x

Iklan

KKN 55 Wonokusumo

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 7 Januari 2023

Minggu, 5 Februari 2023 19:15 WIB

Grup KKN 55 Unej Sukseskan Kegiatan Sekolah Lansia Tangguh di Desa Wonokusumo


Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Kegiatan KKN merupakan kegiatan yang diwujudkan dalam bentuk program pengabdian masyarakat, dalam hal ini mahasiswa KKN 55 Unej yakni Oki sebagai Koordinator Desa, Zenda sebagai Sekretaris, Nurul sebagai Bendahara, Rama dan Razi sebagai sie Publikasi Dekorasi dan Dokumentasi, Yustika sebagai sie Acara, Ilham sebagai sie Perlengkapan, Riky sebagai sie Hubungan Masyarakat, dan Silvy sebagai sie Konsumsi ikut berpartisipasi menyelenggarakan program rutin Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) yang juga dihadiri langsung oleh Ibu Camat Tapen dan jajarannya sekaligus perwakilan tenaga kesehatan setempat. Kami dibimbing oleh dr. Yudha Nurdian, M. Kes. selaku dosen pembimbing lapangan dan seluruh perangkat Desa Wonokusumo untuk dapat mensukseskan Selantang ini.

Program rutin ini diawali dengan berbagai sambutan dari para narasumber yang hadir. Dimulai dari Ibu Camat Tapen yang menegaskan bahwa memasuki masa lanjut usia, seseorang harus sehat dan bahagia secara jasmani maupun rohani. Beliau juga berpesan untuk para keluarga terdekat senantiasa memerhatikan kebutuhan anggota keluarganya yang telah memasuki masa lanjut usia.

 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Program berlangsung meriah juga karena ada doorprize yang hendak dibagikan oleh Ibu Camat kepada para lansia yang hadir di hari tersebut. Syaratnya cukup mudah, mereka hanya perlu mengangkat tangan dan menjawab setiap pertanyaan yang diajukan ke para peserta Selantang. Benar saja, setelah mendengar kata doorprize, para lansia bersorak sorai kegirangan. Secara tidak langsung hal ini akan membuat acara tidak lagi pasif, karena ada sesuatu yang akan didapatkan ketika para lansia yang hadir aktif mengikuti program rutin ini.

 

Sebelum memasuki materi inti, perwakilan tenaga kesehatan Kecamatan Tapen juga membuat sedikit lelucon untuk menjadi ice break program rutin ini sehingga muncul kesan yang serius tetapi tetap santai. Hal yang membuat Selantang ini menarik adalah pemaparan materi rohani yang dibalut dengan games kecil yang juga dibantu oleh kami selaku Mahasiswa KKN UMD. Lucunya, ketika kami diminta menjawab pertanyaan yang ternyata juga dilontarkan ke mahasiswa KKN, salah satu dari kami menjawabnya secara kurang tepat, entah karena grogi atau memang tidak tahu, sontak saja hal ini membuat para lansia tertawa.

 

Memasuki materi inti, tenaga kesehatan yang lainnya memberikan materi tentang kesehatan jasmani dengan bahasa madura yang seringkali digunakan oleh para lansia di Desa Wonokusumo, mereka tidak dapat berbahasa Jawa, bahasa Indonesia pun hanya sedikit yang mengerti. Tibalah saat-saat yang dinanti para lansia yaitu senam, pada senam tersebut kami turut menjadi instruktur senam dadakan agar para lansia yang hadir semakin antusias.

Ikuti tulisan menarik KKN 55 Wonokusumo lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler