x

Dosen Spesialis Medikal Bedah Prima Trisna Aji ketika memeriksa pasien anak/Foto : Dokpri

Iklan

Ruang Dakwah Medis Indonesia

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 15 Maret 2023

Rabu, 26 Juli 2023 11:09 WIB

Bahaya Mematikan Virus OZ Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Bahaya Mematikan Virus OZ Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Pada zaman terbaru ini semakin banyak varian macam penyakit serta virus dan bakteri yang muncul. Setelah usai pandemi virus Covid-19 kemudian bakteri Antrax, demam babi, kini kemudian muncul virus yang sudah lama hilang muncul merebak kembali, yaitu Virus Oz. Apakah itu virus Oz dan apakah dampak bahaya yang ditimbulkan dari virus ini?

            Virus Oz (OZV) merupakan salah satu jenis virus yang pertama kali ditemukan pada kutu yang bernama Ambitomma Testudinarium dinegara Jepang pada tahun 2018. Virus ini merupakan salah sati dari kutu Ambiyomma Testudinarium yang dapat menginfeksi inang mamalia termasuk salah satunya manusia.

            Tanda gejala apabila terkena virus Oz (OZV) dapat menyebabkan demam yang sangat tinggi, batuk, sesak nafas, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan dan gangguan pencernaan. Selain itu pada Penumonia dan radang otot jantung (myocarditis) adalah komplikasi yang ditimbulkan yang dapat terjadi akibat terinfeksi Virus Oz (OZV) ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

            Kasus kematian pertama pada virus Oz (OZV) ditemukan dinegarajepang diakibatkan komplikasi penyakit myocarditis atau peradangan pada otot jantung.

            Kutu Ambiyomma Testudinarium dikenal dengan istilah Caplak Kerbau yang banyak ditemukan didaerah pesisir terutama pada rumput dan semak yang banyak ditemukan di Asia tenggara. Kutu Ambiyomma Testudinarium ini merupakan salah satu kutu yang harus diwaspadai dikarenakan bisa menularkan kepada manusia.

            Salah satu langkah perlindungan yang bisa dilakukan untuk pencegahan Virus Oz adalah hindari gigitan kutu dengan menggunakan celana dan baju panjang saat ke area semak, rumput yang merupakan habitat kutu Ambiyomma Testudinarium atau caplak kerbau. Selanjutnya pentingnya menjaga hygiene kebersihan dimanapun berada serta gunakan antiseptik alkohol apabila habis dari semak – semak.

            Untuk mengidentifikasi apakah seseorang positifvirus Oz adalah dengan dilakukan pemeriksaan laboratorium virologi yaitu dengan diagnosis dalam penanganan virus Oz, yakni dengan pemeriksaan Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Pemeriksaan ini untuk mendeteksi kemungkinan adanya gigitan kutu. Diagnosis dilakukan dengan diagnosa pembanding pada pasien yang mempunyai riwayat sehabis digigit kutu dan kemudian mempunyai riwayat demam yang panjang yang tidak diketahui penyebabnya.

            Dosen Spesialis Medikal Bedah Prima Trisna Aji menyampaikan cara pencegahan supaya terlindungdari virus Oz antara lain memberikan edukasi yang baik kepada para peternak tentang sanitasi yang baik pada peternakan hewan kemudian dianjurkan untuk memakai pakaian lengan panjang dan celana npanjang untuk mencegah gigitan kutu Ambiyomma Testudinarium. Dan yang terakhir adalah penggunaan lotion anti serangga ketika dimanapun terutama akan mencari pakan disemak atau rerumputan. *Red

Ikuti tulisan menarik Ruang Dakwah Medis Indonesia lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Epigenesis

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Kembang Jepun

Oleh: Handoko Widagdo

Kamis, 15 Februari 2024 10:19 WIB

Terpopuler

Epigenesis

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Kembang Jepun

Oleh: Handoko Widagdo

Kamis, 15 Februari 2024 10:19 WIB