiva)

2. Memahami Akun dan Saldo Normal Pembukuan 

Selanjutnya yang tidak kalah penting yaitu memahami terkait akun-akun yang ada dalam akuntansi serta saldo normal dari masing-masing akun tersebut.  Akun merupakan instrumen yang digunakan dalam pencatatan akuntansi. Sesuai Standar Akuntansi, akun terdiri dari 2 kelompok, yaitu:

1. Akun Riil

Akun riil merupakan akun-akun yang dicatat dan muncul dalam neraca, yang meliputi harta atau aset, utang dan modal.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

2. Akun Nominal

Sedangkan akun nominal merupakan akun yang dicatat pada laporan laba rugi, terdiri dari akun pendapatan dan beban.

Setiap akun tersebut memiliki saldo normal yang menempatkan sebuah akun berada di posisi debit atau kredit. Adapun saldo normal dari masing-masing akun tersebut yaitu:

Artinya apabila terjadi penambahan pada setiap akun tersebut maka akan ditempatkan sesuai dengan saldo normal masing-masing akun.

3. Memahami Siklus Dasar Akuntansi

Tips ketiga dalam mempelajari akuntansi yaitu pahami siklus dasar dari akuntansi, yang merupakan tahapan yang dilalui untuk menghasilakan laporan keuangan yang benar serta sistematis.

Adapun siklus akuntansi memiliki 3 kelompok tahapan diantaranya :

1. Pencatatan dan Penggolongan

Tahap pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pencatatan. Beberapa tahapan yang dilakukan pada proses pencatatan dan penggolongan yaitu:

  • Pembuatan atau penyusunan dari bukti-bukti transaksi, baik transaksi internal maupun eksternal
  • Pencatatan setiap transaksi di jurnal
  • Mencatatat hasil dari Jurnal kedalam buku besar

2. Pembuatan Ikhtisar Laporan Keuangan

Selanjutnya yaitu meringkas data yang sudah dibuat dalam proses pencatatan, dengan tujuan untuk memudahkan penganalisaan data untuk penyusunan laporan keuangan. Beberapa tahapannya yaitu :

  • Menyusun neraca saldo yang bersumber dari buku besar
  • Menyusun Jurnal penyesuaian yang berfungsi untuk menyesuaikan atau menyelaraskan fakta maupun kondisi yang sebenarnya pada akhir periode. Sekaligus menyusun neraca lajur
  • Membuat jurnal penutup yang bertujuan untuk mengetahui besarnya laba dan juga rugi perusahaan dan untuk menutup perkiraan maupun temporary account.
  • Menyusun neraca saldo setelah penutupan penutupan.
  • Menyusun jurnal pembalik

3. Pembuatan dan Penyajian Laporan Keuangan

Tahapan terakhir pada siklus akuntansi yaitu  pembuatan laporan keuangan. Tahapan untuk pembuatan laporan keuangan yaitu :

  • Menyusun Laporan Rugi Laba atau (Income Statments) yang terdiri dan menunjukkan posisi pendapatan dan bebam, sehingga akan diketahui laba atau rugi perusahaan
  • Menyusun laporan perubahan modal yang berisi informasi perubahan modal perusahaan. Pada laporan keuangan ini akan menunjukkan modal awal yang di setor, laba atau rugi yang diperoleh perusahaan pada periode berjalan, tambahan modal, prive atau penarikan modal dan juga laba ditahan.
  • Menyusun laporan Neraca, yang terdiri dari posisi harta, utang dan juga modal perusahaan.
  • Berikutnya yaitu laporan perubahan arus kas yang isinya berupa aliran khas dana yang keluar dan masuk. Biasanya laporan arus kas digolongkan berdasarkan 3 aktivitas yaitu, investasi, operasi dan pendanaan.
  • Selanjutnya yaitu catatan laporan keuangan yang merupakan laporan tambahan yang isinya berupa penjelasan lebih detail mengenai laporan keuangan yang akan memudahkan pengguna laporan keuangan dalam memahami laporan keuangan.

4. Membaca Buku Akuntansi dan Sering Berlatih

Hal penting berikutnya yaitu selalu membaca buku akuntansi dan sering berlatih. Dengan memperbanyak pengetahuan tentang akuntansi kita akan semakin paham dan memudahkan kita dalam mempelajari akuntansi. Sering berlatih juga menjadi kunci utama, dikarenakan dengan terus berlatih kita akan menjadi terbiasa.

5. Gunakan Alat Bantu (Software Akuntansi )

Teknologi saat ini sangat membantu kita disegala aspek kehidupan, begitu pula dalam akuntansi. Kita dapat menggunakan teknologi untuk mempelajari Akuntansi dan melakukan pekerjaan akuntasi dengan cepat dan mudah. Saat ini sangat banyak Software yang disediakan untuk mempermudah pekerjaan akuntansi seperti MYOB, Accurate dan lain sebagainya.

Semoga bermanfaat !

Oleh : Ahmad Habibi / Mahasiswa Manajemen UPJ

Bagikan Artikel Ini
img-content
Ahmad Habibi

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua